Latest News

Selengkapnya Diteruskan DI NEWS.TOPSEKALI.COM

Friday, February 26, 2021

KISAH CINTA RAKYAT DENGAN PEMIMPINNYA, ADA YANG CEMBURU?

*KISAH CINTA RAKYAT DENGAN PEMIMPINNYA,* 
*ADA YANG CEMBURU ?*
Beberapa jam paska kunjungan kerja Jokowi ke NTT dalam rangka peninjauan Food State dan peresmian waduk, grup wa diramaikan dengan postingan video dan foto Jokowi. Mulai dari sambutan rakyat NTT yang heboh merangsek maju mendekat ke mobil Presiden yang tengah berjalan hingga saat Jokowi berjalan sendiri membawa payung di tengah sawah saat hujan deras tanpa pengawalan. 

Rakyat NTT begitu senang dan bangga akan kehadiran presiden ke daerah mereka. Namun sayang disayang, Presiden Jokowi hanya bisa membuka kaca jendela pintu atau atau atapnya untuk melihat dan menyapa langsung warga sambil melambaikan tangan. Dapat dipahami sesungguhnya beliau juga rindu ingin mendekat, menyapa dan bersalaman serta biasanya melayani permintaan foto bareng oleh rakyatnya. 

Tidak ada pemimpin yang tidak rindu berada di tengah-tengah rakyatnya. Turut merasakan apa yang mereka keluhkan, namun terkadang juga bercanda dan tertawa bersama. Jika ada pemimpin yang tidak ingin seperti itu, atau bahkan malas untuk "mendekat" hingga tidak ada jarak, maka bisa dipastikan pemimpin itu seorang yang angkuh pembawaan dan rakyat sendiri tidak sudi menghampiri. 

Jokowi adalah kita, kita adalah rakyat Indonesia. Jadi sebenarnya Jokowi hanya seorang anak bangsa yang bukan malaikat ataupun super hero layaknya Superman. Kadang kita turut was-was dan menyayangkan setiap kejadian yang dilakukan Jokowi sebagai presiden. Namun sekali lagi Jokowi bukan seorang yang serba sempurna, layaknya saya dan kita semua. 

Memang dan bisa saja ia melakukan kesalahan ataupun sesuatu yang tidak kita inginkan. Jokowi tidak bisa melakukan sesuatu yang kita inginkan. Ada kalanya ia harus dengan terpaksa menabrak dan melangkah terus maju meski reputasi politik dipertaruhkan. Ia tidak takut menjadi tidak popular. Demi rakyat ia akan lakukan apapun sepanjang itu bukan sebuah kejahatan. 

Munculnya keramaian dan kerumunan rakyat yang menyambut dan ingin mendekat kepada presidennya disikapi positif oleh pendukung Jokowi. Namun saya sudah menduga, akan menjadi sebuah bad news bagi pembenci. Dalam beberapa grup wa sempat saya posting bahwa video dan foto Jokowi di NTT akan viral, sebabnya selain diunggah pendukung yang memuji, juga diunggah pula oleh pembenci.

Mereka menyangkakan kepada Jokowi sebagai pelanggar UU Covid 19 (baca: kerumunan). Dan benar saja, hingga kini meski sudah selang dua hari, perdebatan masih berlangsung. Tidak kurang dr Tirta ikut nimbrung menyampaikan pendapatnya di laman Twitter. Argumen dr Tirta sama dengan yang saya sampaikan sebelumnya, bahwa fakta kerumunan benar sama, meski secara jumlah berbeda.

Secara kuantitas masih lebih banyak massa di kasus Rizieq saat di bandara hingga TOL, di Petamburan dan juga Megamendung. Jumlah warga atau rakyat NTT yang ingin mendekat, seperti terekam dalam video adalah menyebar di sepanjang jalan tidak menjadi satu titik kerumunan, dan jumlahnya dipastikan tidak sebanyak jika aparat atau petugas protokol tidak melakukan upaya himbauan agar tidak berkerumun. 

Petugas sudah bekerja sehingga rakyat tidak keluar rumah dan meluap seperti saat kunjungan Jokowi sebelumnya ke NTT. Hal berikutnya, tidak ada upaya secara sengaja dari pemerintah untuk mengundang rakyat dalam menyambut atau sekadar ingin melihat presiden datang. Sehingga hal ini sekali lagi berbeda dengan kasus Rizieq yang memang secara sengaja mengorganisir dan memobilisasi massa. 

