Latest News

Showing posts with label Politik ORBA. Show all posts
Showing posts with label Politik ORBA. Show all posts

Tuesday, July 14, 2020

SEJARAH KELUARGA CENDANA DAN KELUARGA SI TUKANG KAYU


SEJARAH KELUARGA CENDANA DAN KELUARGA SI TUKANG KAYU

Ketika Bapaknya ngebet pingin memelihara sapi pada tahun 1973 ia mengungsikan penduduk dilima desa yang tersebar pada 761 hektar tanah di Jawa Barat.

Ketika sibungsu ngebet pingin bangun Resort, tahun 1996 perusahaan yang dimiliki oleh si bungsu mengusir Penduduk Desa dari tanah Mereka di pulau Bali untuk membangun sebuah Resort seluas 650 hektar.

Ketika anak tertua ngebet pingin bisnis kata ibunya dia ga pinter bisnis, tahun 1988 Departemen Sosial jualan lotere, yakni Judi yang disahkan Negara dan berlangsung hingga tahun 1993 dan penanganannya dilakukan oleh Perusahaan sisulung.

Gak mau kalah, putera kedua minta agar gula yang dimonopoli Bulog, harus melewati dirinya, jadilah dia tukang stempel dan komisi mengalir deras hanya gara gara cap saja.

Si putri bungsu marah, Bulog pun memberikan hak untuk mengimpor ribuan ton beras.
Dengan dalih menstabilkan harga pangan, kesepakatan keluarga itu dengan Bulog telah menghasilkan sekitar $3 hingga $5 miliar.

Pingin punya jalan Tol, putri pertama langsung dapat proyek raksasa, jalan Tol dalam kota.

Ga punya duit bagi modalnya, pinjamlah dia ke Bank Bumi Daya milik Pemerintah.
Ketika pejabat tertinggi Bank itu menolak, bubar sudah masa depan orang itu, dia langsung dipecat.
Si putri pertama langsung panen dengan hasil $210.000 perhari ditahun 1990.

Dengan alasan privatisasi, Telkom mengakhiri monopoli Telekomunikasi.
Putera kedua adalah penerima manfaat utama.

•Pada tahun 1993, lisensi untuk operasi sambungan langsung Internasional dan untuk jaringan telepon digital diberikan pada perusahaan putra keduanya.
Tahun 1995, nilai perusahaannya ditaksir sudah bernilai $2,3 miliar.

Dunia sangat luas, namun rupanya masih terlalu sempit bagi kepentingan, terjadilah tabrakan dalam ruang yang sangat lebar itu.

Putra sulung berantem dengan putra bungsu rebutan ladang dalam persaingan bisnis penerbangan.

Ga puas berantem dengan putra tertua, putra ketiga ngajak ribut dengan putra kedua.
Kali ini dalam persaingan bisnis otomotif.

Laki lawan laki sudah tidak seru lagi, laki lawan perempuan mengambil panggung perang antar saudara.

Putri pertama berantem dengan putra kedua hanya karena rebutan gelombang TV, mereka bersaing dalam dunia pertelevisian.

Persaingan tumbuh begitu kuat sehingga kemudian Keturunan Cendana ini mulai mencari monopoli dalam lini bisnis yang semakin "memalukan".

Putra kedua sekali lagi mendapatkan kontrak untuk mengimpor kertas khusus yang digunakan oleh mint nasional.

Tak mau kalah putri tertua mengambil alih pemprosesan surat izin mengemudi.

Persaingan semakin menggila, bukan hanya anak, menantu pun tak mau kehilangan momen sempit itu.

Istri putra pertama menjadi satu satunya produsen resmi kartu pengenal wajib Indonesia.

Tahun 1996, cucu lelaki, anak putra tertua, merancang sebuah skema untuk menjual striker sebesar $ 0,25 sebagai bukti pajak untuk setiap botol bir dan alkohol yang dikonsumsi di Indonesia.

Yang paling luar biasa adalah, Pegawai Negeri dan Anggota Militer harus rela sebagian gajinya untuk Yayasan yang didirikannya.
Tak ada kata puas disana.

