Latest News

Selengkapnya Diteruskan DI NEWS.TOPSEKALI.COM

Monday, September 28, 2020

Waspada ! Isyu Komunisme Yang Dihembuskan GN Jelang 30 September


Pers Release :
Waspada ! Isyu Komunisme Yang Dihembuskan GN Jelang 30 September, Dindikasikan Akan Terjadi Operasi Teror Provokasi Aksi Kekacauan Dilakukan Pasukan Siluman Loyalis GN

Assalamu'alaikum. Wr. Wb. 

Pada Jum'at berkah ini semoga Allah SWT selalu melindungi bangsa dan negara serta secepatnya pandemi Covid 19 berakhir. Aamiin YRA.

Jelang 30 September, kejadian perusakan mesjid di Dago Kota Bandung, penusukan Syekh Ali Jabeer, Isyu aksi teror pada ulama ramai di jagat Maya, seiring dihembuskan Isyu komunisme tuduhan PKI pada pemerintah, opini propaganda menggiring publik agar ummat Islam marah dan seolah olah yang melakukan aksi kekerasan teror pada ulama adalah PKI dan dengan kejinya memfitnah seolah dilakukan oleh bagian atau suruhan pemerintah Jokowi.

Suhu kompor gas semakin diperbesar tanpa Tedeng aling aling GN bicara bahwa pergantian dirinya dari Panglima TNI gara gara memerintahkan Nobar Film G30S/PKI, sebuah strategi propaganda jahat menstigma bahwa Presiden Jokowi pro PKI. Kenapa baru bicara sekarang ? Kalau memang PKI ada kenapa waktu masih jadi Panglima TNI tidak melakukan upaya penangkapan dan melawan .. kalau mempunyai keberanian !!!.

Saking nekad dan prustasinya GN melempar bom intrik pecah belah ke TNI " boleh membunuh komandan atau pimpinan jika merubah Pancasila" Justru yang sudah jelas akan merubah Pancasila , UUD 45, NKRI itu eks HTI dan jaringannya yang bergabung bersama GN di KAMI.

Dibalik semua kejadian manuver, propaganda GN harus diwaspadai diduga yang menciptakan aksi teror pada ulama, serangan perusakan mesjid dan aksi aksi teror lainnya yang terjadi jelang 30 September diciptakan dan dilakukan oleh orang orang dan jaringan loyalis GN, cara cara orde baru lempar batu sembunyi tangan dengan tujuan memprovokasi ummat Islam agar marah terjadi kekacauan nasional untuk menggulingkan Jokowi.

Oleh karena itu atas gambaran situasi kondisi diatas untuk menjaga dan melindungi rakyat Indonesia dari ancaman aksi kekerasan dan teror dari pasukan siluman loyalis GN yang akan menciptakan kekacauan nasional seolah PKI yang berbuat. Kami atas nama PPJNA 98 memohon Bapak Presiden Jokowi untuk mengintruksikan KAPOLRi dan Panglima TNI meningkatkan kewaspadaan dan tangkap pembuat onar , kekacauan, aksi menebar teror dan aksi perusakan sarana peribadatan untuk tetap menjaga stabilitas keamanan nasional  melindungi segenap rakyat Indonesia ditengah pandemi Covid 19.
Semoga Allah melindungi kita semua dan pandemi Covid 19 secepatnya berakhir.

Hasbunallah wani'mal wakil ni'mal Maulana wani'man Nasyir

Wassalamu'alaikum. Wr. Wb.

Batu Tulis Bogor , 25 Sept 2020
🇲🇨 PPJNA 98
Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98

Ketum PPJNA 98
ANTO KUSUMAYUDA

Sekjen PPJNA 98
ABDUL SALAM NUR AHMAD S.AG

=============================

BANTEN MENOLAK!!

Pesilat anak buah prabowo ikut menghadang kami-gatot di serang, banten.

https://ketikberita.com/sempat-memanas-deklarasi-kami-banten-digeruduk-puluhan-peguron-dan-tokoh-masyarakat-kota-serang/

Dianggap meresahkan dan melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Banten digeruduk puluhan massa dari Peguron TTKDH Kota Serang dan Peguron Jalak Banten, Kota Serang.

Deklarasi tersebut digelar di Pondok Pesantren Al Islam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Minggu (27/09/2020).

Meski pada akhirnya deklarasi tersebut dibubarkan oleh pihak Kepolisian Kota Serang dengan alasan keamanan, namun sebelumnya massa dari dua peguron tersebut sempat hendak merangsek masuk guna membubarkan deklarasi KAMI Banten dengan secara paksa.

Ditemui pada saat di lokasi kejadian, H. Mulyana selaku Ketua Peguron TTKDH Kota Serang mengatakan, pihaknya merasa geram dengan adanya deklarasi yang jelas melanggar peraturan yang mana pada saat ini di Provinsi Banten tengah melaksanakan PSBB di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi menurutnya, kebanyakan dari peserta deklarasi tersebut berasal dari luar Banten.

“Kita datang ke sini berniat untuk membubarkan acara deklarasi yang seharusnya memang tidak perlu ada di Banten. Apalagi kita sekarang tengah di rundung pandemi. Kita tidak setuju dengan adanya kegiatan yang bisa mencoreng nama baik Banten, dan ditambah lagi kebanyakan peserta malah berasal dari luar Banten,” ujarnya.

Ketua Peguron Jalak Banten Kota Serang, Lutfi Tri Putra menambahkan, di Banten ini tidak perlu adanya deklarasi seperti ini (KAMI-red).

Karena menurutnya, Banten sudah damai. Jadi dirinya sangat tidak sepakat atau dengan kata lain menolak adanya KAMI di Banten.

Lanjut Lutfi, apalagi dengan misi apa yang dibawa KAMI ke Banten yang belum jelas. Maka dari itu Ia menolak adannya KAMI di Banten dengan alasan apaun.

“Kita sepakat menolak adanya KAMI di Banten. Karena mereka ini malah nantinya akan merusak ketentraman Banten, dan misi apa yang dibawa juga masih belum jelas. Apalagi mereka itu rata-rata bukan orang Banten. Tanpa adanya mereka (KAMI-red), Banten ini sudah aman dan tentram.

=======================

Friday, September 25, 2020

Presiden Jokowi Menjadi TRENDING Issue Majalan Internasional

 




Presiden Indonesia  Joko Widodo Menjadi Trending Issue Internasional.
Aku Bangga Jadi Orang Indonesia. Jokowi Hebaaaaat !!!!!

Mantaaap.....Do'a Dan Harapan Si Tukang Bacot Rocky Gerung Agar Pak Presiden Jokowi Mendapatkan Buliyan  Dari Pers Internasional Usai Berpidato Di Forum PBB Pupus Sudah, Dan Justru Sebaliknya. Pers Internasional Bahkan Memberi Apresiasi Yang Luar Biasa Atas Pidato Pak Jokowi Tersebut. Dan Mereka Tidak Ragu-Ragu Menjadikan Pak Jokowi Sebagai Trending topic Di Majalah nya Masing-Masing.
4 Majalah Yang Menjadikan Presiden RI Sebagai Trending Topic Di Majalahnya Itu Bukan Majalah Kaleng- Kaleng Seperti Majalah Tanah Air Bos....... Mantaaap Pak Presiden.

Mendapat Nomor Urut 1, Gibran Rakabuming - Solo Dan Paslon Walkot Tangsel H Muhamad, Alhamdulillah

Dapat Nomor Urut 1, Gibran Rakabuming: Alhamdulillah

SOLO-Pasangan Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa mendapatkan nomor urut satu pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020 dalam agenda pengambilan nomor urut di Hotel Sunan, Solo, Kamis (24/09/2020).


Dalam acara ini ada beberapa mekanisme yang diterapkan. Ada dua tahap dalam pengundian ini. 


Pertama adalah para calon wakil yang mengambil nomor untuk digunakan menentukan calon mana yang mengambil lebih dulu pada pengundian kedua. 


Pengundian nomor langsung diambil sendiri oleh Gibran. Namun sebelum itu, Teguh lebih dulu mengambil kendi sebagai penentuan siapa yang lebih dulu mengambil nomor urut.


"Alhamdulillah. Nomor satu dan dua sama baiknya," kata Gibran didampingi Teguh.


Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menambahkan, setelah ini tim mulai berkampanye sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat.


Namun mengingat sedang di massa pandemi Covid-19, pihaknya tak banyak menggelar agenda secara langsung.


"Kita nanti blusukan secara online. Ini agar tidak berkerumun dan mencegah penyebaran Covid-19," papar pria yang juga pengusaha kuliner tersebut.(*)



Muhammad-Rahayu Saraswati Siap Membangun Tangerang Selatan

Serpong- Pasangan Muhammad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dideklarasikan sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota Tangerang Selatan yang akan berlaga pada Pilkada Tangerang Selatan.

Deklarasi pasangan tersebut dilakukan di Sekretariat DPC PDIP Kota Tangerang Selatan, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (11/8/2020).

Ketua DPC PDIP Kota Tangsel, Wanto Sugito mengatakan, partainya telah menetapkan rekomendasi yang sah terhadap pasangan Muhammad-Saras. Keputusan menetapkan ini merupakan keputusan ideologis.

"Kami ingin ada pembaruan di Tangsel, kami ingin ada perubahan. Sebelum Pilkada, PDIP belum pernah pecah telor. Insya Allah tahun ini kita akan pecahkan rekor.

Pertarungan kita bukan pertarungan bunyi-bunyi, bukan pertarungan pasang spanduk menang. Pertarungan kita ada di 1.965 TPS yang ada di Tangsel," kata Wanto.

Bakal calon Wali Kota Tangsel, Muhammad, dalam deklarasi tersebut menyatakan terima kasi kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, karena sudah merekomendasikannya berpasangan dengan tokoh pemuda, Rahayu Saraswati. Muhammad juga menyampaikan apresiasi kepada Partai Gerindra selaku partai pengusung.

Muhammad mengungkapkan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Daerah Tangsel sejak 5 Agustus 2020. Selanjutnya, ia bakal mengundurkan diri dari status aparatur sipil negara (ASN).

"Saya tanggalkan semua jabatan, status saya, untuk memenangkan Pilkada Tangsel. Saat inilah peluang yang harus kita ambil dan menangkan," tegasnya.

Bersama Rahayu Saraswati, lanjut Muhammad, dirinya akan bekerja satu paket, tidak sendiri-sendiri dalam membangun Tangsel dan menyejahterakan warganya.

"Menyejahterakan masyarakat Tangsel. Bukan hanya janji-janji tapi dengan bukti," ujarnya.

Bakal calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati,  yang biasa disapa Saras, memastikan kehadiran mereka adalah untuk membawa Tangsel menuju perbaikan di banyak sektor.

"Kami hadir betul-betul ingin membawa perubahan. Sudah cukup pimpinan yang kemarin, sekarang saatnya kita memajukan Tangsel," tegasnya.

Kegiatan deklarasi dilanjutkan dengan mendengarkan pidato politik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan berfoto bersama relawan dan para pendukung.

Menang dengan Cara Santun

Dalam kesempatan deklarasi tersebut juga, Muhammad-Saras memastikan bakal konsisten menjalankan politik santun untuk meraih kemenangan.

"Kami akan melakukan cara-cara yang baik dan santun. Ini adalah urusan politik, urusan dunia, hanya lima tahun sekali. Kami akan meraih kemenangan tetapi juga tidak boleh mengabaikan silaturahmi," jelas Muhammad.

Karena itu, dia meminta para pendukung pasangan Muhammad-Saras tidak menjalankan cara-cara tercela saat masa kampanye nanti.

