Latest News

Selengkapnya Diteruskan DI NEWS.TOPSEKALI.COM

Showing posts with label Penyebar Hoax. Show all posts
Showing posts with label Penyebar Hoax. Show all posts

Sunday, August 2, 2020

Juragan Hoax Dihukum

Akhirnya JURAGAN HOAX baju Laundry seragam China  di kelapa Gading terkulai lesu karena TERCIDUX

Selamat yah Makan Gratis di PRODEO

Polisi menangkap seorang tersangka berinisial AC karena menyebarkan hoaks. Pria 35 tahun itu ditangkap karena menyebarkan video yang menunjukkan banyak baju tentara China dilaundry di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam penelusuran polisi informasi yang dibagikan AC di media sosial tidak benar. Baju tentara dalam video bukan pakaian tentara China melainkan Korea Selatan. Lalu lokasi pencuciannya juga bukan di Kelapa Gading.

"Atas dasar ahli bahasa, kami lakukan proses, mendalami, menelusuri, darimana sumber berita disebarluaskan sehingga kami menemukan tersangka AC, 35, tinggal di Jakarta Timur. Tersangka ini kami lakukan pelacakan, kemudian akhirnya temukan tersangka dan tangkap," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Hardi Susianto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/7).

Budhi mengatakan, AC bukanlah pembuat materi video tersebut. Tersangka mengaku hanya ikut membagikan agar orang lain waspada tanpa tahu kebenaran isi video tersebut.

"Jadi motifnya adalah dia ingin menyampaikan informasi yang sebenarnya dia terima juga dari orang lain, tapi belum dia cross check. Tapi dia anggap seolah-olah sudah benar, sehingga dia sebarkan. Sehingga menyebar ke medsos dan viral," kata Budhi.

Perbuatan AC dinilai polisi sebagai bentuk menyebarkan kebencian dan permusuhan di masyarakat. Ia dijerat dengan Pasal 45 a ayat (2) jo Pasal 28 UU ITE.

"Ancaman hukuman maksimal 6 tahun (penjara)" kata Budhi.

https://kumparan.com/kumparannews/polisi-tangkap-penyebar-hoaks-baju-tentara-china-di-laundry-di-kelapa-gading-1ttjQD6HiNt
POLITIKANDALAN.BLOGSPOT.COM
_------+-------

Wednesday, May 15, 2019

KENAPA KAUM TERDIDIK DAN RAJIN IBADAH MENJADI PENYEBAR HOAX ?



KENAPA KAUM TERDIDIK DAN RAJIN IBADAH MENJADI PENYEBAR HOAX ?

Tulisan bagus Oleh : Kiyai Jamaluddin Mohammad

Seorang doktor lulusan Timur Tengah aktif sekali mengirim berita-berita hoax di hampir semua group WA yang ia ikuti. Kawan satu almamaternya dulu mencoba mengingatkan bahwa berita-berita yang ia share adalah hoax, tapi ia hanya menanggapi, “Saya tahu. Sekarang kan kita sedang berperang. Dalam perang apapun boleh dilakukan, termasuk membunuh orang.”

Inilah salah satu alasan kenapa hoax tumbuh subur, mudah sekali menyebar, dan gampang beranak-pinak. Dalam kasus di atas, hoax disebarluaskan justeru oleh orang berpendidikan tinggi. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Kemenkominfo, kalangan terpelajar (S1) justeru yang banyak terpapar hoax. Mengapa? Ada banyak teori menjelaskan soal ini.

Sekarang ini, terutama dalam pergaulan di media sosial, kita memasuki sebuah era yang orang menyebutnya “post-truth” (pasca kebenaran). “Post” di situ bisa diartikan “setelah” atau “melampaui”. Di era post truth orang tidak lagi peduli pada “kebenaran” sebuah fakta. Bahkan, orang tidak lagi mempermasalahkan atau mempertanyakan “kebenaran”.