Ini hanya sekelumit cerita bagaimana sebuah rezim yang terlalu lama berkuasa hanya demi menyedot uang Negara.
Masih ada ratusan kebijakan dan ratusan keputusan yang dibuat demi menumpuk kekayaan yang tak ada puas itu.

Cara mendirikan dan menguasai tanah untuk Grand Hyatt, Bali Cliff Hotel, Sheraton Nusa Indah Resort, Sheraton Laguna Nusa Dua, Bali Intercontinental Resort, Nikko Royal Hotel, Four seasons Resort di Jimbaran, hingga Bali Golf and Country Club' di Nusa Dua, tentu adalah kebijakan Negara yang di pesan.

Beruntung, enam belas tahun kemudian, Indonesia kedatangan Seorang lelaki kurus.
Dia orang yang sangat biasa.
Tak tampak ketegasan diwajahnya, tak tampak kepintaran pada kata katanya.
Hanya sorot matanya yang berbicara, "dia orang jujur".

Apa yang sudah dicapai dalam Lima tahun pertama Pemerintahannya, tak perlu lagi dipamerkan, terlalu banyak capaiannya.
Sungguh beruntung nasib bangsa ini.

Penjarahan oleh oknum yang mengatas namakan Negara dimasa lalu secara perlahan akan dikembalikan.
Sampai kapan...!!!
Sampai Kita tetap mendukungnya tanpa lelah seperti tak lelahnya dia berniat membangun Negeri ini.
[https://politikandalan.blogspot.com/2020/07/sejarah-keluarga-cendana-dan-keluarga.html]
KITA BERSAMA JOKOWI INDONESIA HEBAT

Friday, June 19, 2020

Politik Orde Baru yang ingin membangun musuh bersama


Di dunia sekarang ada 7 negara islam yang punya partai komunis. Negara tersebut adalah Palestina, bernama Popular Front for Liberation of Palestine (PFLP) yang berasaskan komunisme. Partai ini memegang teguh ajaran Marxisme dan Leninisme. Suriah, Syrian Communist Party. Meski hanya hanya memiliki 8 dari 250 orang dalam dewan, partai ini cukup diperhitungkan di negara. Afganistan, Communist Party of Afganistan bukanlah sebuah partai dominan di negeri ini. Namun termasuk diperhitungkan anti AS. Bahrain, National Liberation Front adalah sebuah partai dengan aliran Marxisme dan Leninisme yang berdiri pada tahun 1955. Egyptian Communist Party (ECP) adalah sebuah partai politik beraliran komunis yang berdiri di Mesir pada tahun 1975.
Di Iran ada Communist Party Iran namun dilarang ikut Pemilu. Namun suara mereka diperhitungkan terutama pembelaan terhadap buruh dan HAM Perempuan. Di Irak ada Iraqi Communist Party. Partai ini mendominasi golongan kiri di Irak dan kerap melakukan protes. Saat Saddam Hussein menjadi presiden, partai ini sempat redup. Namun sekarang mulai menunjukkan taringnya dengan mengirim beberapa orang menempati kursi anggota dewan. Mengapa Negara yang mayoritas islam dan pendiri partainya tokoh islam sampai mendirikan Partai Komunis. Karena memang ajaran sosialis komunis khususnya Karl Marx itu lebih dekat ke islam. Di Indonesia justru ormas islam dan partai islam yang menentang Komunis. Menurut saya itu hanya dendam politik yang tak berkesudahan.
Dalam Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) , dari 8 TAP MPR sebagai dasar pembentukan RUU HIP, TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 yang menyatakan PKI sebagai Partai terlarang tidak termasuk. Menurut saya ini tergantung kajian akademis dibalik adanya RUU HIP ini. Tentu sudah mempertimbangkan segala aspek pengetahuan dan sejarah untuk sampai tidak memasukan TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 sebagai acuan dalam menyusun RUU HIP. Kita akan lihat nanti perdebatan di Parlemen. Yang jelas PKS adalah partai yang menolak keras RUU HIP itu. Saya tidak akan membahas seputar RUU HIP itu. Saya akan membuka jalan berpikir soal Komunisme.