"Saya minta para relawan, kader, kita melakukan dengan cara yang santun. Insya Allah dengan cara-cara santun kita bisa meraih kemenangan," ajaknya.

Sementara Saras menambahkan bahwa dirinya dan Muhammad merupakan representasi dari kebhinnekaan, persatuan Indonesia dan  semangat NKRI. Ini juga sesuai dengan jargon yang diusung Muhammad-Saras yaitu "Tangsel untuk Semua". Mereka akan memastikan semua warga Tangsel bisa hidup rukun berdampingan dengan aman dan nyaman tanpa pandang latar belakang agama, suku, ras atau golongannya.

“Kami ingin mewujudkan Tangsel untuk semua. Tangsel yang menjadi rumah untuk semuanya, bukan untuk golongan tertentu,” ungkap politikus Partai Gerindra tersebut.

Slogan Tangsel

Ada momen menarik dalam seremoni deklarasi Muhammad-Saras. Dalam pidato politiknya, bakal calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengusung akronim Tangsel sebagai visi-misi pasangannya.

"Kami Pasangan TANGSEL, T untuk Transparan; A adalah Akuntabel; N maksudnya Nyata pengabdian dan kerjanya; dan G adalah Gotong royong, yang tujuannya adalah untuk terwujudnya S yaitu Sejahtera warganya. E itu Elok Kotanya, dan L adalah Luhur Budinya. Kami Pasangan TANGSEL,” seru Saras disambut riuh tepuk tangan.

Source : https://www.industry.co.id/read/72104/rahayu-saraswati-muhammad-siap-membangun-tangerang-selatan

Dapat Nomor Urut 01, Rahayu Saraswati: Mudah-mudahan Sesuai Hasil Akhir Nanti, Kami Juara 1!

Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendapatkan nomor 1 pada kontestasi Pilkada 2020 Kota Tangsel. 

 Kendati tak didampingi Muhamad dalam pengundian nomor urut itu, Saras mengaku kubunya tetap optimis memenangi pentas politik lima tahunan itu. Saras megatakan bahwa kondisi pasangannya itu sedang beristirahat akibat kelelahan karena banyaknya agenda sosialisasi yang diikutinya. 

“Komunikasi jalan terus bahkan tadi pagi sudah kontak lagi yang penting memang beliau diberikan waktu untuk istirahat total. Supaya nanti pada tanggal 26 September bisa mulai bertemu dengan warga lagi,” kata Saras di kawasan Intermark BSD, Serpong, Tangsel, Kamis (24/9/2020). 

 Saras menuturkan terdapat filosofi tertentu yang mengartikan nomor sulung yang didapati kubunya itu. Menurutnya nomor 1 dapat mewujudkan kemenangan pada kubunya di Pilkada 2020 Kota Tangsel. “Dapat nomor 1 bersyukur sekali kita, mantap. Karena artinya tentunya mudah-mudahan sesuai dengan hasil akhir nanti, kami sebagai nomor 1, juara 1,” jelasnya. 

 Diketahui, paslon Muhamad - Saraswati memiliki jumlah kursi parlemen tergemuk dengan total 23 kursi. Sebanyak 23 kursi parlemen itu dihasilkan dari partai politik pengusul yabg tergabung dalam koalisinya yakni, PDIP (8 kursi), Partai Gerindra (8 kursi), PSI (4 kursi), PAN (2 kursi), dan Partai Hanura (1 kursi). https://wartakota.tribunnews.com/2020/09/24/dapat-nomor-urut-01-rahayu-saraswati-mudah-mudahan-sesuai-hasil-akhir-nanti-kami-juara-1.


Source : https://wartakota.tribunnews.com/2020/09/24/dapat-nomor-urut-01-rahayu-saraswati-mudah-mudahan-sesuai-hasil-akhir-nanti-kami-juara-1

Thursday, September 24, 2020

AHOK BTP BIKIN PANAS DINGIN

 

AHOK BTP BIKIN PANAS DINGIN
BTP' bicara 'membongkar' Pertamina, heboh. Ucapannya dianggap tidak sepantasnya karena diucapkan bukan di intern tapi pada tayangan di media sosial..
Bikin gaduh..
Politisi Gerinda, Andre Rosiade lalu men-tweet, di Twitter..
Pak Presiden @jokowi yg sy hormati, setelah melihat kinerja dan perilaku saudara @basuki_btp sebagai Komut @pertamina. Sy usulkan ke pak @jokowi dan pak Menteri @ericktohir utk mencopot saudara btp dari jabatannya krn menimbulkan kegaduhan dan Kinerja yg bersangkutan juga biasa2 saja.
Selasa (15/9/2020).
Permintaan penting yang dilakukan anggota Komisi VI DPR ini dan ditujukan pada Presiden Jokowi dan Menteri BUMN, Erick Tohir, yang disampaikan bukan pada rapat komisi tertutup tapi lewat cuitan terbuka di media sosial, bikin heboh.
Kicauannya bak gayung bersambut . Sambutan merdu pun keluar.
Spenta Mainyu : Ini anggota @DPR_RI wakil rakyat dari mana ya kelakuannya katrok spt ini, @DPR_RI punya saluran resmi utk bicara dng menteri dan presiden. Tolong Pak @prabowo diingatkan anak buahnya.
IG: Narkosum :
Pak @prabowo yg sy hormati, setelah melihat kinerja & perilaku sdr @andre_rosiade sbg anggota DPR dr @Gerindra, Sy usulkan ke bpk utk mencopotnya dr kader Gerindra krn suka bikin gaduh. Mosok sekelas DPR cuma bisa gerebek PSK. Lagian Kinerja yg bersangkutan jg sangat biasa2 saja.
Pasaribu Margaku: Wuahahahaha (emoticon ngakak) Lah lu ngejebak psk,yg skrg kena tuntutan 5 bulan penjara,kejam g lu,gaduh g lu,,kacau emg otak lu ..CC @prabowo
RW : Ndreeee....Ndre @andre_rosiade Qualitas Sampean Jauh Sama Sosok Pak @basuki_btp bongkar borok @pertamina Dibilang GADUH giliran seorang Anggota Dewan GADUH ngurus Selangkangan udah Kaya Tugas Satpol PP Apa Yg Dibanggain Ndre..Apa Kehilangan Jatah Jg Neh..?
Danny Njoo: Ya logic nya aja... kalo emang sesuatu itu bener dan sesuai aturan, ya mana mungkin lah pak ahok bikin gaduh! Dia baru gaduh kalo emang ada sesuatu yang gak beres dan itu emang tugas nya buat ngeberesin apa yang gabener di pertamina!
Kiabangijo: Mantap! Kalau @andre_rosiade udah ngomong begitu artinya sdh benar BTP di Pertamina. Yg bikin kacau di sana udah gelisah dan cemas, jadi ngadu ke DPR. Indikator valid Presiden on the right track menggulung mafia minyak.
Tapi dari sekian cuitan indah, ada satu cuitan menarik. Sepertinya untuk disandangkan pada Komut Pertamina, BTP[ https://politikandalan.blogspot.com/2020/09/ahok-btp-bikin-panas-dingin.html ]
Muh Kaidir SJ : Menjadi whistle blower adalah sesuatu yang positif. Beberapa tokoh yang menjadi Whistle Blower bahkan pernah difilmkan.
Pertanyaannya, betulkan BTP seorang Whistle Blower ?
Bagi sebagian orang, BTP barangkali seorang Whisle Blower yang sangat dibutuhkan.
Sedang bagi sebagian lainnya, tidak.
Karena peraih penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award 2013 untuk kategori Pimpinan Daerah ini, dianggap sebagai pembuat kegaduhan yang harus disingkirkan.
Ahok memang dikenal sebagai orang yang lantang berbicara mengungkap ketidakbenaran alias penyimpangan.
Lantang dalam pengertian tidak takut bicara untuk kebenaran, sekali pun semua orang menentangnya..
Contohnya, satu kegaduhan besar pernah terjadi pada tahun 2015 di era kepemimpinannya sebagai gubernur.
Dikenal sebagai kasus Dana Siluman.
Ahok menemukan anggaran siluman sebesar Rp12,1 Triliun yang disebut untuk membeli "uninterruptible power supply" (UPS) di tiap kelurahan di Jakarta Barat.
Temuan dugaan korupsi APBD DKI 2015, ia laporkan pada KPK.
"Ini bukti yang kita bawa bukti yang ditandantangani DPRD semua. Kami temukan ini menyimpang dari KUA PPAS yang kami tanda tangani, ini bukti sangat jelas. Biar KPK saja yang melakukan penyidikan semua bukti-bukti ini."
WartaEkonomi, 27/2/2015
Sebelumnya telah dilakukan rapat mediasi yang berakhir ricuh, namun kericuhan tersebut bukan berasal dari Gubernur DKI, tapi dari anggota DPRD . Merdeka.com 5 /3/ 2015
Saat itu karena sedang riuh, Ahok meninggikan nada bicaranya dan menunjuk Walikota Jakarta Barat Anas Effendi untuk menjawab pertanyaannya. "Apakah Anda membahas UPS Rp 4,2 miliar per kelurahan di Jakarta Barat, jawab!"
Terjadi kericuhan karena anggota DPRD tidak terima dgn pertanyaan Ahok. Tanpa pengeras suara, para Anggota Dewan Terhornat , ramai ramai menyerang Ahok. Usai, Ahok pamit. Tapi rupanya pertanyaan itu sangat mengganggu, mereka meneriaki Ahok..
Woiii.. Anjinggg..!! Lawan.. ! Lawan !!
Ahok pun keluar lewat pintu belakang dengan pengawalan
Jadi, ucapan BTP tentang Pertamina bukanlah yang pertama kali yang ditanggapi dengan gaduh karena telah pernah ada kasus dana siluman Rp 12,1 T untuk anggaran pembelian UPS.
Tapi apakah Ahok tersinggung disebut anjing?
"Saya anjing penjaga asset warga Jakarta dari maling.."
Ahok BTP tampaknya tidak bisa lepas dari ucapannya yang telah mendarah daging..
“Saya tidak akan tega makan duit rakyat seperti itu, sekalipun bukan saya yang makan. saya di sumpah untuk mengelola uang rakyat ketika masuk disini. Kalo saya harus terjungkal, tidak jadi gubernur pun saya puas karena dalam hidup saya, saya tidak akan menghancurkan nurani saya.”
Lantas kalau sudah begitu, bisa bilang apa lagi pada peraih Penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award ini selain,
"Selamat datang kembali Ahok BTP.."
Anda tidak akan sendirian..
ricke senduk/btr
(Kolose) Insta basuki_btp, Istimewa)
Source: https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=165231228534765&id=107645140960041&scmts=scwspsdd&extid=LiMNnHZ9uODrGNvk

Bergetar Lebih Tinggi Lebih Efektif Melawan Virus

 


BERGETAR LEBIH TINGGI 

Copas dari Laman Desi Hilawati 'Echy' sudah ijin share pemiliknya 

Mereka yang cenderung spiritual akan memahami:

Virus covid memiliki getaran 5,5hz dan mati di atas 25,5hz.

Untuk manusia dengan getaran yang lebih tinggi, infeksi adalah iritan ringan yang akan segera hilang!

Alasan memiliki getaran rendah bisa jadi:

Ketakutan, Fobia, Kecurigaan

Kecemasan, Stres, Ketegangan.

Kecemburuan, Kemarahan, Benci, Keserakahan, Kemelekatan atau Rasa Sakit.


Jadi..kita harus mengerti untuk bergetar lebih tinggi, sehingga frekuensi yang lebih rendah tidak melemahkan sistem kekebalan kita.