Jika Abad Modern ditandai sebuah diktum dari Descartes “cogito ergo sum” (aku berpikir maka aku ada), era post-truth mundur kembali sebelum Abad Modern. Kebenaran tidak lagi diukur berdasarkan nalar dan rasionalitas, melainkan ditentukan emosi dan perasaan. Jika sebuah informasi didapat sesuai kepentingan dan perasaan, ia akan dengan mudah diterima dan disebarluaskan meskipun secara nalar kacau dan tidak sesuai dengan fakta (hoax)

Hoax bukan sekadar kabar bohong karena orang yang memproduksi atau yang menyebarluaskan tidak merasa bahwa ia sedang berbohong. Orang berbohong masih mengakui kebenaran. Ia hanya berusaha menyembunyikan kebenaran itu. Namun, bagi pembuat dan penyebar hoax, tidak akan pernah merasa dan mau mengakui bahwa ia sedang mengelabui kebenaran. Ia tidak peduli bahkan bersikap masa bodoh dengan kebenaran, karena ia sedang bermain-main dengan emosi, perasaan, dan kepentingan.

Oleh karena itu, tidaklah aneh dalam Pilpres ini kita menghadapi sekelompok orang yang mengatasnamakan dan mengidentifikasi diri sebagai “moslem cyber army” (MCA) yang sampai hari ini masih getol memproduksi dan menyebarluaskan hoax.

Bukankah berbohong, menyebar fitnah dan mengadu domba dilarang islam? Mengapa mereka mengaku muslim? Sebagai muslim yang waras dan masih mengakui nilai-nilai luhur islam tentu akan terus menjaga keselarasan dan keseimbangan antara ajaran dan praktik keagamaan. Muslim yang waras tidak menyerang hoax dengan hoax karena sama halnya menghianati nilai-nilainya sendiri. Sebaliknya, ia akan konsisten menjunjung tinggi kebenaran, bersikap dan bertindak jujur, selalu menjaga perdamaian dan keharmonisan.

Meskipun mengaku sedang memperjuangkan islam, nilai-nilai tersebut tidak berlaku bagi pembuat hoax. Ia akan bersikap dan bertindak masa bodoh asalkan tujuan dan cita-cita politiknya tercapai. Dalam imajinasinya Pilpres kali ini adalah “perang” melawan musuh Islam. Untuk membuat, menciptakan, dan menyeret orang dalam situasi perang, maka dibuatlah hoax-hoax bahwa lawan politik mereka “anti-Islam”, “keturunan orang kafir”, “mengkriminalisasi ulama”, dll.

Hoax-hoax itu dibuat dan dijadikan senjata untuk menjatuhkan lawan politik. Menurut mereka, dalam situasi perang apapun boleh dilakukan. Prinsip mereka “al-harbu khid’atun” (perang adalah tipu muslihat).

Mereka tidak tahu dalam perang sekalipun, Nabi Muhammad SAW tetap patuh dan memperhatikan etika perang, seperti tidak boleh merusak tempat ibadah, membunuh anak-anak, perempuan dan manula, menebang pohon, dll.

Jadi, bersikap masa bodoh, menghalalkan segala cara, mengabaikan nilai-nilai dan norma-norma agama bukanlah ajaran islam. Apalagi hanya untuk persoalan politik praktis. Namun, saya yakin sekali, logika seperti ini tidak akan diterima mereka.

Dalam imajinasi kelompok “islam politik”, selama sebuah negara atau pemerintahan belum menerapkan “ syariat islam” (syariat dalam pengertian mereka) maka masih disebut negara/pemerintah “jahiliyyah” atau bahkan “darul harb” (negara perang). Bagi mereka, perjuangan menuju cita-cita politik adalah perjuangan menegakkan agama.

Orang atau kelompok orang yang tidak setuju atau mencoba menghalang-halangi mereka langsung dicap musuh Islam yang harus “diperangi”. Bahkan, bagi kalangan Jihadis, mereka disebut “taghut” yang halal darahnya.