Saat kunjungan di Kalimantan Tengah sehari sebelumnya terbukti tidak ada masalah, menunjukkan memang tidak ada upaya memobilisasi massa. Di NTT bisa dikatakan mereka adalah massa spontan yang karena kesenangan dan kecintaannya kepada presiden Jokowi sehingga tidak terbendung ingin melihat lebih dekat. Ya begitu kalau rakyat jatuh cinta pada pemimpinnya.

Catatan terakhir, waktu yang disebut dengan berkerumun di NTT tersebut tidak berlangsung lama hanya sesaat ketika Jokowi bersama rombongan berkendara melewati rakyat yang sudah menunggu. Sekali lagi, berbeda dengan kasus Rizieq di mana kerumunan berada pada satu titik dan berlangsung berjam-jam, hingga selama 3 hari berturut-turut. Terakhir, bukan tidak ada upaya Jokowi untuk mematuhi prokes serta mengingatkan rakyatnya. 

Dalam video dan foto terlihat jelas Jokowi selalu mengenakan masker serta menunjuk-nunjuk maskernya agar juga digunakan oleh rakyat. Diperoleh informasi pula bahwa Jokowi sempat mengatakan kepada Paspampresnya agar menyampaikan kepada rakyat, permohonan maaf Jokowi karena belum bisa mendatangi, menyalami serta berfoto bersama seperti biasanya. 

Semata karena kondisi pandemi yang masih berlangsung. Jokowi juga mengucapkan terima kasih atas sambutan rakyat serta mengingatkan agar tetap menjaga protokol kesehatan. Itu yang bisa dilakukan Jokowi di tengah situasi yang mungkin menjadi serba salah tersebut. Demikian sepenggal penjelasan yang mungkin bisa dipahami oleh masyarakat. Tidak perlu berdebat. 

Sampaikan argumen di atas gak perlu ngegas. Atau jika capek menjelaskan maka diamkan saja. Anggap mereka hanya cemburu melihat rakyat dan pemimpinnya saling mencintai. Orang kalau sudah cemburu bisa bisa berubah menjadi pembenci dan mampu melakukan  apapun yang intinya menjelekkan orang yang dibencinya. Paham ya? Fokus bekerja daripada bicara. (Awib) NASIHAT.IniOK.com


ARTIKEL LAIN DI BAWAH:

Saat NTT dicap propinsi termiskin semua diam bahkan ada yg mengolok, saat terkena wabah DBD, hanya sedikit yg bicara, saat terkena musibah rawan pangan, tidak banyak yg berkomentar, saat kekurangan air bersih hanya sedikit yg ulurkan tangan membantu, saat banyak TKI asal NTT yg dianiaya hanya segelintir orang yg bersimpati, saat anak-anak menderita gizi buruk, kelaparan, tidak bisa mengakses Pendidikan dgn memadai, sarana prasarana pendidikan dan Infrastruktur kurang menopang banyak yg berpura-pura tidak melihat dan mendengar, saat dihina tdak memiliki keistimewaan banyak pejabat serta politikus yg diam...

TETAPI...
Di saat Maumere - NTT dikunjungi oleh Bapak Presiden dgn agenda meresmikan lumbung pangan dan Bendungan sebagai penopang hidup masyarakat Maumere dan diterima dengan euforia masyarakat yg antusias dan spontanitas berkerumun ingin melihat Bapak Presiden pilihan mereka, orang yg memberikan harapan untuk masa depan NTT, org yg dicintai oleh masyarakat, seketika itu juga semua Mata memandang Maumere,,,, semua berkomentar, ada yg memuji, ada yg menghina, ada yg senang ada yg sakit hati, dgn mengatasnamakan Rakyat mereka berkomentar memuji Presiden yg memperhatikan NTT namun banyak juga Yg mengatasnamakan rakyat menghina, dan mencercah Presiden dgn alasan melanggar PROKES. Mereka yg menghina, mencerca dan meradang  seolah-olah mereka peduli dgn kesehatan dan keselamatan masyarakat di Maumere. Seolah-olah mereka sangat khawatir bahwa COVID akan menjalar luas ke banyak org karena kerumunan tersebut. Banyak yg tiba-tiba bersuara keras seolah-olah khwatir dgn keselamatan dan kesehatan di Maumere - NTT. Apakah itu adalah luapan emosi karena benar-benar Peduli akan kesehatan dan keselamatan masyarakat NTT atau hanya karena efek sakit hati, iri dan dengki karena seorang JOKOWI? 
Pak Jokowi mengunjungi Maumere tetapi malah sebagian besar org luar NTT yg berkoar-koar mengecam juga menghina JOKOWI, lantaran kerumunan tersebut. Semoga tdak ada penambahan Kasus COVID d NTT lantaran kejadian ini... 
Tetap optimis