Frekuensi bumi saat ini adalah 27,4hz.  tetapi ada tempat yang bergetar sangat rendah seperti:

Rumah Sakit

Pusat Bantuan

Penjara

Bawah tanah dll.

Di sinilah getaran turun menjadi 20hz, atau kurang.


Bagi manusia dengan getaran rendah, virus menjadi berbahaya.

Nyeri 0,1 hingga 2 hz.

Takut 0,2 hingga 2,2 hz.

Iritasi 0,9 hingga 6,8 hz.

Kebisingan 0,6 hingga 2,2 hz.

Kebanggaan 0.8 hz.

Superioritas 1.9 hz.


Getaran yang lebih tinggi di sisi lain adalah hasil dari perilaku berikut: 

Kedermawanan 95hz

Syukur 150 hz

Compassion 150 hz atau lebih.


Frekuensi Cinta dan welas asih untuk semua makhluk hidup adalah 150 Hz atau lebih.

Cinta tanpa syarat dan universal dari 205hz.

Tertawa tulus adalah 500hz.


Begitu..


Getar Lebih Tinggi !!!

Apa yang membantu kita bergetar tinggi?

Mencintai, Tersenyum, Berkah, Berterima Kasih, Bermain, Melukis, Bernyanyi, Menari, Yoga, Tai Chi, Meditasi, Berjalan dibawah sinar Matahari, Berolahraga, Menikmati alam, dll.


Makanan yang diberikan Bumi kepada kita : biji-bijian--sereal-kacang-kacangan-buah-buahan dan sayuran. 

Air minum: bantu kami bergetar lebih tinggi ..... !!


Getaran doa mulai dari 120 hingga 350hz.

Jadi bernyanyi, tertawa, cinta, bermeditasi, bermain, bersyukur, Bergetar tinggi .... !!


Informasi ini dikumpulkan & diedit oleh:

Naturotherapist Dr. Harshal Sancheti, Nasik 

Sumber asli informasi ini adalah dari buku Power Vs Force.

Berdasarkan Tesis Doktor David R Hawkins.

WAG Adalah Sub Keluarga Dalam Keluarga Dari Keluarga Besar

 


*BAGUS BANGET*

*DIBACA YA SAMPE SELESAI*


Seorang pria, yang biasanya secara teratur rajin menghadiri pertemuan keluarga tiba-tiba tanpa pemberitahuan apapun, mendadak berhenti berpartisipasi pada kelompok tsb.

Setelah beberapa minggu berlalu, pada suatu malam yang sangat dingin, ketua dari kelompok keluarga tsb memutuskan untuk mengunjunginya.

 Dia menemukan pria itu di rumah sendirian, duduk di depan perapian api yang menyala.

 Pria tsb menyambut sang ketua.  Beberapa saat berlalu, hanya ada keheningan yang diantara mereka.

 Kedua pria itu hanya duduk diam menyaksikan nyala api menari nari  di sekitar batang kayu yang berderak di perapian.

 Setelah beberapa menit sang ketua, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, berdiri lalu memeriksa bongkah bongkah kayu yang terbakar diperdiangan dan memilih salah satu yang paling menyala dan bersinar diantara bongkahan kayu lainnya, kemudian dengan menggunakan penjepit dia memindahkannya ke samping perapian. Lalu dia duduk kembali.

Tuan rumah hanya duduk diam sambil memperhatikan semuanya dengan tertarik.

Tak lama kemudian, nyala api dari  kayu yang disisihkan itu meredup dan lambat laun padam.

Dalam waktu singkat apa yang sebelumnya begitu terang dan panas berubah menjadi sepotong kayu mati, hitam tidak menarik.


 Sejak kedatangan sang ketua, tidak ada pembicaraan diantara mereka berdua, hanya beberapa patah kata yang terucap.

Sebelum bersiap untuk pamit dan pergi, sang ketua dengan penjepit tadi mengambil potongan kayu yang mati itu dan meletakkannya kembali di tengah kobaran api.  Dengan segera potongan kayu tsb disambar oleh jilatan api yang panas, dan tak lama kemudian menyala lagi, terkena nyala api & panas bara api di sekitarnya.


 Ketika sang ketua mencapai pintu untuk pergi, tuan rumah berkata: “Terima kasih atas kunjungan Anda dan pelajaran yang Anda berikan. Saya akan segera kembali datang ke pertemuan keluarga kita.”


*Mengapa grup itu begitu penting?*  *Sangat sederhana*:

_Karena setiap anggauta yang menarik diri dari grup/kelompoknya akan mengurangi api semangat & kehangatan dari dirinya sendiri dan dari anggauta lainnya_.

*Perlu diingatkan kepada anggota grup bahwa mereka adalah bagian dari nyala api itu, serta baik juga untuk mengingatkan diri kita sendiri bahwa kita semua bertanggung jawab untuk menjaga api tetap menyala, serta kita harus mendukung persatuan di antara grup kita sehingga apinya benar-benar kuat, efektif dan tahan lama*.


*GRUP JUGA ADALAH KELUARGA* 

“Tidak masalah jika terkadang kita merasa terganggu oleh begitu banyak pesan pesan,  pertengkaran dan kesalahpahaman.”

Yang penting adalah kita tetap terhubung.  Kita berada dalam grup untuk bertemu, bersilaturahmi, belajar, bertukar ide, atau sekadar untuk mengetahui bahwa kita tidak sendiri.

Hidup itu terasa lebih indah bila dilalui bersama teman & keluarga.


*Mari kita jaga terus nyala api ini 😘💕*

Wednesday, September 23, 2020

AHOK MEMANG "PELIT" DARI DULU

 
RP 500 M UNTUK BTP BEBENAH ?

Ada yang tanya di medsos. "Kenapa Ahok, ngegrutu Peruri 500 M, paperless. Jadi gak ngerti, kenapa ya?"

Jawabannya, sih gampang. 
Dari dulu, Ahok terkenal pelit. Memang ada yg pernah bilang Ahok royal? Gak ada.  

Uang rakyat diirit -irit. Tidak untuk foya foya apalagi untuk bancaan. Bukti pelitnya, sampai 3 saksinya:
1, Simpang  Susun Semanggi,  
2, Revitalisasi Lapangan Banteng, 
3,  Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo
       
Saking pelitnya, tidak sepeser pun uang rakyat dikeluarkan untuk 3 bangunan monumental tersebut.     

Dan ternyata pelitnya sampai sekarang tidak berubah..
Jadi, gak usah heran..

Tapi dari pembicaraan video kemarin, semuanya bisa dimengerti kecuali paperless dan Peruri.
Apa hubungannya Pertamina dengan Peruri? Jaka Sembung...

Jalan pikiran BTP sering bikin bingung. Bicaranya A, tapi lompatan pikirannya sudah ke Z
Kemana kira kira sasaran BTP?
Barangkali perlu dirunut dulu ..

Mendengar ucapan BTP tentang paperless, jelas BTP sedang mempersiapkan langkah besar utk Pertamina yang 'konvensiona'l ini.

Sepertinya, BTP akan melakukan terobosan revolusioner pada Pertamina dengan menerapkan sistim digital, paperless..

Paperless adalah cara kerja yang penggunaan kertasnya bukan saja dikurangi, bahkan ditiadakan sama sekali.

Bolpen tidak akan lagi memegang peran utama karena peranannya akan diambil alih oleh komputer dan gawai dan dokumen- dokumen akan disimpan dalam format file digital.
     Semua yg harus ditangatangani, baik dokumen penjualan, pembelian, kontrak, notulen dan lainnya, akan berupa tanda tangan digital.

Lantas, apa hubungannya paperless-nya  BTP dengan Peruri ?

Pertamina akan menggunakan Peruri Sign, tanda tangan digital yang diterbitkan Peruri yang telah tersertifikasi, sah secara hukum. Peruri Sign, platform milik Peruri dan penggunaannya mudah.

Ini beda dgn yang ada pada aplikasi lain atau memakai pen elektrik atau dipindai krn tidak ada sertifikasinya.

Saat ini, Peruri memang satu- satunya BUMN Penyelenggara Sertifikasi Elektronik yang telah terdaftar dan tersertifikasi di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika  Republik Indonesia melalui SK nomor 790 Tahun 2019.
Kompas.com 4 /5/2020

Sistim paperless memberi banyak keuntungan pada perusahan.     
     Misalnya, dari segi pengeluaran. Paperless mampu memangkas 60 persen biaya dibanding penggunaan kertas dan ramah lingkungan. 
     Selain itu, menghemat ruang kerja karena dokumen dokumen disimpan dalam file digital.

Dari segi efisiensi waktu..Tidak perlu lagi buang waktu mondar mandir saat sedang di luar kantor karena berkas cukup di 'sent ,' untuk ditandatangani digital lalu di 'sent' kembali. 
       Alasan sedang tidak di kantor atau bahkan sedang di luar negeri hanya akan jadi sekedar alasan basi.

Tapi kalau melihat BTP berkeras menerapkan sistim paperless, pasti BTP sudah mempelajari bahwa  manfaatnya bukan hanya sebatas efisiensi saja..

Mengejutkan.. !  Ternyata dengan diberlakukannya sistim paperless , kebocoran yang bisa terjadi pada penggunaan kertas, misalnya, memalsukan tangan dokumen penjualan atau pembelian, tidak akan terjadi jika tanda tangan sudah berupa digital.

Karena tanda tangan digital memiliki sifat layaknya sidik jari yaitu hanya 1 tanda tangan yang identik. Setiap tanda tangan memiliki algoritma masing- masing yang dikeluarkan oleh Certification Authority (CA) sehingga kemungkinan untuk dipalsukan mendekati nol.
       Cara ini mampu menyelamatkan pencurian uang Pertamina.

Kalau pun sampai terjadi korupsi,  maka mulai pada hari transaksi dilakukan yang proses tanda tangannya harus melalui server,  pelaku akan hidup was was karena  bukti kejahatannya tersimpan di server.. 

Apa pun yang dilakukan, baik menandatangani atau mengubah dan pada siapa ditujukan, filenya akan terecord, tersimpan di server yang kemudian dengan rajin akan mengirim laporan laporan tersebut . Dan ini semua tidak bisa dihapus.

Jika selama ini ada koruptor yang lolos karena bukti2nya dihilangkan , maka dengan tanda tangan digital itu tidak bisa lagi terjadi. 
Cukup minta bukti file dikirim kembali... tidak bisa disangkal

Menerapkan sistim paperless dan tanda tangan digital pada Pertamina, ibetul betul pemikiran yang luar biasa. 2 jempol untuk gagasan BTP.

Kalau boleh usul pada pak Jokowi, ide ini bagus sekali untuk diterapkan karena sistim tanda tangan digital ini
mengunci semua pelaku pencurian atau koruptor utk masuk.

Salut pada langkah langkah BTP untuk terobosan revolusioner anti penyangkalan ini..
(tapi kog Rp 500 M ya.. Itu 0,5 T)

Semoga saja tidak ada yang berniat menjegal upaya BTP menutup keran keran kebocoran demi kemajuan Pertamina.