Islam politik menganggap seluruh ajaran, praktik juga simbol-simbol keagamaan sebagai bagian dari identitas politik. Salat sebagai ritual keagamaan individual (ibadah mahdah) saja dimaknai sebagai pesan dan identitas politik. Sejatinya bukan agama yang mereka pejuangkan melainkan “psudo agama” sebagai bungkus kepentingan politik

Inilah alasan kenapa saya tidak Golput pada Pilpres kali ini. Ada satu keadaan yang memaksa saya berhadapan dengan petualang-petualang politik berjubah agama yang bersekutu dengan “thanos” untuk merebut dan menghancurkan rumah bersama bernama PBNU (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45).
https://politikandalan.blogspot.com/2019/05/kenapa-kaum-terdidik-dan-rajin-ibadah.html
Sumber
https://islami.co/kaum-terdidik-taat-ibadah-penyebar-hoax/

Tags

Analisis Politik (275) Joko Widodo (150) Politik (106) Politik Baik (64) Berita Terkini (59) Jokowi (58) Pembangunan Jokowi (54) Lintas Agama (31) Renungan Politik (31) Perang Politik (29) Berita (27) Ekonomi (25) Anti Radikalisme (24) Pilpres 2019 (23) Jokowi Membangun (22) Perangi Radikalisme (22) Pembangunan Indonesia (21) Surat Terbuka (20) Partai Politik (19) Presiden Jokowi (19) Lawan Covid-19 (18) Politik Luar Negeri (18) Bravo Jokowi (17) Ahok BTP (14) Debat Politik (14) Radikalisme (13) Toleransi Agama (12) Caleg Melineal (11) Menteri Sri Mulyani (11) Perangi Korupsi (11) Berita Hoax (10) Berita Nasional (9) Education (9) Janji Jokowi (9) Keberhasilan Jokowi (9) Kepemimpinan (9) Politik Kebohongan (9) Tokoh Dunia (9) Denny Siregar (8) Hidup Jokowi (8) Anti Korupsi (7) Jokowi Hebat (7) Renungan (7) Sejarah Penting (7) Selingan (7) imlek (7) Ahok (6) Health (6) Perangi Mafia (6) Politik Dalam Negeri (6) Gubernur DKI (5) Jokowi Pemberani (5) KPK (5) Khilafah Makar (5) Kisah Nyata (5) Lawan Radikalisme (5) NKRI Harga Mati (5) Negara Hukum (5) Partai PSI (5) Pengamalan Pancasila (5) Pilkada (5) Refleksi Politik (5) Teknologi (5) hmki (5) kota tangsel (5) natal (5) pengurus (5) peresmian (5) relawan (5) Anti Teroris (4) Bahaya Khalifah (4) Berita Baru (4) Dugaan Korupsi (4) Indonesia Maju (4) Inspirasi (4) Kebudayaan Indonesia (4) Lagu Jokowi (4) Mahfud MD (4) Menteri Pilihan (4) Pancasila (4) Pendidikan (4) Pileg 2019 (4) Politik Identitas (4) Sejarah (4) Tokoh Masyarakat (4) Tokoh Nasional (4) Vaksin Covid (4) Adian Napitupulu (3) Adudomba Umat (3) Akal Sehat (3) Analisa Debat (3) Artikel Penting (3) Atikel Menarik (3) Biologi (3) Brantas Korupsi (3) Breaking News (3) Covid-19 (3) Demokrasi (3) Dewi Tanjung (3) Hukum Karma (3) Karisma Jokowi (3) Kelebihan Presiden (3) Kesaksian (3) King Of Infrastructur (3) Lagu Hiburan (3) Makar Politik (3) Melawan Radikalisme (3) Musibah Banjir (3) Nasib DKI (3) Nasihat Canggih (3) Negara Maju (3) Negara Makmur (3) Nikita