Komunisme itu bukan anti Tuhan. Ia sama dengan partai sekuler lainnya yang menentang keterlibatan agama dalam soal politik. Tentu PKI terlibat dalam BPUPKI, yang merancang lahirnya Pancasila. Kalau kemudian terjadi pemberontakan, itu masalah intrik politik. Dan lagi yang memberontak bukan karena komunisme sebagai idiologi tetapi ini berkaitan dengan agenda internationalisasi komunis UniSoviet. Sama dengan yang ada dalam golongan Islam juga memberontak seperti DII/TII, PRRI-PERMERSTA yang melibatkan tokoh islam dari partai Masyumi. Itu bukan karena ajaran islam tetapi agenda partai islam memang internationalisasi. Tetapi 25 Desember 1991 dengan pengunduran diri Mikhail Gorbachev, Uni Soviet bubar dan sejak itu Komunisme international bankrut. Maka Partai komunis yang sekarang ada di beberapa negara bersifat lokal.

Di Indonesia justru ormas islam dan partai islam yang menentang Komunis. Menurut saya itu hanya dendam politik yang tak berkesudahan.

Kalau sekarang ada pihak yang paranoid dengan komunisme atau PKI, itu karena politik orde baru yang ingin membangun musuh bersama sekaligus menyudutkan pemerintah, dan ingin kejayaan Orba bangkit lagi. Jadi itu hanya politik.

[https://politikandalan.blogspot.com/2020/06/politik-orde-baru-yang-ingin-membangun.html]
https://www.facebook.com/nazwaaufar/posts/2686264528285701