Tuesday, September 22, 2020

Ingat tgl 28 Oktober bulan depan ini....batas yg diberikan oleh pemerintah yg sah kpd Cendana dan kroni2nya untuk menyerahkan semua aset/kekayaan/uang rakyat


Dan ingat .tgl 28 Oktober bulan depan ini....batas yg diberikan oleh pemerintah yg sah kpd Cendana dan kroni2 nya untuk menyerahkan semua aset/kekayaan/uang rakyat yg diperoleh secara ilegal 
Bila tidak..akan disita untuk Negara (dan skrng sudah pada diblokir)

Ini juga yg buat mereka semua lagi pada kegerahan  dan juga karena jubir nya (Riziq) yg masih tinggal indekost (dibayarin Tommy terus) di Saudi sudah dibredel oleh pemerintah Saudi agar tidak banyak bicara

PEREMPUAN RAJAWALI TANPA RASA GENTAR

Ahok habis bikin geger lewat kegarangannya soal Pertamina. Tapi ada orang lain yang nyali rajawalinya lebih dahsyat lagi, dan itupun dilakukannya tanpa gegap-gempita.
Dia seorang perempuan rajawali, namanya Sri Mulyani - yang dengan perkasa pernah menghadang pangeran Cendana. Sri mengamankan trilyunan uang negara. Dikutip dari laman resmi Setkab, pemerintah berhasil mengamankan uang negara senilai Rp 1,2 triliun dari rekening TPN yang diblokir di Bank Mandiri.

Sri juga mencegah Bambang Trihatmojo untuk bepergian ke luar negeri terkait piutang negara atas penyelenggaraan SEA Games XIX tahun 1997. Dan Bambang pun menggugatnya ke PTUN.
......
Sri tentunya sadar dengan segenap resiko yang harus dihadapi dengan keberaniannya itu. Namun nampaknya amanah bangsa dan negara lebih membuatnya takut. 

Kita butuh banyak pemimpin yang bukan hanya kompeten - tapi bernyali rajawali seperti Sri - yang mendahulukan amanah dibanding rintangan atau kepentingan apapun. 
Terus terbang Sri, rakyat mendukungmu.
By : HT
https://amp.kontan.co.id/news/begini-kisah-menkeu-sri-mulyani-merampas-rp-12-triliun-dari-tommy-soeharto

Makanya akan ada demo 'mereka' 20 Okt dan Kasad sudah siap sama Kapolri

Urutan pertama dalam daftar pemimpin politik terkorup di dunia.

SOEHARTO yang pernah berkuasa selama tiga dekade di Indonesia menempati urutan pertama dalam daftar pemimpin politik terkorup di dunia. Tidak tanggung-tanggung, daftar pemimpin politik terkorup yang nama resminya adalah Prakarsa Penemuan Kembali Kekayaan Yang Dicuri (Stolen Asset Recovery Initiative) itu di luncurkan di gedung Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Senin waktu setempat.

Sekjen PBB Ban Ki-moon, Presiden Bank Dunia Robert B. Zoellick dan Direktur Kantor PBB untuk Obat-obatan Terlarang dan Kejahatan (UNODC) Antonio Maria Costa, serta para pejabat tinggi sejumlah negara anggota PBB, termasuk Deputi Watap RI untuk PBB, Adiyatwidi Adiwoso, dan Direktur Perjanjian Internasional Deplu RI Arif Havas Oegroseno.

Daftar tersebut mencantumkan “Mohammad Soeharto (1967-1998)” pada urutan teratas tabel “Perkiraan Dana yang Kemungkinan Dicuri dari sembilan Negara”. Diperkirakan selama berkuasa Soeharto menggelapkan tak kurang 15 miliar dolar AS hingga 35 miliar dolar AS uang negara.

Temuan PBB dan Bank Dunia itu menyebutkan perkiraan total PDB Indonesia setiap tahun selama Soeharto berkuasa, 1970-1998, sebesar 86,6 miliar dolar AS.

Presiden Bank Dunia Robert B. Zoellick mengatakan bahwa StAR Initiative dapat membantu memperkuat kemampuan tim nasional suatu negara untuk mengembalikan harta yang dicuri.

Untuk itu, ujar Zoellick, diperlukan antara lain dukungan perundang-undangan di negara yang bersangkutan, pelatihan dan peningkatan kemampuan bagi pihak-pihak terkait di bidang hukum serta kerjasama antar-negara dalam mengumpulkan kembali kekayaan yang diparkir di suatu negara tertentu.

Ketika menjawab pertanyaan, Direktur UNODC Antonio Maria Costa mengatakan, pengembalian kekayaan yang diparkir di luar negeri juga akan memerlukan perjanjian ekstradisi antara negara-negara yang bersangkutan.
Berikut ini adalah 10 pemimpin politik dunia terkorup versi PBB dan Bank Dunia itu

1. Mohamad Soeharto (1967-1998), dana yang digelapkan 15-35 miliar dolar AS.
2. Ferdinand Marcos dari Filipina (1972-1986) dana yang digelapkan sekitar-10 miliar dolar AS.
3. Mobutu Sese Seko dari Zaire (1965-1997) dana yang digelapkan sekitar 5 miliar dolar AS.
4. Sani Abacha dari Nigeria (1993-1998) dana yang digelapkan 2-5 miliar dolar AS.
5. Slobodan Milosevic dari Serbia/Yugoslavia (1989-2000) dana yang digelapkan sekitar 1 miliar dolar AS.
6. Jean-Claude Duvalier dari Haiti (1971-1986) dana yang digelapkan sekitar 300-800 juta dolar AS.
7. Alberto Fujimori dari Peru (1990-2000) dana yang digelapkan sekitar 600 juta dolar AS.
8. Pavio Lazarenko dari Ukraina (1996-1997) dana yang digelapkan sekitar 114 hingga 200 juta dolar AS.
9. Arnoldo Aleman dari Nikaragua (1997-2002) dana yang digelapkan sekitar 100 juta dolar AS.
10. Joseph Estrada dari Filipina (1998-2001) dana yang digelapkan sekitar 70 hingga 80 juta dolar AS.

HAHAAAA...., BOHIRNYA PARA KADAL GURUN JUARA DUNIA KORUPSI... EDUUUN...!!!!

https://www.google.com/amp/s/teguhtimur.com/2007/09/18/versi-pbb-soeharto-terkorup-di-dunia/amp/
https://m.cnnindonesia.com/nasional/20181207044538-20-351756/sejarawan-soeharto-kepala-negara-terkorup-di-dunia
https://m.detik.com/news/berita/d-4322222/soal-korupsi-di-era-soeharto-ini-hasil-riset-ketua-pukat-ugm
https://republika.co.id/berita/n85dwn/soeharto-diktator-terkorup-sedunia-abad-ke20

Sunday, September 20, 2020

Anies harus dihukum karena melanggar PSBB dan Protokol Kesehatan.



Pers Release.
Untuk diwartakan segera.

Anies harus dihukum karena melanggar PSBB dan Protokol Kesehatan.

Kepala Badan Kepegawaian Provinsi DKI Jakarta, Khaidir angkat bicara soal jenazah Sekda provinsi Jakarta Saefullah yang wafat pada tanggal 16 September 2020 dan  dinyatakan positif Covid 19  dibawa ke Balai Kota untuk mendapatkan penghormatan terakhir yang dikritik  oleh saya.  Saya mengatakan bahwa seharusnya sesuai  protokol kesehatan dan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jenasah Saefullah  karena sudah dinyatakan positif Covid 19 langsung dibawa ke pemakaman di TPU. Sikap Anies Baswedan yang meminta jenasah  Saefullah mampir ke balaikota untuk mendapatkan penghormatan dari Anies Baswedan adalah sikap sombong juga sekaligus bodoh.  Sebuah kesombongan, seharusnya Anies Baswedan yang masih hidup itu mendatangi dan memberi penghormatan terakhir ke rumah sakit. Atau Anies Baswedan bisa lakukan penghormatan  bersiap di tepi jalan di rumah sakit sambil mobil jenasah berjalan menuju ke TPU. Para tenaga kesehatan, perawat dan dokter saja yang wafat terkena Covid 19 karena bekerja  menolong penderita Covid 19 langsung dibawa ke pemakaman di TPU. Para kerabat dari perawat dan dokter itu mendatangi ke rumah sakit berdiri di tepi jalan untuk memberi penghormatan terakhir kepada jenasah yang akan dibawa langsung ke TPU. Sebuah kebodohan karena tindakan Anies Baswedan itu justru melanggar peraturan gubernur yang dibuatnya sendiri tentang Pembatasan Sosial Beskala Besar (BSPP) sebagaimana diatur dalam Pergub Jakarta penerapan pengetatan PSBB  mengacu Peraturan Gubernur Ibukota Jakarta Nomor 88 Tahun 2020 atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta serta Pergub Jakarta  no.41 tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi atas pelanggatan terhadap PSBB di Jakarta. Tindakan bodoh gubernur Jakarta, Anies Baswedan itu melanggar Undang-undang (UU) no.6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan serta UU no. 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

"Itu orang yang mengkritiknya saja yang artinya tidak paham kepada etika birokrasi dan tidak paham adat istiadat ketimuran," kata Khaidir kepala badan kepegawaian pemprov Jakarta menanggapi kritik.saya terhadap bosnya pada hari  Kamis, 17 September 2020. Khaidir juga mengatakan  bahwa jenazah almarhum Sekda Saefullah dengan mobil ambulans itu sudah sesuai dengan protokol kesehatan bahkan jenazah itu tidak dibuka dan tetap di dalam peti mati. Mencermati sikap dan tanggapan Khaidir ini saya jadi tertawa geli sendiri. "Zaman yang terbuka  seperti sekarang  ini kok masih banyak orang jadi pejabat publik,  sama bodohnya dengan bosnya dan menjilat membela kesalahan bosnya? Pantas saja Jakarta terus hancur dan terus menjadi zona hitam pandemi Covid 19 karena dikelola oleh pejabat yang sangat tidak cerdas dan tega mengorbankan hidup warganya", pikir saya dalam hati. Padahal ketika mau menerapkan kembali PSBB di Jakarta 13 Septembe  2020 Anies Baswedan sebagai gubernur Jakarta  berkoar-koar menyalahkan warga yang tidak taat protokol kesehatan dan sikap pemerintah pusat yang mendahulukan ekonomi ketimbang kesehatan dalam menangani pandemi Covid 19. Sementara apa yang dikoar-koarkan Anies Baswedan tidak sejalan dengan perilakunya yang sombong menunjukkan kekuasaannya sebagai gubernur yang bisa semaunya memerintah serta  membawa jenasah Sekda Saefullah dan boleh mengumpulkan membuat kerumunan ratusan orang dibalaikota Jakarta. 

Coba kita perhatikan dengan jelas ketentuan dan pernyataan Anies  Baswedan terhadap penetapan pemberlakuan PSBB di Jakarta. Sehari setelah itu ada tindakan tidak konsisten yang membuat apara pemprov dikesankan pilih-pilih dalam menerapkan aturan PSBB. Tanggal 17 September 2020 ada dua pengusaha rumah makan yang terjaring razia yustisi yang dilakukan petugas pemprov Jakarta  di kawasan Ciracas. Kedua pengusaha rumah makan itu  divonis bersalah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis 17 Septembe 2020 karena kedapatan menyediakan tempat makan di tempat dan menyebabkan kerumunan orang. Mereka divonis bersalah dan dianggap terbukti melanggar aturan PSBB sebagaimana  diatur Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 41 Tahun 2020 tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid-19 di Jakarta. Atas pelanggaran itu mereka dihukum denda administrasi. Satu pengusaha itu mendapat sanksi segel tiga kali 24 jam dan denda Rp 5.000.000 dan pengusaha satunya  lagi kena sanksi segel tiga kali 24 jam dan denda Rp. 500.000.