Mirzani (3) PKN (3) Pembubaran Organisasi (3) Pemilu (3) Pendidikan Nasional (3) Pendukung Jokowi (3) Penegakan Hukum (3) Poleksos (3) Politik Adudomba (3) Rekayasa Kerusuhan (3) Rencana Busuk (3) Revisi UUKPK (3) Sederhana (3) Tanggung Jawab (3) Testimoni (3) Tokoh Revolusi (3) Waspada Selalu (3) barongsai (3) jakarta (3) Ada Perubahan (2) Agenda Politik (2) Akal Kebalik (2) Akal Miring (2) Anggaran Pemprov (2) Antusias Warga (2) Arsitektur Komputer (2) Basmi Mafia (2) Basmi Radikalisme (2) Beda Partai (2) Berita Internasional (2) Budiman PDIP (2) Capres Cawapres (2) Cinta Tanah Air (2) Dasar Negara (2) Denny JA (2) Erick Thohir (2) Etika Menulis (2) Filsafat (2) Fisika (2) Free Port (2) Gerakan Budaya (2) Gereja (2) Himbauan (2) Information System (2) Isu Sara (2) Jaga Presiden Jokowi (2) Jalan Toll (2) Jenderal Pendukung (2) Jihat Politik (2) Jokowi Commuter (2) Jokowi Guru (2) Jokowi Motion (2) Kabinet II Jokowi (2) Kasus Hukum (2) Kasus Korupsi (2) Kehebatan Jokowi (2) Kemajuan Indonesia (2) Kemanusiaan (2) Kerusuhan Mei (2) Komputer (2) Komunikasi (2) Kriminalisasi Ulama (2) Langkah DPRD-DPR (2) Lawam Penghianat Bangsa (2) Lawan Fitnah (2) Mafia Indonesia (2) Media Sosial (2) Menteri Susi (2) Merakyat (2) Miras (2) Motivasi (2) Nilai Rupiah (2) Olah Raga (2) Opini (2) Pembangunan Pasar (2) Pemimpin Pemberani (2) Pengadilan (2) Pengatur Strategi (2) Penjelasan TGB (2) Penyebar Hoax (2) Perangi Terroriis (2) Pidato Jokowi (2) Political Brief (2) Politik ORBA (2) Program Jokowi (2) Raja Hutang (2) Relawan Jokowi (2) Ruang Kesehatan (2) Sampah DKI (2) Selengkapnya (2) Sertifikat Tanah (2) Simpatisan Jokowi (2) Suka Duka (2) Sumber Kekuasaan (2) Survey Politik (2) Tegakkan NKRI (2) Tenaga Kerja (2) Tirta Memarahi DPR (2) Toll Udara (2) Transparan (2) Ucapan Selamat (2) Ulasan Permadi (2) Ultah Jokowi (2) Undang Undang (2) amandemen (2) jokowi 3p (2) jokpro (2) news (2) perjuangkan (2) Adek Mahasiswa (1) Aksi Gejayan (1) Aksi Makar (1) Alamiah Dasar (1) Ancaman Demokrasi (1) Andre Vincent Wenas (1) Anggarana Desa (1) Anies Dicopot (1) Ansor Banten (1) Antek HTI (1) Anti Cina (1) Anti Terrorris (1) Anti Vaksin (1) Anti Virus (1) Arti Corona (1) Aset BUMN (1) Atheis (1) BIN (1) BTP (1) Bahasa Indonesia (1) Bahaya Isis (1) Bangkitkan Nasionalisme (1) Bangsa China (1) Bank Data (1) Bantu Dishare (1) Basuki Tjahaya Purnama (1) Bawah Sadar (1) Bencana Alam (1) Berani Karena Jujur (1) Berani Melapor (1) Binekatunggal Ika (1) Bintang Mahaputera (1) Bisnis (1) Bongkar Gabeneer (1) Bravo Polri (1) Bravo TNI (1) Budiman Sujatmiko (1) Bumikan Pancasila (1) Bunuh Diri (1) Busana (1) Buya Syafii Maarif (1) Calon Menteri (1) Cari Panggung Politik (1) Cctvi Pantau (1) Cendekia (1) Croc Brain (1) Cudu Nabi Muhammad (1) Cybers Bots (1) Daftar Tokoh (1) Dagang