Tags

Analisis Politik (275) Joko Widodo (150) Politik (106) Politik Baik (64) Berita Terkini (59) Pembangunan Jokowi (55) Jokowi (52) Lintas Agama (31) Renungan Politik (31) Perang Politik (29) Berita (27) Ekonomi (25) Anti Radikalisme (24) Pilpres 2019 (23) Jokowi Membangun (22) Perangi Radikalisme (22) Pembangunan Indonesia (21) Surat Terbuka (20) Partai Politik (19) Presiden Jokowi (19) Lawan Covid-19 (18) Politik Luar Negeri (18) Bravo Jokowi (16) Ahok BTP (14) Debat Politik (14) Radikalisme (13) Toleransi Agama (12) Caleg Melineal (11) Menteri Sri Mulyani (11) Perangi Korupsi (11) Berita Hoax (10) Berita Nasional (9) Education (9) Janji Jokowi (9) Keberhasilan Jokowi (9) Kepemimpinan (9) Politik Kebohongan (9) Tokoh Dunia (9) Hidup Jokowi (8) Anti Korupsi (7) Denny Siregar (7) Jokowi Hebat (7) Renungan (7) Sejarah Penting (7) Selingan (7) Ahok (6) Health (6) Perangi Mafia (6) Politik Dalam Negeri (6) Gubernur DKI (5) Jokowi Pemberani (5) KPK (5) Khilafah Makar (5) Kisah Nyata (5) Lawan Radikalisme (5) NKRI Harga Mati (5) Negara Hukum (5) Partai PSI (5) Pengamalan Pancasila (5) Pilkada (5) Refleksi Politik (5) Teknologi (5) Anti Teroris (4) Bahaya Khalifah (4) Berita Baru (4) Dugaan Korupsi (4) Indonesia Maju (4) Inspirasi (4) Kebudayaan Indonesia (4) Lagu Jokowi (4) Mahfud MD (4) Menteri Pilihan (4) Pancasila (4) Pendidikan (4) Pileg 2019 (4) Politik Identitas (4) Sejarah (4) Tokoh Masyarakat (4) Tokoh Nasional (4) Vaksin Covid (4) Adian Napitupulu (3) Adudomba Umat (3) Akal Sehat (3) Analisa Debat (3) Artikel Penting (3) Atikel Menarik (3) Biologi (3) Brantas Korupsi (3) Covid-19 (3) Demokrasi (3) Dewi Tanjung (3) Hukum Karma (3) Karisma Jokowi (3) Kelebihan Presiden (3) Kesaksian (3) King Of Infrastructur (3) Lagu Hiburan (3) Makar Politik (3) Melawan Radikalisme (3) Musibah Banjir (3) Nasib DKI (3) Nasihat Canggih (3) Negara Maju (3) Negara Makmur (3) Nikita Mirzani (3) PKN (3) Pembubaran Organisasi (3) Pemilu (3) Pendidikan Nasional (3) Pendukung Jokowi (3) Penegakan Hukum (3) Poleksos (3) Politik Adudomba (3) Rekayasa Kerusuhan (3) Rencana Busuk (3) Revisi UUKPK (3) Sederhana (3) Tanggung Jawab (3) Testimoni (3) Tokoh Revolusi (3) Waspada Selalu (3) Ada Perubahan (2) Agenda Politik (2) Akal Kebalik (2) Akal Miring (2) Anggaran Pemprov (2) Antusias Warga (2) Arsitektur Komputer (2) Basmi Mafia (2) Basmi Radikalisme (2) Beda Partai (2) Berita Internasional (2) Budiman PDIP (2) Capres Cawapres (2) Cinta Tanah Air (2) Dasar Negara (2) Denny JA (2) Erick Thohir (2) Etika Menulis (2) Filsafat (2) Fisika (2) Gerakan Budaya (2) Gereja (2) Himbauan (2) Information System (2) Isu Sara (2) Jaga Presiden Jokowi (2) Jalan Toll (2) Jenderal Pendukung (2) Jihat Politik (2) Jokowi Commuter (2) Jokowi Guru (2) Jokowi Motion (2) Kabinet II Jokowi (2) Kasus Hukum (2) Kasus Korupsi (2) Kehebatan Jokowi (2) Kemajuan Indonesia (2) Kemanusiaan (2) Kerusuhan Mei (2) Komputer (2) Komunikasi (2) Kriminalisasi Ulama (2) Langkah DPRD-DPR (2) Lawam Penghianat Bangsa (2) Lawan Fitnah (2) Mafia Indonesia (2) Media Sosial (2) Menteri Susi (2) Merakyat (2) Miras (2) Motivasi (2) Nilai Rupiah (2) Olah Raga (2) Opini (2) Pembangunan Pasar (2) Pemimpin Pemberani (2) Pengadilan (2) Pengatur Strategi (2) Penjelasan TGB (2) Penyebar Hoax (2) Perangi Terroriis (2) Pidato Jokowi (2) Political Brief (2) Politik ORBA (2) Program Jokowi (2) Raja Hutang (2) Ruang Kesehatan (2) Sampah DKI (2) Sertifikat Tanah (2) Simpatisan Jokowi (2) Suka Duka (2) Sumber Kekuasaan (2) Survey Politik (2) Tegakkan NKRI (2) Tenaga Kerja (2) Tirta Memarahi DPR (2) Toll Udara (2) Transparan (2) Ucapan Selamat (2) Ulasan Permadi (2) Ultah Jokowi (2) Undang Undang (2) Adek