Bahkan sering kita saksikan di media massa warga sampai menangis dan memohon agar jenasah anggota keluarga bisa dibawa mampir ke rumah duka. Tetapi pihak aparat pemprov tidak mengizinkan atas nama protokol kesehatan dan akan menimbulkan kerumunan para pelayat, ditakutkan menjadi klaster penyebaran Covid 19. Banyak warga Jakarta  yang dihukum atas nama pelanggaran menimbulkan kerumunan, tidak menggunakan masker dan tidak boleh memberi penghormatan terakhir keluarganya yang wafat dan dinyatakan positif Covid 19. Tetapi pada tanggal 16 September 2020 gubernur Jakarta Anies dengan sombong dan bodoh menampakan pelanggaran terbuka terhadap kebijakan PSBB yang dibuatnya sendiri dan melanggar  UU. Sudah jelas bahwa Anies Baswedan sebagai gubernur Jakarta, pada tanggal 13 September 2020 berkoar-koar  menyatakan di Jakarta mulai Senin  14 September 2020, kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua pekan ke depan hingga 27 September 2020. Salah satu yang jadi poin penting dalan aturan PSBB ketat yang dikoar-koarkan Anies Baswedan adalah tidak boleh ada kegiatan dengan  kerumunan orang lebih dari 5 orang di area publik. Jelas pada tanggal 16 September 2020 itu Anies Baswedan telah dengan sengaja mengumpulkan dan membuat kerumunan  ratusan orang di balaikota Jakarta yang mau memberi penghormatan kepada jenasah Sekda Saefullah. Juga secara terbuka  gubernur Jakarta melanggar protokol kesehatan membawa jenasah Sekda Saefullah yang sebelumnya dinyatakan positif Covid 19 ke balaikota Jakarta. 

Salah satu yang jadi poin penting dalam pelaksanaan  PSBB adalah pembatasan aktivitas di restoran, kafe, dan rumah makan, di tempat bekerja atau area publik lainnya. Atas sikap sombong Anies Baswedan tersebut jelas sudah melanggar Pergub Jakarta  no.41 tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi atas pelanggaran terhadap PSBB di Jakarta. Sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat 2,3,4 Pergub Jakarta no.41 tahun 2020 menyatakan bahwa 
(1) Setiap pimpinan tempat kerja pada tempat kerja/kantor yang 
tidak dikecualikan yang melanggar penghentian sementara 
aktivitas bekerja di tempat kerja selama pemberlakuan pelaksanaan 
PSBB dikenakan sanksi administratif berupa: 
a. penghentian sementara kegiatan berupa penyegelan 
kantor/tempat kerja; dan 
b. denda administratif paling sedikit Rp5.000.000,00 (lima juta 
rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta 
rupiah). 

(2) Dalam hal tempat kerja/ kantor yang dikecualikan dari 
penghentian sementara aktivitas bekerja di tempat kerja 
selama pemberlakuan pelaksanaan PSBB tidak melaksanakan 
kewajiban penerapan protokol pencegahan penyebaran Corona 
Virus Disease 2019 (COVID- 19), pimpinan tempat kerja 
dikenakan sanksi administratif berupa teguran tertulis dan 
denda administratif paling sedikit Rp25.000.000,00 (dua puluh 
lima juta rupiah) dan paling banyak Rp50.000.000,00 (lima 
puluh juta rupiah). 
(3) Pemberian sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada 
ayat (1) dan ayat (2) dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja, 
Transmigrasi dan Energi dengan pendampingan dari Perangkat 
Daerah terkait. 
(4) Penyegelan kantor/tempat kerja sebagaimana dimaksud pada 
ayat (1) berlaku sampai dengan berakhirnya pemberlakuan PSBB.

Nah kita berharap ada tindakan tegas dan sanksi tegas atau setidaknya peringatan tegas terhadap Anies Baswedan yang sudah melanggar UU serta Pergub Jakarta yang dia buat sendiri. Jika tidak ada tindakan tegas atau setidaknya peringatan tegas atas perilaku sombong Anies Baswedan pada tanggal 16 September 2020  itu akan menjadi preseden buruk di mata masyarakat. Perilaku melanggar hukum dan melanggar protokol kesehatan itu akan memicu pelanggaran dan pembangkangan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid 19. Kita lihat dan tunggu saja apakah akan ada tindakan tegas dan peringatan tegas atau kita semua sebagai rakyat  diam saja, pemerintah diam saja? Ya kita tunggu dan lihat bersama. 




Jakarta, 20 September 2020
Azas Tigor Nainggolan.
Ketua FAKTA.

PKI ITU LAHIR DARI SAREKAT ISLAM.



Biar mata kadrun dan HTI melek...!!
PKI ITU LAHIR DARI SAREKAT ISLAM.
(Oleh Ahmad Yusuf)

Menyambung tulisan saya bahwa "HTI adalah PKI masa kini".

Banyak yang salah mengartikan bahwa Komunis itu adalah atheis. "Komunisme" itu adalah ideologi yang tujuan utamanya adalah terciptanya masyarakat dengan aturan kepemilikan bersama. Tidak ada kelas sosial, semua rata.

Sedangkan "Atheisme" adalah pandangan yang tidak mengakui adanya Tuhan.

Lalu kenapa komunis selalu disamakan dengan atheis ? 

Itu mungkin karena pernyataan Karl Marx, bapak komunisme dunia, yang mengatakan "Agama adalah candu bagi masyarakat". Jadi stigma bahwa komunis adalah atheis ini berlangsung sejak lama, kemungkinan juga bagian dari propaganda politik.

Banyak juga yang tidak tahu bahwa Partai Komunis Indonesia atau PKI, sebenarnya lahir dari kelompok "Sarekat Islam". Sarekat Islam adalah organisasi besar pada masanya dimana disana melahirkan tokoh besar pula semisal HOS Tjokroaminoto.

Pada tahun 1920 di Yogyakarta, Sarekat Islam mengadakan kongres. Dua kader SI, yaitu Semaoen dan Haji Agus Salim menyusun dasar baru organisasi, yang menyepakati bahwa Kapitalisme harus dilawan. 

Semaoen ini adalah ketua umum pertama PKI. Jadi bisa disimpulkan apa agamanya dia.

Semaoen kemudian mendirikan Partai Komunis Indonesia. Jabatan Semaoen sebagai ketua partai ini membuat Abdul Muis, tokoh SI Bandung, marah. Dia meminta Semaoen untuk tidak rangkap jabatan.

Akhirnya pada kongres berikutnya diputuskan bahwa mereka yang tergabung di partai komunis harus keluar dari Sarekat Islam.

Semaoen tidak terima dikeluarkan begitu saja. Ia membentuk Sarekat Islam Merah, dan mempengaruhi kongres SI di Madiun tahun 1923. Kongres digambarkan ribut dan saling serang. Mirip-miriplah dengan pemilihan ketua DPR sekarang 😀

Akhirnya berpisahlah Sarekat Islam dan PKI. SI sendiri berubah menjadi Partai Sarikat Islam Indonesia (PSII). Dalam buku "Manuskrip Sejarah PKI (1920-1965), Busjarie Latif mengatakan 35 ribu anggota SI gabung ke dalam Partai Komunis Indonesia.

Jika melihat sejarah, anggota Partai Komunis bukan tidak percaya Tuhan. Mereka bahkan sebagian besar beragama Islam karena berasal dari Sarekat Islam. Masuknya mereka ke PKI karena semangat melawan Kapitalisme, bukan karena tidak percaya Tuhan..

Jadi saya senyum-senyum saja ketika ada seorang teman yang saya tahu dia anggota HTI berteriak, bahwa HTI tidak mungkin PKI, karena HTI berTuhan sedangkan PKI tidak. Berarti dia belum pernah baca sejarah terbentuknya PKI..

Lalu kenapa temanku itu tidak mampu memahami bahwa HTI itu sangat mungkin adalah PKI masa kini yang berbaju agama ?

Karena dia "mur kecil" dalam sebuah organisasi besar seperti Hizbut Thahrir sehingga tidak mampu melihat visi HTI yang sangat mirip dengan PKI dahulu, yang sama-sama ingin mengganti Pancasila. 

Mungkin juga temanku yang suka teriak-teriak "khilafah" itu tidak paham, apa sih maksudnya khilafah itu ? 😂😂 Buatnya keren aja jika kelihatan revolusioner.

Kalau sudah paham bahwa anggota2 PKI juga banyak yang bertauhid, lalu mau ngeles kayak gimana kalau PKI itu sudah pasti tidak berTuhan ?

Makanya sering-seringlah ngopi, biar agak cerdas sedikit... 😂😂

PAK ANIES MULAI GELISAH DENGAN PETISI PENCOPOTANNYA YG DI TTD 130.000 LEBIH WARGA DKI...

Ini mungkin yg dimaksud People power ya ???
_____
PAK ANIES MULAI GELISAH DENGAN PETISI PENCOPOTANNYA YG DI TTD 130.000 LEBIH WARGA DKI... 

Ini link petisinya: https://www.change.org/p/joko-widodo-copot-anies-baswedan-sebagai-gubernur-dki-jakarta

Petisi Ini belum apa2 Pak Anies... cuma sekian persen dari penduduk DKI yg kehilangan hak2nya ketika anda menjabat.

Anda tahu bahwa kini kami warga DKI sudah merugi banyak sekali. Sebab hak kami berkeluhkesah dengan bebas lewat APLIKASI QLUE telah anda renggut dengan paksa! Kamj tak bisa lagi meminta gubernur kami menindak tegas petugas PEMDA yang semena2 dengan kami dalam melayani setiap keperluan kami. Misalkan,  e-KTP yg tak jadi2 sangat sulit kami claim!!! 

Dulu waktu ada aplikasi qlue, jangan kan e-KTP yg gak jadi2.... lampu mati di jalanan saja bisa dengan cepat diperbaiki anak buah Gubernur kami. Kini... BORO2 kami bisa claim, pak... pak!!! Kami hanya bisa mengelus dada lihat SAMPAH yg berserakan di jalanan... tanpa bisa berbuat apa2... 

Anda itu Gubernur yang sibuk menaikkan rating diri anda sendiri di kalangan anda sesama orang2 yang selalu menyinyiri pak Jokowi... mungkin anda sedang ingin mendapat simpati agar banyak orang agar mendukung anda menjadi capres suatu hari nanti, sehingga anda melupakan hak2 kami sebagai warga yg wajib anda pikirkan hak2nya.....

Balaikota saja telah anda GEMBOK untuk kami berbarengan dengan penggembokan transparansi pengeluaran APBD DKI. Kami tidak bisa memonitor tiap rupiah yg anda keluarkan. Kami malah serinf dibuat shock dengan uang kami yg malah anda pakai utk MENGOBATI DAN MENYUMBANG PERUSUH2 LUAR DAERAH YG MENGOBRAK ABRIK KOTA KAMI!!! Anda tak punya perasaan sama sekali. Perusuh dan perusak kok anda bantu... lah kami ini gimana pak???? Mau kerja saja DITEROR oleh mereka... padahal kami ini PENYUPPORT PEMASUKAN DKI... lah mereka itu apa? Ujug2 datang membuat aktifitas kami TERGANGGU!!! 

Pak Anis.... apa anda tidak mencatat hal apasaja yg telah dilakukan gubernur kami sebelumnya yang telah membuat kami bangga menjadi warga DKI??? CATAT DONG PAK... dan LANJUTKAN! Supaya kami tetap mendapatkan hak2 kami.... 

Kami sakjane udah putus harapan dengan bapak... sebab anda gak bakalan mendengarkan keluhan kami... kalo kami harus mencatat penurunan kwalitas kepemimpinan sejak anda menjabat... maka hanya lelah yg ajan melanda bathin kami. Apalagi kubu anda yg kejinya minta ampun dalam menghina kami serta mengolok2 kami dengan TAKFIRI nya sebab mendukung gubernur non muslim.