CINTA KAMI PADANYA SANGAT BESAAAAR. 
Cinta itulah yg mendorong kami MENUTUP JALAN saat mobilnya melambat di tikungan & Kami bersorak lupa jaga jarak. Dari atas mobil, Beliau ingatkan kami utk pake masker.

Kami buka masker agar suara teriakan kami Beliau dengar. 
Karena memang HANYA DIA YG MENDENGARKAN KAMI. 
Jadi, ITU SALAH KAMI. JANGAN SALAHKAN DIA.

#Nian_Sikka
#Maumere_Horoo
#Flobamora


Gilanya group Kadrun minta Pakde diproses Sama dg si jijik katanya bikin kerumunan .....🤣🤣🤣 Dasar otak kardus ...

No comments:

Post a Comment

Tags

Analisis Politik (275) Joko Widodo (150) Politik (106) Politik Baik (64) Berita Terkini (59) Jokowi (58) Pembangunan Jokowi (54) Lintas Agama (31) Renungan Politik (31) Perang Politik (29) Berita (27) Ekonomi (25) Anti Radikalisme (24) Pilpres 2019 (23) Jokowi Membangun (22) Perangi Radikalisme (22) Pembangunan Indonesia (21) Surat Terbuka (20) Partai Politik (19) Presiden Jokowi (19) Lawan Covid-19 (18) Politik Luar Negeri (18) Bravo Jokowi (17) Ahok BTP (14) Debat Politik (14) Radikalisme (13) Toleransi Agama (12) Caleg Melineal (11) Menteri Sri Mulyani (11) Perangi Korupsi (11) Berita Hoax (10) Berita Nasional (9) Education (9) Janji Jokowi (9) Keberhasilan Jokowi (9) Kepemimpinan (9) Politik Kebohongan (9) Tokoh Dunia (9) Denny Siregar (8) Hidup Jokowi (8) Anti Korupsi (7) Jokowi Hebat (7) Renungan (7) Sejarah Penting (7) Selingan (7) imlek (7) Ahok (6) Health (6) Perangi Mafia (6) Politik Dalam Negeri (6) Gubernur DKI (5) Jokowi Pemberani (5) KPK (5) Khilafah Makar (5) Kisah Nyata (5) Lawan Radikalisme (5) NKRI Harga Mati (5) Negara Hukum (5) Partai PSI (5) Pengamalan Pancasila (5) Pilkada (5) Refleksi Politik (5) Teknologi (5) hmki (5) kota tangsel (5) natal (5) pengurus (5) peresmian (5) relawan (5) Anti Teroris (4) Bahaya Khalifah (4) Berita Baru (4) Dugaan Korupsi (4) Indonesia Maju (4) Inspirasi (4) Kebudayaan Indonesia (4) Lagu Jokowi (4) Mahfud MD (4) Menteri Pilihan (4) Pancasila (4) Pendidikan (4) Pileg 2019 (4) Politik Identitas (4) Sejarah (4) Tokoh Masyarakat (4) Tokoh Nasional (4) Vaksin Covid (4) Adian Napitupulu (3) Adudomba Umat (3) Akal Sehat (3) Analisa Debat (3) Artikel Penting (3) Atikel Menarik (3) Biologi (3) Brantas Korupsi (3) Breaking News (3) Covid-19 (3) Demokrasi (3) Dewi Tanjung (3) Hukum Karma (3) Karisma Jokowi (3) Kelebihan Presiden (3) Kesaksian (3) King Of Infrastructur (3) Lagu Hiburan (3) Makar Politik (3) Melawan Radikalisme (3) Musibah Banjir (3) Nasib DKI (3) Nasihat Canggih (3) Negara Maju (3) Negara Makmur (3) Nikita Mirzani (3) PKN (3) Pembubaran Organisasi (3) Pemilu (3) Pendidikan Nasional (3) Pendukung Jokowi (3) Penegakan Hukum (3) Poleksos (3) Politik Adudomba (3) Rekayasa Kerusuhan (3) Rencana