Sapi (1) Danau Toba (1) Data Base (1) Demo Bingung (1) Demo Gagal (1) Demo Mahasiswa (1) Demo Nanonano (1) Demokrasi Indonesia (1) Deretan Jenderal (1) Dewan Keamanan PBB (1) Digital Divelovement (1) Dosa Kolektif (1) Dubes Indonesia (1) Ekologi (1) Extrimis (1) FBR Jokowi (1) Faham Khilafah (1) Filistinisme (1) Filosofi Jawa (1) Fund Manager (1) G30S/PKI (1) GPS Tiongkok (1) Gagal Faham (1) Gaji Direksi (1) Gaji Komisaris (1) Gaya Baru (1) Gelagat Mafia (1) Geografi (1) Gerakan (1) Gerakan Bawah Tanah (1) Gibran (1) Grace Natalie (1) Gubernur Jateng (1) Gus Nuril (1) Gusti Ora Sare (1) HTI Penunggang (1) Hadiah Tahun Baru (1) Hari Musik Nasional (1) Hiburan (1) Hukuman Mati (1) Hypnowriting (1) Identitas Nusantara (1) Illegal Bisnis (1) Ilmu Pengetahuan (1) Ilusi Identitas (1) Imperialisme Arab (1) Indonesia Berduka (1) Indonesia Damai (1) Indonesia Hebat (1) Injil Minang (1) Intermezzo (1) Internet (1) Intoleransi (1) Investor Asing (1) Islam Nusangtara (1) Istana Bogor (1) Isu Agama (1) Isu Politik (1) J Marsello Ginting (1) Jadi Menteri (1) Jalur Gaza (1) Jangan Surahkan Indonesia (1) Jembatan Udara (1) Jenderal Moeldoko (1) Jenderal Team Jkw (1) Jilid Milenial (1) Jiplak (1) Jokowi 3 Periode (1) Jokowi Peduli (1) Jualan Agama (1) Jurus Pemerintah (1) Jusuf Kalla (1) Kadrun (1) Kambing Hitam (1) Kampus Terpapar Radikalisme (1) Kasus BUMN (1) Kasus Keluarga (1) Kebusukan Hati (1) Kecelakaan (1) Kehilangan Tuhan (1) Kehilangan WNI (1) Kekuasaan (1) Kekuatan China (1) Kemengan Jokowi (1) Kena Efisensi (1) Kepribadian (1) Keputusan Pemerintah (1) Kerusuhan 22 Mei (1) Kesaksian Politikus (1) Keseahatan (1) Ketum PSI (1) Kitab Suci (1) Kode Etik (1) Komnas HAM (1) Komunis (1) Konglomerat Pendukung (1) Kopi (1) Kota Bunga (1) Kota Misteri (1) Kota Modern (1) Kota Zek (1) Kredit Macet (1) Kuliah Uamum (1) Kunjungan Jokowi (1) Kurang Etis (1) LPAI (1) Lagu Utk Jokowi (1) Lahan Basah (1) Larangan Berkampanye (1) Larangan Pakaian (1) Lawan Rasa Takut (1) Leadership (1) Legaci Jokowi (1) Lindungi Jokowi (1) Lintas Dinamika (1) Luar Biasa (1) MPG (1) Mabok Agama (1) Mafia Ekonomi (1) Mafia Tanah (1) Mahakarya (1) Mahkamah Agung (1) Manfaat Vaksin (1) Mari Tertawa (1) Masa Kampanye (1) Masalah BUMN (1) Matematika (1) Membunuh Sains (1) Mempengaruhi Musuh (1) Mempengaruhi Orang (1) Mendisplinkan Siswa (1) Mengharukan (1) Menghasut Pemerintah (1) Menghina Lambang Negara (1) Mengulas Fakta (1) Menjaga Indonesia (1) Menjaga Jokowi (1) Menjelang Pemilu (1) Menjlang Pelantikan (1) Menko Polhukam (1) Menteri (1) Menteri Agama (1) Menteri Sosial (1) Menydihkan (1) Mesin Pembantai (1) Minuman Keras (1) Model Tulisan (1) Muhamad Ginting (1) Mumanistik (1) Muslim Prancis (1) Musu RI (1) Musuh Dlm Selimut (1) Obat Tradisional (1) Oligarki (1) Omnibus Law (1) Oramas