Kami bukan warga yg tak tahu berterimakasih pak. Jika anda berbuat baik dg kami, tentunya kami akann sangat berterimakasih meski dulu kami tak memilih anda. Tapi... sayangnya anda telah membenarkan kekhawatiran kami akan pelayanan DKI yang MENURUN DRASTIS KELAK JIKA GUBERNUR KAMI TAK MENJABAT LAGI.... 

Apa yg anda kerjakan malah mempertonton banyak hal2 negatif yg semakin membenarkan kekhawatiran kami : "tuuuh kan ape gue bilang.... tebu manis diganti kayu lapuk!! Hilang semua hak2 loe... KJP hilang... KJS hilang.... QLUE hilang... PBB gratis hilang.... pelayanan maksimal hilang.... balaikota hilang.... Jakarta malah dijadiin SARANG TERORIS MERUSAK DAN MEMBUNUH!!!!"

Udah ah pak... capek kami... sebaiknya anda tau dirilah... 

SalamPetisiIndahWargaDKI

http://medan.tribunnews.com/2019/05/27/anies-angkat-bicara-soal-petisi-pencopotannya-penandatangan-di-changeorg-sudah-130000-lebih
Tolong sebarkan biar warga DKI rame2 nurunin
http://medan.tribunnews.com/2019/05/27/anies-angkat-bicara-soal-petisi-pencopotannya-penandatangan-di-changeorg-sudah-130000-lebih

Friday, September 18, 2020

Ahok Ungkap Borok Direksi Pertamina

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membuka aib manajemen Pertamina dari mulai melobi menteri hingga persoalan gaji direksi.

Pernyataan tersebut Ahok ungkapkan dalam akun YouTube POIN pada Senin (14/9). Menurut Ahok, dirinya sebagai Komisaris Utama tidak mengetahui perubahan posisi direksi Pertamina. Pasalnya, direksi langsung melobi menteri untuk urusan pergantian posisi.

"Ganti direktur bisa tanpa kasih tahu saya. Saya sempat marah-marah juga. Direksi-direksi semua mainnya lobi ke menteri, karena yang menentukan itu menteri," ujarnya dikutip dari YouTube, Selasa (15/9).

Ahok mengungkap selain direksi, komisaris pun rata-rata titipan dari kementerian-kementerian terkait.

Selain itu, Ahok mempermasalahkan pula soal pencopotan jabatan, namun tidak ada perubahan gaji dari karyawan.

Dia memisalkan jabatan direktur utama anak perusahaan Pertamina dengan gaji Rp100 juta lebih dicopot.

"Masa dicopot gaji masi sama. Alasannya karena orang lama. Ya harusnya gaji mengikuti jabatan Anda kan. Tapi mereka bikin gaji pokok gede semua. Jadi bayangin gaji sekian tahun gaji pokok bisa Rp75 juta. Dicopot, gak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja nih," papar Ahok.

Ahok mengakui sistem tersebut yang akan dia ubah di Pertamina. Selain itu, dia pun akan memotong birokrasi soal pangkat. Menurutnya, nantinya sistem pangkat akan melalui jalur lelang terbuka.

Selain perkara gaji, Ahok pun sempat menyinggung soal utang perseroan.

"Udah utang US$16 miliar. Tiap kali otaknya minjem duit. Saya kesel nih," ujar Ahok.

Menurut Ahok, ada 12 cekungan yang bisa dieksplorasi dengan potensi minyak dan gas bumi.


"Ngapain di luar negeri. Jangan-jangan ada komisi beli-beli minyak," ungkapnya.

Ahok pun sempat menyinggung untuk membubarkan Kementerian BUMN dan mengganti seperti sistem di Singapura yang memiliki Temasek Holding.

"Kalau bisa Kementerian BUMN dibubarkan. Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation," pungkasnya.

CNNIndonesia sudah berupaya untuk meminta penjelasan ke Ahok atas pernyataannya tersebut. CNNIndonesia.com juga sudah berupaya meminta penjelasan ke Juru Bicara Pertamina Fajriah Usman untuk meminta penjelasan atas masalah itu/

Tapi sampai dengan berita diturunkan, yang bersangkutan belum menjawabnya.

Source : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200915180732-85-546851/ahok-ungkap-borok-direksi-pertamina

MENGAPA TIONGKOK CEPAT SEKALI MENJADI NEGARA MAJU SAMPAI BISA BERSAING DENGAN AMERIKA SERIKAT


TANYA: 
MENGAPA TIONGKOK CEPAT SEKALI MENJADI NEGARA MAJU SAMPAI BISA BERSAING DENGAN AMERIKA SERIKAT?

JAWAB:
(0leh DAVID WIDIHANDOJO, Ph.D)
Saya coba jawab pertanyaan ini. Untuk itu kita perlu mulai dari masa kepemimpinan Mao. Oleh karena Mao lah yang meletakkan dasar-dasar yang kokoh bagi pembangunan Tiongkok, yaitu:

PERTAMA: 
Kemandirian dan Kepercayaaan Diri. Tiongkok membangun dibawah tekanan embargo Barat, 1949 - 1975. Ini adalah periode yang penting karena mereka memilih untuk tidak menyerah dan aktif membuat sendiri semua kebutuhannya. Pemerintah menempuh kebijakan Import Substitution Industry - industri dibangun untuk substitusi kebutuhan impor. Ini menjadi pengalaman nasional yang sangat baik untuk mandiri dalam teknologi dan ekonomi sehingga tidak tergantung pada negara lain.

Di bawah pemerintahan Mao, periode 1949 - 1975, pembangunan ekonomi dilakukan dalam visi dan perencanaan jangka panjang dengan meletakan dasar-dasar pembangunan terlebih dahulu, yaitu: 

1. Pertanian: difokuskan untuk kemandirian pangan. Pertumbuhan produktivitas pertanian sangat mengesankan sehingga Tiongkok sampai saat ini mampu menyediakan pangan yang cukup bagi 1,4 milyar orang rakyatnya. 

2. Pembangunan industri dasar untuk menopang industri manufaktur, misalnya baja, mesin industri, semen, bahan kimia, bahan baku plastik, dll. Sampai saat ini industri dasar Tiongkok mandiri dalam memasok kebutuhan industri manufaktur.

Embargo juga mendorong kemandirian dalam beberapa bidang teknologi lainnya. Sebagai contoh, Tiongkok satu-satunya negara yang di dunia, yang internetnya didominasi oleh perusahaan sendiri. Sekalipun WA, Google, Amazon, tetap dapat diakses dan ada konsumennya tapi sangat kecil. Rakyat Tiongkok lebih suka dengan Baidu, WeChat, Alipay, Alibaba, Youku dsb.

AS juga melarang Tiongkok untuk ikut memanfaatkan International Space Station (ISS). Tiongkok mengambil langkah sendiri untuk mandiri dibidang space exploration. Kini space exploration Tiongkok sangat berkembang dan handal. Bahkan NASA akan memakai China Spacecraft Chang'e 4 untuk misi ke bulan (lihat, SCMP, 16 Januari 2019). Kini Tiongkok termasuk dalam 3 negara di dunia yang memiliki program space exploration yang canggih.

Sementara ISS eksklusif hanya untuk AS dan sekutunya; China Space Station (CSS) terbuka untuk negara lain. United Nations Office for Outer Space Affairs pada tanggal 28 Mei 2018 mengundang mereka yang berminat melakukan eksperimen di China Space Station (CSS) dan sampai saat ini sudah 42 proposal riset masuk dari 27 negara yang mendaftar untuk mengirimkan tim saintisnya melakukan penelitian diluar angkasa. Selain Eropa, misal Austria; juga ada dari dunia ketiga, seperti Iran, Pakistan dsb. Kini space exploration terbuka lebar untuk negara-negara sedang berkembang, bukan hanya untuk AS, Russia dan Eropa.

Embargo ekonomi membuat Tiongkok mandiri, percaya diri dan bangkitnya nasionalisme. Inilah semangat nasional yang mendasari pembangunan Tiongkok selanjutnya.

KEDUA: 

Efektifnya Birokrasi Negara. Pada saat Tiongkok berada dibawah tekanan Barat yang jauh lebih kuat. Harapan rakyat Tiongkok terletak pada negara. Oleh karena hanya negara yang kuat dan efektif dapat melindungi dan menyelamatkan rakyatnya. Mao sangat menyadari hal ini sehingga rejimnya sibuk menata ulang dan memperbaiki birokrasi yang ada.

Martin Jacques, peneliti dari London School of Economics Asia Research Centre, mengemukakan bahwa negara Tiongkok adalah negara yang paling efektif, program apapun yang dikemuka kan presiden untuk jalan, pasti berhasil (lihat, Martin Jacques. When China Rules the World: The Rise of the Middle Kingdom and the End of the Western World. Penguin Books Ltd. London, 2009, bab 6 & 7).

Sebagai contoh, pada September tahun 2013 di Kazakhstan, Xi Jinping berkata proyek OBOR akan menghubungkan Tiongkok dan Eropa melalui darat. Pada bulan April 2015, kereta cargo pertama dari Chongqing, Tiongkok tiba di Duisburg, Jerman (corridors/2018/03/15/ince-regular-silk-road-train/?gdpr=accept) Dua tahun kemudian pada tanggal 18 Januari 2017, kereta cargo dari Yiwu, Tiongkok masuk kota London (business-38654176).

Keefektifan birokrasi negara Tiongkok adalah pilar utama yang menopang pembangunan Tiongkok. Inilah faktor utama yang menopang kecepatan Tiongkok dalam memberantas kemiskinan sehingga berhasil membebaskan 800 juta rakyatnya dari kemiskinan dalam waktu 30 tahun. Kemudian mentargetkan hapusnya kemiskinan di Tiongkok tahun 2020.

Program-program pembangunan Tiong kok tidaklah istimewa. Ada banyak negara sedang berkembang telah melakukan program yang sama. Namun dengan hasil yang jauh berbeda. Penyebabnya terletak pada keefektifan birokrasi negara dalam menjalankan program tsb. Tingkat efektifitas inilah yang menyebabkan perbedaan kedalaman dalam memahami permasalahan dan perbedaan dalam pengembangan teknik dan strategi untuk penyelesaian masalah. Semua faktor ini akan berujung pada perbedaan tingkat prestasi, yang diukur pada kecepatan penyelesaian masalah dan kualitas dari hasil yang diperoleh.

KETIGA: 

Hapusnya Diskriminasi Jender. Diskriminasi jender dihapuskan oleh Mao sehingga Tiongkok dapat memanfaatkan seluruh (100%) bakat/talenta rakyatnya. Bayangkan saja rata-rata jumlah wanita ditiap negara di dunia ini sekitar 55% dari total pemduduk. Jika negara membangun masih dalam konteks diskriminasi ter hadap wanita maka negara hanya me manfaatkan bakat/talenta dari 45% rakyat nya. Tentu akan tertinggal jauh oleh mereka yang mampu memanfaatkan 100% bakat/talenta rakyatnya.

Keberhasilan Tiongkok dalam penyetaraan jender ini nampak dari tingginya prosentase wanita di posisi manajemen senior. Berdasarkan data Grant Thornton, 51% posisi manajemen senior di Tiongkok dipegang oleh wanita. Ini adalah yang tertinggi di dunia karena di Amerika Utara hanya 21%, Eropa 25%, Turki 30%, India 19%, Latin Amerika, 23% ASEAN 32%, Australia 22% dan rata-rata dunia 24% (Grant Thornton International Business Report 2013, Women in Senior Management: Setting the Stage for Growth).