Busuk (3) Revisi UUKPK (3) Sederhana (3) Tanggung Jawab (3) Testimoni (3) Tokoh Revolusi (3) Waspada Selalu (3) barongsai (3) jakarta (3) Ada Perubahan (2) Agenda Politik (2) Akal Kebalik (2) Akal Miring (2) Anggaran Pemprov (2) Antusias Warga (2) Arsitektur Komputer (2) Basmi Mafia (2) Basmi Radikalisme (2) Beda Partai (2) Berita Internasional (2) Budiman PDIP (2) Capres Cawapres (2) Cinta Tanah Air (2) Dasar Negara (2) Denny JA (2) Erick Thohir (2) Etika Menulis (2) Filsafat (2) Fisika (2) Free Port (2) Gerakan Budaya (2) Gereja (2) Himbauan (2) Information System (2) Isu Sara (2) Jaga Presiden Jokowi (2) Jalan Toll (2) Jenderal Pendukung (2) Jihat Politik (2) Jokowi Commuter (2) Jokowi Guru (2) Jokowi Motion (2) Kabinet II Jokowi (2) Kasus Hukum (2) Kasus Korupsi (2) Kehebatan Jokowi (2) Kemajuan Indonesia (2) Kemanusiaan (2) Kerusuhan Mei (2) Komputer (2) Komunikasi (2) Kriminalisasi Ulama (2) Langkah DPRD-DPR (2) Lawam Penghianat Bangsa (2) Lawan Fitnah (2) Mafia Indonesia (2) Media Sosial (2) Menteri Susi (2) Merakyat (2) Miras (2) Motivasi (2) Nilai Rupiah (2) Olah Raga (2) Opini (2) Pembangunan Pasar (2) Pemimpin Pemberani (2) Pengadilan (2) Pengatur Strategi (2) Penjelasan TGB (2) Penyebar Hoax (2) Perangi Terroriis (2) Pidato Jokowi (2) Political Brief (2) Politik ORBA (2) Program Jokowi (2) Raja Hutang (2) Relawan Jokowi (2) Ruang Kesehatan (2) Sampah DKI (2) Selengkapnya (2) Sertifikat Tanah (2) Simpatisan Jokowi (2) Suka Duka (2) Sumber Kekuasaan (2) Survey Politik (2) Tegakkan NKRI (2) Tenaga Kerja (2) Tirta Memarahi DPR (2) Toll Udara (2) Transparan (2) Ucapan Selamat (2) Ulasan Permadi (2) Ultah Jokowi (2) Undang Undang (2) amandemen (2) jokowi 3p (2) jokpro (2) news (2) perjuangkan (2) Adek Mahasiswa (1) Aksi Gejayan (1) Aksi Makar (1) Alamiah Dasar (1) Ancaman Demokrasi (1) Andre Vincent Wenas (1) Anggarana Desa (1) Anies Dicopot (1) Ansor Banten (1) Antek HTI (1) Anti Cina (1) Anti Terrorris (1) Anti Vaksin (1) Anti Virus (1) Arti Corona (1) Aset BUMN (1) Atheis (1) BIN (1) BTP (1) Bahasa Indonesia (1) Bahaya Isis (1) Bangkitkan Nasionalisme (1) Bangsa China (1) Bank Data (1) Bantu Dishare (1) Basuki Tjahaya Purnama (1) Bawah Sadar (1) Bencana Alam (1) Berani Karena Jujur (1) Berani Melapor (1) Binekatunggal Ika (1) Bintang Mahaputera (1) Bisnis (1) Bongkar Gabeneer (1) Bravo Polri (1) Bravo TNI (1) Budiman Sujatmiko (1) Bumikan Pancasila (1) Bunuh Diri (1) Busana (1) Buya Syafii Maarif (1) Calon Menteri (1) Cari Panggung Politik (1) Cctvi Pantau (1) Cendekia (1) Croc Brain (1) Cudu Nabi Muhammad (1) Cybers Bots (1) Daftar Tokoh (1) Dagang Sapi (1) Danau Toba (1) Data Base (1) Demo Bingung (1) Demo Gagal (1) Demo Mahasiswa (1) Demo Nanonano (1) Demokrasi Indonesia (1) Deretan Jenderal (1) Dewan Keamanan PBB (1) Digital Divelovement (1) Dosa Kolektif (1) Dubes Indonesia (1) Ekologi (1) Extrimis (1) FBR Jokowi (1) Faham Khilafah (1) Filistinisme (1) Filosofi Jawa (1) Fund Manager (1) G30S/PKI (1) GPS Tiongkok (1) Gagal Faham (1) Gaji Direksi (1) Gaji Komisaris (1) Gaya Baru (1) Gelagat Mafia (1) Geografi (1) Gerakan (1) Gerakan Bawah Tanah (1) Gibran (1) Grace Natalie (1) Gubernur Jateng (1) Gus Nuril (1) Gusti Ora Sare (1) HTI Penunggang (1) Hadiah Tahun Baru (1) Hari Musik Nasional (1) Hiburan (1) Hukuman Mati (1) Hypnowriting (1) Identitas Nusantara (1) Illegal Bisnis (1) Ilmu Pengetahuan (1) Ilusi Identitas (1) Imperialisme Arab (1) Indonesia Berduka (1) Indonesia Damai (1) Indonesia Hebat (1) Injil Minang (1) Intermezzo (1) Internet (1) Intoleransi (1) Investor Asing (1) Islam Nusangtara (1) Istana Bogor (1) Isu Agama (1) Isu Politik (1) J Marsello Ginting (1) Jadi Menteri (1) Jalur Gaza (1) Jangan Surahkan Indonesia (1) Jembatan Udara (1) Jenderal Moeldoko (1) Jenderal Team Jkw (1) Jilid Milenial (1) Jiplak (1) Jokowi 3 Periode (1) Jokowi Peduli (1) Jualan Agama (1) Jurus Pemerintah (1) Jusuf Kalla (1) Kadrun (1) Kambing Hitam (1) Kampus Terpapar Radikalisme (1) Kasus BUMN (1) Kasus Keluarga (1) Kebusukan Hati (1) Kecelakaan (1) Kehilangan Tuhan (1) Kehilangan WNI (1) Kekuasaan (1) Kekuatan China (1) Kemengan Jokowi (1) Kena Efisensi (1) Kepribadian (1) Keputusan Pemerintah (1) Kerusuhan 22 Mei (1) Kesaksian Politikus (1) Keseahatan (1) Ketum PSI (1) Kitab Suci (1) Kode Etik (1) Komnas HAM (1) Komunis (1) Konglomerat Pendukung (1) Kopi (1) Kota Bunga (1) Kota Misteri (1) Kota Modern (1) Kota Zek (1) Kredit Macet (1) Kuliah Uamum (1) Kunjungan Jokowi (1) Kurang Etis (1) LPAI (1) Lagu Utk Jokowi (1) Lahan Basah (1) Larangan Berkampanye (1) Larangan Pakaian (1) Lawan Rasa Takut (1) Leadership (1) Legaci Jokowi (1) Lindungi Jokowi (1) Lintas Dinamika (1) Luar Biasa (1) MPG (1) Mabok Agama (1) Mafia Ekonomi (1) Mafia Tanah (1) Mahakarya (1) Mahkamah Agung (1) Manfaat Vaksin (1) Mari Tertawa (1) Masa Kampanye (1) Masalah BUMN (1) Matematika (1) Membunuh Sains (1) Mempengaruhi Musuh (1) Mempengaruhi Orang (1) Mendisplinkan Siswa (1) Mengharukan (1) Menghasut Pemerintah (1) Menghina Lambang Negara (1) Mengulas Fakta (1) Menjaga Indonesia (1) Menjaga Jokowi (1) Menjelang Pemilu (1) Menjlang Pelantikan (1) Menko Polhukam (1) Menteri (1) Menteri Agama (1) Menteri Sosial (1) Menydihkan (1) Mesin Pembantai (1) Minuman Keras (1) Model Tulisan (1) Muhamad Ginting (1) Mumanistik (1) Muslim Prancis (1) Musu RI (1) Musuh Dlm Selimut (1) Obat Tradisional (1) Oligarki (1) Omnibus Law (1) Oramas Terlarang (1) Orang Baik (1) Orang Beragama (1) Orang Bodoh (1) Orang Kaya (1) Ormas Islam (1) Otak Kebalik (1) Overdosis Haram (1) PHK dan Buruh (1) Palestina (1) Panduan (1) Pantau Jakarta (1) Para Makar (1) Parawisata (1) Partai Baru (1) Partai Komunis (1) Pasar Murah (1) Pelarian (1) Pembayaran Utang Negara (1) Pembela Rakyat (1) Pembumian Pancasila (1) Pemerintahan Jayabaya (1) Pemilihan Presiden (1) Pemprov DKI (1) Pencerahan (1) Pencucian Uang (1) Pendukung Lain (1) Penebaran Virus so (1) Pengacau Negara (1) Pengalaman (1) Pengangguran (1) Pengaruh (1) Pengertian Istilah (1) Pengertian Otoritas (1) Penggulingan Rezim (1) Penghianat Bangsa (1) Pengobatan (1) People Power (1) Perang Dunia III (1) Perangi Tetroriis (1) Peraturan (1) Perayaan Natal (1) Percobaan (1) Perguruan Tinggi (1) Peringatan Keras (1) Peristiwa Mei 1998 (1) Pernikahan (1) Pernyataan ISKA (1) Pertamina (1) Pertemuan Politik (1) Pesan Gus Nuril (1) Pesan Habib (1) Peta Politik (1) Pidato Prisiden RI (1) Pil Pahit Srilanka (1) Pilkada 2018 (1) Pilkada Solo (1) Pilpres Curang (1) Pimpinan MPR (1) Politik Agama (1) Politik Catur Jkw (1) Politik Kepentingan (1) Politik LN (1) Politik Uang (1) Politikus (1) Pollitik (1) Profesional (1) Propaganda (1) Propaganda Firehose (1) Psikoanalisa (1) Psikologi Praktis (1) Puisi (1) Pulau Terindah (1) Quick Count (1) RUU Kadrun (1) Raja Bonar (1) Raja Debat (1) Raksasa (1) Rakyat Kecil (1) Realita Politik (1) Rekam Jejak (1) Rekapitulasi DPS (1) Reklamasi Pulau (1) Remix Sunda (1) Rendah Hati (1) Reungan Politik (1) Rhenald Kasali (1) Risma (1) Ruhut P Sitompul (1) Saksi Yehuwa (1) Sangat Canggih (1) Scandal BLBI (1) Seharah Pers (1) Sehat Penting (1) Sejarah Politik (1) Sekilas Info (1) Selamat Imlek (1) Sembuhkan Jiwasraya (1) Seni (1) Seniman Bambu (1) Shanzhai (1) Sidak Harga (1) Sidang MPR (1) Sigmun Freud (1) Silaturahmi (1) Sistem Informasi (1) Skema Kerusuhan (1) Skenario 22 Mei (1) Skenario Demonstrans (1) Skripsi (1) Soekarno (1) Stasiun KA (1) Suku Minang (1) Sumber Inspirasi (1) Super Power (1) Superkarya (1) Syirianisasi (1) System Informasi (1) TKA Siapa Takut (1) Tahun Kampret (1) Taliban (1) Tanda Kehormatan (1) Tanda Zaman (1) Tanggapan Atas Pidato (1) Tanya Jawab (1) Tebang Pilih (1) Teori Kepribadian (1) Terkaya Indonesia (1) Terorisme (1) Terrorisme (1) Tidak Becus Kerja (1) Tindakan Makar (1) Tingkat Kemiskinan (1) Tinjauan Filsafat (1) Tips dan Trik (1) Toleransi Identitas (1) Travelling (1) Tuan Rumah (1) Tukang Kayu (1) UU Cipta Kerja (1) Ucapan Gong Xi Fat Choi (1) Ulama Bogor (1) Ulasan Berita (1) Ulasan Suriah (1) Ustadz Bangsa (1) Via Vallen (1) Virus Covid-15 (1) Wajib Baca (1) Wakil Tuhan (1) Wali Kota (1) Wanita Kartini (1) Wewenang (1) Yusril Blakblakan (1) breaing news (1) karo (1) kontemporer (1) tari (1)