Terlarang (1) Orang Baik (1) Orang Beragama (1) Orang Bodoh (1) Orang Kaya (1) Ormas Islam (1) Otak Kebalik (1) Overdosis Haram (1) PHK dan Buruh (1) Palestina (1) Panduan (1) Pantau Jakarta (1) Para Makar (1) Parawisata (1) Partai Baru (1) Partai Komunis (1) Pasar Murah (1) Pelarian (1) Pembayaran Utang Negara (1) Pembela Rakyat (1) Pembumian Pancasila (1) Pemerintahan Jayabaya (1) Pemilihan Presiden (1) Pemprov DKI (1) Pencerahan (1) Pencucian Uang (1) Pendukung Lain (1) Penebaran Virus so (1) Pengacau Negara (1) Pengalaman (1) Pengangguran (1) Pengaruh (1) Pengertian Istilah (1) Pengertian Otoritas (1) Penggulingan Rezim (1) Penghianat Bangsa (1) Pengobatan (1) People Power (1) Perang Dunia III (1) Perangi Tetroriis (1) Peraturan (1) Perayaan Natal (1) Percobaan (1) Perguruan Tinggi (1) Peringatan Keras (1) Peristiwa Mei 1998 (1) Pernikahan (1) Pernyataan ISKA (1) Pertamina (1) Pertemuan Politik (1) Pesan Gus Nuril (1) Pesan Habib (1) Peta Politik (1) Pidato Prisiden RI (1) Pil Pahit Srilanka (1) Pilkada 2018 (1) Pilkada Solo (1) Pilpres Curang (1) Pimpinan MPR (1) Politik Agama (1) Politik Catur Jkw (1) Politik Kepentingan (1) Politik LN (1) Politik Uang (1) Politikus (1) Pollitik (1) Profesional (1) Propaganda (1) Propaganda Firehose (1) Psikoanalisa (1) Psikologi Praktis (1) Puisi (1) Pulau Terindah (1) Quick Count (1) RUU Kadrun (1) Raja Bonar (1) Raja Debat (1) Raksasa (1) Rakyat Kecil (1) Realita Politik (1) Rekam Jejak (1) Rekapitulasi DPS (1) Reklamasi Pulau (1) Remix Sunda (1) Rendah Hati (1) Reungan Politik (1) Rhenald Kasali (1) Risma (1) Ruhut P Sitompul (1) Saksi Yehuwa (1) Sangat Canggih (1) Scandal BLBI (1) Seharah Pers (1) Sehat Penting (1) Sejarah Politik (1) Sekilas Info (1) Selamat Imlek (1) Sembuhkan Jiwasraya (1) Seni (1) Seniman Bambu (1) Shanzhai (1) Sidak Harga (1) Sidang MPR (1) Sigmun Freud (1) Silaturahmi (1) Sistem Informasi (1) Skema Kerusuhan (1) Skenario 22 Mei (1) Skenario Demonstrans (1) Skripsi (1) Soekarno (1) Stasiun KA (1) Suku Minang (1) Sumber Inspirasi (1) Super Power (1) Superkarya (1) Syirianisasi (1) System Informasi (1) TKA Siapa Takut (1) Tahun Kampret (1) Taliban (1) Tanda Kehormatan (1) Tanda Zaman (1) Tanggapan Atas Pidato (1) Tanya Jawab (1) Tebang Pilih (1) Teori Kepribadian (1) Terkaya Indonesia (1) Terorisme (1) Terrorisme (1) Tidak Becus Kerja (1) Tindakan Makar (1) Tingkat Kemiskinan (1) Tinjauan Filsafat (1) Tips dan Trik (1) Toleransi Identitas (1) Travelling (1) Tuan Rumah (1) Tukang Kayu (1) UU Cipta Kerja (1) Ucapan Gong Xi Fat Choi (1) Ulama Bogor (1) Ulasan Berita (1) Ulasan Suriah (1) Ustadz Bangsa (1) Via Vallen (1) Virus Covid-15 (1) Wajib Baca (1) Wakil Tuhan (1) Wali Kota (1) Wanita Kartini (1) Wewenang (1) Yusril Blakblakan (1) breaing news (1) karo (1) kontemporer (1) tari (1)