Keberhasilan pembangunan Tiongkok dapat dilihat sebagai keberhasilan negara melepas enerji seluruh rakyatnya, baik pria maupun wanita. Ini menjelaskan mengapa tiap hari muncul sekitar 12,000 startup baru, tiap minggu ada ribuan produk baru bermunculan di pasar-pasar dan menjamurnya industri rumahan yang memproduksi berbagai produk baru bagi pasar. Semua ini berujung pada kuatnya daya saing komersial Tiongkok di pasar global.

KEEMPAT: 

Meratanya pendidikan & pelatihan. Setiap sekolah, kursus, balai latihan kerja dan universitas terbuka bagi seluruh lapisan rakyatnya asal lolos tes. Biaya pendidikan ditanggung negara. Dengan demikian setiap orang, asalkan lolos tes, bisa menempuh pendidikan dan pelatihan. Dengan demikian baik dari segi ilmu pengetahuan yang menopang penelitian maupun ilmu terapan yang menopang pelatihan ketrampilan/skill terbuka penuh untuk dipelajari oleh mereka yang berminat.

Itulah sebabnya Tiongkok kini mendominasi publikasi jurnal ilmiah. Pada tahun 2016 Tiongkok mempublikasikan 426,000 studi atau 18.6% dari Elsevier's Corpus Database sedangkan AS 409,000. (articles/ d41586–018–00927–4). Ditahun yang sama, Tiongkok men dominasi patent 42.8% atau 1,338,503 sedangkan AS hanya 19.4% atau 605,571 patent (patents/).

Dari segi ketrampilan, para buruh Tiongkok memiliki tingkat ketrampilan yang sangat tinggi. Tingkat ketrampilan yang tinggi itu hanya mungkin didapatkan jika mereka (para buruh) juga memiliki ilmu (knowledge) yang matang. Apple membutuhkan 230,000 buruh dengan tingkat ketrampilan yang tinggi untuk merakit IPhone. Ketrampilan ini sangat spesifik, buruh harus memiliki pengetahu an cara kerja smartphone dan trampil me rakit komponennya. Apple hanya butuh " in overnight," untuk merekrut 230,000 buruh yang siap kerja. Mereka hanya butuh overview tentang IPhone dan langsung siap merakit sehingga sangat efisien karena tidak butuh persiapan/pelatihan yang lama. Hal semacam ini tidak mungkin terjadi di negara lain ataupun AS .().

Data di atas menunjukkan dengan jelas dalamnya penguasaan ilmu pengetahuan, ilmu terapan dan ketrampilan yang tinggi di kalangan rakyat Tiongkok. Ini semua hanya mungkin terwujud karena negara berperan aktif memberikan pendidikan dan pelatihan kepada semua warganya, baik kaya maupun miskin. Wajib sekolah ditingkat pendidikan dasar dan menengah, kesempatan untuk melanjut kan ke akademi untuk terapan maupun universitas hingga pelatihan-pelatihan kerja bagi buruh. Tentu dengan ditopang subsidi negara kepada kelompok miskin sehingga semua orang mendapatkan kesempatan. Semua ini tidak mungkin terjadi jika negara menyerahkan pendidikan & pelatihan ke pasar (liberalisasi pendidikan).

Dengan latar belakang semacam ini, pada tahun 1980, Deng Xiaoping meluncurkan reformasi. Deng memperkenalkan pragmatisme kepada rakyat Tiongkok. Semboyannya yang terkenal, "Tidak peduli kucing putih atau hitam, yang penting, efektif menangkap tikus (koruptor)." Selain itu juga Deng mengajak semua untuk fokus membangun ekonomi.

Itu sebabnya, pada saat negara sedang berkembang lainnya sibuk berpolitik, berdebat sosialisme vs kapitalisme, terjebak kedalam konflik antar ras dan agama. Tiongkok sibuk membangun karena mereka dengan pragmatis melihat bahwa saat ini yang perlu digarap adalah ekonomi supaya bebas dari kemiskinan.

Reformasi, keterbukaan, transformasi dan pertumbuhan produktivitas (lihat, Keyu Jin, Forty years after Deng. 18 Des 2018). Adalah 4 faktor yang mendorong lajunya pembangunan Tiongkok. Oleh karena Tiongkok telah memiliki dasar yang kokoh. Keterbukaan, reformasi diberbagai bidang, transformasi menuju ekonomi dengan teknologi yang lebih tinggi dan produktivitas menyebab kan ledakan enerji 1.4 milyar penduduk Tiongkok, mereka berbondong-bondong menjadi pengusaha untuk membanjiri pasar dunia sampai hari ini.

Tiongkok terus melaju dari negara miskin menjadi negara dengan pendapatan menengah dan berhasil melewati "middle income trap." Dari segi teknologi, The World Economic Forum melaporkan pada tahun 2016 Tiongkok memiliki 4.7 juta lulusan ( new graduates) STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics) ini yang tertinggi di dunia; bandingkan AS 568,000, dan Indonesia 206,000 ("Future Tech Dominance-China Outnumbered USA in STEM Grads 8 to 1 and by 2030 15 to 1"  2017/08/future-tech-dominance-china-outnumber-usa-stem-grads-8-to-1-and-by-2030–15-to-1.html) Lulusan STEM adalah mereka yang akan melahirkan terobosan teknologi. Itulah sebabnya lompatan teknologi Tiongkok sangat cepat, 5G, AI, kereta cepat, konstruksi, space exploration, renewable energy, dsb.

Di bawah kepemimpinan Xi Jinping Tiongkok lebih agresif di kancah global. Dengan BRICS, AIIB, dan yang paling berdampak adalah Belt & Road Initiative (BRI). BRI mencakup 70 negara di Asia, Russia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa. Amerika Latin sedang dalam proses untuk bergabung, termasuk Selandia Baru.

Tujuan utama Tiongkok dengan BRI dan pembangunan Afrika - bukan seperti yang dikatakan media Barat kolonisasi ataupun debt trap karena negara yang terjebak hutang akan miskin. Mahathir Mohamad mengatakan dengan tegas, "Kami berdagang dengan Tiongkok selama 2000 tahun lebih dan mereka tidak menjajah atau memperbudak kami. Tapk baru satu tahun kami berdagang dengan Barat, mereka sudah menjajah dan memper budak kami." (Mahathir Mohamad, "I'd Side with Rich China over Fickle US," SCMP, 8 March 2019).

Tiongkok berpikir out-of-box, Tujuan utama Tiongkok adalah membangun pasar yang lucrative. Jadi Tiongkok lebih senang 1.2 milyar penduduk Afrika menjadu kaya raya sehingga akan ter bentuk 600 - 900 juta kelas menengah yang mengkonsumsi produk Tiongkok. 

Pada saat 1.4M pasar Tiongkok bergabung dengan 1.2 M pasar Afrika, terbentuklah 2.6 M pasar yang lucrative - bayangkan jika ditambah dengan BRI akan menjadi 5.5 M. Proyek BRI membangun inter-connectivity sehingga akan diperoleh sistem transport asi yang efektif dan efisien, yang me mungkinkan terjadi pengiriman produk secara murah.

Semua faktor diatas yi manufacturing yang efisien, pasar raksasa, sistem transportasi & komunikasi yang efisien, tenaga kerja dengan knowledge & skill yang prima. Semuanya akan berujung pada agglomerasi ekonomi dimana bisnis dan industri serta R&D Centers mengelompok di pusat ekonomi. Karena adanya efisiensi, stabilitas dan akses ke pasar yang besar serta lucrative. Inilah yang sedang dalam proses, inilah yang akan menjadikan Tiongkok sebagai pusat dunia melalui sebuah proses yang tanpa kekerasan.

Kekuatan Tiongkok terletak pada ekonomi nya yang kuat, efisien dan produktif sehingga bisa terus berkembang dengan batas yang belum nampak, seperti dikata kan Kevin Rudd, "Clearly, China is unstopable now," (Kevin Ruud, "China Rise and a New World Order" La Trobe UniversityInclusive Resource Development, Project No. 51713, 26 Oct 2017).
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=533291440542748&id=100015856903596

Tags

Analisis Politik (275) Joko Widodo (150) Politik (106) Politik Baik (64) Berita Terkini (59) Pembangunan Jokowi (55) Jokowi (52) Lintas Agama (31) Renungan Politik (31) Perang Politik (29) Berita (27) Ekonomi (25) Anti Radikalisme (24) Pilpres 2019 (23) Jokowi Membangun (22) Perangi Radikalisme (22) Pembangunan Indonesia (21) Surat Terbuka (20) Partai Politik (19) Presiden Jokowi (19) Lawan Covid-19 (18) Politik Luar Negeri (18) Bravo Jokowi (17) Ahok BTP (14) Debat Politik (14) Radikalisme (13) Toleransi Agama (12) Caleg Melineal (11) Menteri Sri Mulyani (11) Perangi Korupsi (11) Berita Hoax (10) Berita Nasional (9) Education (9) Janji Jokowi (9) Keberhasilan Jokowi (9) Kepemimpinan (9) Politik Kebohongan (9) Tokoh Dunia (9) Denny Siregar (8) Hidup Jokowi (8) Anti Korupsi (7) Jokowi Hebat (7) Renungan (7) Sejarah Penting (7) Selingan (7) Ahok (6) Health (6) Perangi Mafia (6) Politik Dalam Negeri (6) Gubernur DKI (5) Jokowi Pemberani (5) KPK (5) Khilafah Makar (5) Kisah Nyata (5) Lawan Radikalisme (5) NKRI Harga Mati (5) Negara Hukum (5) Partai PSI (5) Pengamalan Pancasila (5) Pilkada (5) Refleksi Politik (5) Teknologi (5) Anti Teroris (4) Bahaya Khalifah (4) Berita Baru (4) Dugaan Korupsi (4) Indonesia Maju (4) Inspirasi (4) Kebudayaan Indonesia (4) Lagu Jokowi (4) Mahfud MD (4) Menteri Pilihan (4) Pancasila (4) Pendidikan (4) Pileg 2019 (4) Politik Identitas (4) Sejarah (4) Tokoh Masyarakat (4) Tokoh Nasional (4) Vaksin Covid (4) Adian Napitupulu (3) Adudomba Umat (3) Akal Sehat (3) Analisa Debat (3) Artikel Penting (3) Atikel Menarik (3) Biologi (3) Brantas Korupsi (3) Covid-19 (3) Demokrasi (3) Dewi Tanjung (3) Hukum Karma (3) Karisma Jokowi (3) Kelebihan Presiden (3) Kesaksian (3) King Of Infrastructur (3) Lagu Hiburan (3) Makar Politik (3) Melawan Radikalisme (3) Musibah Banjir (3) Nasib DKI (3) Nasihat Canggih (3) Negara Maju (3) Negara Makmur (3) Nikita Mirzani (3) PKN (3) Pembubaran Organisasi (3) Pemilu (3) Pendidikan Nasional (3) Pendukung Jokowi (3) Penegakan Hukum (3) Poleksos (3) Politik Adudomba (3) Rekayasa Kerusuhan (3) Rencana Busuk (3) Revisi UUKPK (3) Sederhana (3) Tanggung Jawab (3) Testimoni (3) Tokoh Revolusi (3) Waspada Selalu (3) Ada Perubahan (2) Agenda Politik (2) Akal Kebalik (2) Akal Miring (2) Anggaran Pemprov (2) Antusias Warga (2) Arsitektur Komputer (2) Basmi Mafia (2) Basmi Radikalisme (2) Beda Partai (2) Berita Internasional (2) Budiman PDIP (2) Capres Cawapres (2) Cinta Tanah Air (2) Dasar Negara (2) Denny JA (2) Erick Thohir (2) Etika Menulis (2) Filsafat (2) Fisika (2) Free Port (2) Gerakan Budaya (2) Gereja (2) Himbauan (2) Information System (2) Isu Sara (2) Jaga Presiden Jokowi (2) Jalan Toll (2) Jenderal Pendukung (2) Jihat Politik (2) Jokowi Commuter (2) Jokowi Guru (2) Jokowi Motion (2) Kabinet II Jokowi (2) Kasus Hukum (2) Kasus Korupsi (2) Kehebatan Jokowi (2) Kemajuan Indonesia (2) Kemanusiaan (2) Kerusuhan Mei (2) Komputer (2) Komunikasi (2) Kriminalisasi Ulama (2) Langkah DPRD-DPR (2) Lawam Penghianat Bangsa (2) Lawan Fitnah (2) Mafia Indonesia (2) Media Sosial (2) Menteri Susi (2) Merakyat (2) Miras (2) Motivasi (2) Nilai Rupiah (2) Olah Raga (2) Opini (2) Pembangunan Pasar (2) Pemimpin Pemberani (2) Pengadilan (2) Pengatur Strategi (2) Penjelasan TGB (2) Penyebar Hoax (2) Perangi Terroriis (2) Pidato Jokowi (2) Political Brief (2) Politik ORBA (2) Program Jokowi (2) Raja Hutang (2) Ruang Kesehatan (2) Sampah DKI (2) Selengkapnya (2) Sertifikat Tanah (2) Simpatisan Jokowi (2) Suka Duka (2) Sumber Kekuasaan (2) Survey Politik (2) Tegakkan NKRI (2) Tenaga Kerja (2) Tirta Memarahi DPR (2) Toll Udara (2) Transparan (2) Ucapan Selamat (2) Ulasan Permadi (2) Ultah Jokowi (2) Undang Undang (2) Adek Mahasiswa (1) Aksi Gejayan (1) Aksi Makar (1) Alamiah Dasar (1) Ancaman Demokrasi (1) Andre Vincent Wenas (1) Anggarana Desa (1) Anies Dicopot (1) Ansor Banten (1) Antek HTI (1) Anti Cina (1) Anti Terrorris (1) Anti Vaksin (1) Anti Virus (1) Arti Corona (1) Aset BUMN (1) Atheis (1) BIN (1) BTP (1) Bahasa Indonesia (1) Bahaya Isis (1) Bangkitkan Nasionalisme (1) Bangsa China (1) Bank Data (1) Bantu Dishare (1) Basuki Tjahaya Purnama (1) Bawah Sadar (1) Bencana Alam (1) Berani Karena Jujur (1) Berani Melapor (1) Binekatunggal Ika (1) Bintang Mahaputera (1) Bisnis (1) Bongkar Gabeneer (1) Bravo Polri (1) Bravo TNI (1) Breaking News (1) Budiman Sujatmiko (1) Bumikan Pancasila (1) Bunuh Diri (1) Busana (1) Buya Syafii Maarif (1) Calon Menteri (1) Cari Panggung Politik (1) Cctvi Pantau (1) Cendekia (1) Croc Brain (1) Cudu Nabi Muhammad (1) Cybers Bots (1) Daftar Tokoh (1) Dagang Sapi (1) Danau Toba (1) Data Base (1) Demo Bingung (1) Demo Gagal (1) Demo Mahasiswa (1) Demo Nanonano (1) Demokrasi Indonesia (1) Deretan Jenderal (1) Dewan Keamanan PBB (1) Digital Divelovement (1) Dosa Kolektif (1) Dubes Indonesia (1) Ekologi (1) Extrimis (1) FBR Jokowi (1) Faham Khilafah (1) Filistinisme (1) Filosofi Jawa (1) Fund Manager (1) G30S/PKI (1) GPS Tiongkok (1) Gagal Faham (1) Gaji Direksi (1) Gaji Komisaris (1) Gaya Baru (1) Gelagat Mafia (1) Geografi (1) Gerakan (1) Gerakan Bawah Tanah (1) Gibran (1) Grace Natalie (1) Gubernur Jateng (1) Gus Nuril (1) Gusti Ora Sare (1) HTI Penunggang (1) Hadiah Tahun Baru (1) Hari Musik Nasional (1) Hiburan (1) Hukuman Mati (1) Hypnowriting (1) Identitas Nusantara (1) Illegal Bisnis (1) Ilmu Pengetahuan (1) Ilusi Identitas (1) Imperialisme Arab (1) Indonesia Berduka (1) Indonesia Damai (1) Indonesia Hebat (1) Injil Minang (1) Intermezzo (1) Internet (1) Intoleransi (1) Investor Asing (1) Islam Nusangtara (1) Istana Bogor (1) Isu Agama (1) Isu Politik (1) J Marsello Ginting (1) Jadi Menteri (1) Jalur Gaza (1) Jangan Surahkan Indonesia (1) Jembatan Udara (1) Jenderal Moeldoko (1) Jenderal Team Jkw (1) Jilid Milenial (1) Jiplak (1) Jokowi 3 Periode (1) Jokowi Peduli (1) Jualan Agama (1) Jurus Pemerintah (1) Jusuf Kalla (1) Kadrun (1) Kambing Hitam (1) Kampus Terpapar Radikalisme (1) Kasus BUMN (1) Kasus Keluarga (1) Kebusukan Hati (1) Kecelakaan (1) Kehilangan Tuhan (1) Kehilangan WNI (1) Kekuasaan (1) Kekuatan China (1) Kemengan Jokowi (1) Kena Efisensi (1) Kepribadian (1) Keputusan Pemerintah (1) Kerusuhan 22 Mei (1) Kesaksian Politikus (1) Keseahatan (1) Ketum PSI (1) Kitab Suci (1) Kode Etik (1) Komnas HAM (1) Komunis (1) Konglomerat Pendukung (1) Kopi (1) Kota Bunga (1) Kota Misteri (1) Kota Modern (1) Kota Zek (1) Kredit Macet (1) Kuliah Uamum (1) Kunjungan Jokowi (1) Kurang Etis (1) LPAI (1) Lagu Utk Jokowi (1) Lahan Basah (1) Larangan Berkampanye (1) Larangan Pakaian (1) Lawan Rasa Takut (1) Leadership (1) Legaci Jokowi (1) Lindungi Jokowi (1) Lintas Dinamika (1) Luar Biasa (1) MPG (1) Mabok Agama (1) Mafia Ekonomi (1) Mafia Tanah (1) Mahakarya (1) Mahkamah Agung (1) Manfaat Vaksin (1) Mari Tertawa (1) Masa Kampanye (1) Masalah BUMN (1) Matematika (1) Membunuh Sains (1) Mempengaruhi Musuh (1) Mempengaruhi Orang (1) Mendisplinkan Siswa (1) Mengharukan (1) Menghasut Pemerintah (1) Menghina Lambang Negara (1) Mengulas Fakta (1) Menjaga Indonesia (1) Menjaga Jokowi (1) Menjelang Pemilu (1) Menjlang Pelantikan (1) Menko Polhukam (1) Menteri (1) Menteri Agama (1) Menteri Sosial (1) Menydihkan (1) Mesin Pembantai (1) Minuman Keras (1) Model Tulisan (1) Muhamad Ginting (1) Mumanistik (1) Muslim Prancis (1) Musu RI (1) Musuh Dlm Selimut (1) Obat Tradisional (1) Oligarki (1) Omnibus Law (1) Oramas Terlarang (1) Orang Baik (1) Orang Beragama (1) Orang Bodoh (1) Orang Kaya (1) Ormas Islam (1) Otak Kebalik (1) Overdosis Haram (1) PHK dan Buruh (1) Palestina (1) Panduan (1) Pantau Jakarta (1) Para Makar (1) Parawisata (1) Partai Baru (1) Partai Komunis (1) Pasar Murah (1) Pelarian (1) Pembayaran Utang Negara (1) Pembela Rakyat (1) Pembumian Pancasila (1) Pemerintahan Jayabaya (1) Pemilihan Presiden (1) Pemprov DKI (1) Pencerahan (1) Pencucian Uang (1) Pendukung Lain (1) Penebaran Virus so (1) Pengacau Negara (1) Pengalaman (1) Pengangguran (1) Pengaruh (1) Pengertian Istilah (1) Pengertian Otoritas (1) Penggulingan Rezim (1) Penghianat Bangsa (1) Pengobatan (1) People Power (1) Perang Dunia III (1) Perangi Tetroriis (1) Peraturan (1) Perayaan Natal (1) Percobaan (1) Perguruan Tinggi (1) Peringatan Keras (1) Peristiwa Mei 1998 (1) Pernikahan (1) Pernyataan ISKA (1) Pertamina (1) Pertemuan Politik (1) Pesan Gus Nuril (1) Pesan Habib (1) Peta Politik (1) Pidato Prisiden RI (1) Pil Pahit Srilanka (1) Pilkada 2018 (1) Pilkada Solo (1) Pilpres Curang (1) Pimpinan MPR (1) Politik Agama (1) Politik Catur Jkw (1) Politik Kepentingan (1) Politik LN (1) Politik Uang (1) Politikus (1) Pollitik (1) Profesional (1) Propaganda (1) Propaganda Firehose (1) Psikoanalisa (1) Psikologi Praktis (1) Puisi (1) Pulau Terindah (1) Quick Count (1) RUU Kadrun (1) Raja Bonar (1) Raja Debat (1) Raksasa (1) Rakyat Kecil (1) Realita Politik (1) Rekam Jejak (1) Rekapitulasi DPS (1) Reklamasi Pulau (1) Relawan Jokowi (1) Remix Sunda (1) Rendah Hati (1) Reungan Politik (1) Rhenald Kasali (1) Risma (1) Ruhut P Sitompul (1) Saksi Yehuwa (1) Sangat Canggih (1) Scandal BLBI (1) Seharah Pers (1) Sehat Penting (1) Sejarah Politik (1) Sekilas Info (1) Selamat Imlek (1) Sembuhkan Jiwasraya (1) Seni (1) Seniman Bambu (1) Shanzhai (1) Sidak Harga (1) Sidang MPR (1) Sigmun Freud (1) Silaturahmi (1) Sistem Informasi (1) Skema Kerusuhan (1) Skenario 22 Mei (1) Skenario Demonstrans (1) Skripsi (1) Soekarno (1) Stasiun KA (1) Suku Minang (1) Sumber Inspirasi (1) Super Power (1) Superkarya (1) Syirianisasi (1) System Informasi (1) TKA Siapa Takut (1) Tahun Kampret (1) Taliban (1) Tanda Kehormatan (1) Tanda Zaman (1) Tanggapan Atas Pidato (1) Tanya Jawab (1) Tebang Pilih (1) Teori Kepribadian (1) Terkaya Indonesia (1) Terorisme (1) Terrorisme (1) Tidak Becus Kerja (1) Tindakan Makar (1) Tingkat Kemiskinan (1) Tinjauan Filsafat (1) Tips dan Trik (1) Toleransi Identitas (1) Travelling (1) Tuan Rumah (1) Tukang Kayu (1) UU Cipta Kerja (1) Ucapan Gong Xi Fat Choi (1) Ulama Bogor (1) Ulasan Berita (1) Ulasan Suriah (1) Ustadz Bangsa (1) Via Vallen (1) Virus Covid-15 (1) Wajib Baca (1) Wakil Tuhan (1) Wali Kota (1) Wanita Kartini (1) Wewenang (1) Yusril Blakblakan (1)