Mahasiswa (1) Aksi Gejayan (1) Aksi Makar (1) Alamiah Dasar (1) Ancaman Demokrasi (1) Anggarana Desa (1) Anies Dicopot (1) Ansor Banten (1) Antek HTI (1) Anti Cina (1) Anti Terrorris (1) Anti Vaksin (1) Anti Virus (1) Arti Corona (1) Aset BUMN (1) Atheis (1) BIN (1) BTP (1) Bahasa Indonesia (1) Bahaya Isis (1) Bangkitkan Nasionalisme (1) Bangsa China (1) Bank Data (1) Bantu Dishare (1) Basuki Tjahaya Purnama (1) Bawah Sadar (1) Bencana Alam (1) Berani Karena Jujur (1) Berani Melapor (1) Binekatunggal Ika (1) Bintang Mahaputera (1) Bisnis (1) Bongkar Gabeneer (1) Bravo Polri (1) Bravo TNI (1) Breaking News (1) Budiman Sujatmiko (1) Bumikan Pancasila (1) Bunuh Diri (1) Busana (1) Buya Syafii Maarif (1) Calon Menteri (1) Cari Panggung Politik (1) Cctvi Pantau (1) Cendekia (1) Croc Brain (1) Cudu Nabi Muhammad (1) Cybers Bots (1) Daftar Tokoh (1) Dagang Sapi (1) Danau Toba (1) Data Base (1) Demo Bingung (1) Demo Gagal (1) Demo Mahasiswa (1) Demo Nanonano (1) Demokrasi Indonesia (1) Deretan Jenderal (1) Dewan Keamanan PBB (1) Digital Divelovement (1) Dosa Kolektif (1) Dubes Indonesia (1) Ekologi (1) Extrimis (1) FBR Jokowi (1) Faham Khilafah (1) Filistinisme (1) Filosofi Jawa (1) Free Port (1) Fund Manager (1) G30S/PKI (1) GPS Tiongkok (1) Gagal Faham (1) Gaji Direksi (1) Gaji Komisaris (1) Gaya Baru (1) Gelagat Mafia (1) Geografi (1) Gerakan (1) Gerakan Bawah Tanah (1) Gibran (1) Grace Natalie (1) Gubernur Jateng (1) Gus Nuril (1) Gusti Ora Sare (1) HTI Penunggang (1) Hadiah Tahun Baru (1) Hari Musik Nasional (1) Hiburan (1) Hukuman Mati (1) Hypnowriting (1) Identitas Nusantara (1) Illegal Bisnis (1) Ilmu Pengetahuan (1) Ilusi Identitas (1) Imperialisme Arab (1) Indonesia Berduka (1) Indonesia Damai (1) Indonesia Hebat (1) Injil Minang (1) Intermezzo (1) Internet (1) Intoleransi (1) Investor Asing (1) Islam Nusangtara (1) Istana Bogor (1) Isu Agama (1) Isu Politik (1) J Marsello Ginting (1) Jadi Menteri (1) Jalur Gaza (1) Jangan Surahkan Indonesia (1) Jembatan Udara (1) Jenderal Moeldoko (1) Jenderal Team Jkw (1) Jilid Milenial (1) Jiplak (1) Jokowi 3 Periode (1) Jokowi Peduli (1) Jualan Agama (1) Jurus Pemerintah (1) Jusuf Kalla (1) Kadrun (1) Kambing Hitam (1) Kampus Terpapar Radikalisme (1) Kasus BUMN (1) Kasus Keluarga (1) Kebusukan Hati (1) Kecelakaan (1) Kehilangan Tuhan (1) Kehilangan WNI (1) Kekuasaan (1) Kekuatan China (1) Kemengan Jokowi (1) Kena Efisensi (1) Kepribadian (1) Keputusan Pemerintah (1) Kerusuhan 22 Mei (1) Kesaksian Politikus (1) Keseahatan (1) Ketum PSI (1) Kitab Suci (1) Kode Etik (1) Komnas HAM (1) Komunis (1) Konglomerat Pendukung (1) Kopi (1) Kota Bunga (1) Kota Misteri (1) Kota Modern (1) Kota Zek (1) Kredit Macet (1) Kuliah Uamum (1) Kunjungan Jokowi (1) Kurang Etis (1) LPAI (1) Lagu Utk Jokowi (1) Lahan Basah (1) Larangan Berkampanye (1) Larangan Pakaian (1) Lawan Rasa Takut (1) Leadership (1) Legaci Jokowi (1) Lindungi Jokowi (1) Lintas Dinamika (1) Luar Biasa (1) MPG (1) Mabok Agama (1) Mafia Ekonomi (1) Mafia Tanah (1) Mahakarya (1) Mahkamah Agung (1) Manfaat Vaksin (1) Mari Tertawa (1) Masa Kampanye (1) Masalah BUMN (1) Matematika (1) Membunuh Sains (1) Mempengaruhi Musuh (1) Mempengaruhi Orang (1) Mendisplinkan Siswa (1) Mengharukan (1) Menghasut Pemerintah (1) Menghina Lambang Negara (1) Mengulas Fakta (1) Menjaga Indonesia (1) Menjaga Jokowi (1) Menjelang Pemilu (1) Menjlang Pelantikan (1) Menko Polhukam (1) Menteri (1) Menteri Agama (1) Menteri Sosial (1) Menydihkan (1) Mesin Pembantai (1) Minuman Keras (1) Model Tulisan (1) Muhamad Ginting (1) Mumanistik (1) Muslim Prancis (1) Musu RI (1) Musuh Dlm Selimut (1) Obat Tradisional (1) Oligarki (1) Omnibus Law (1) Oramas Terlarang (1) Orang Baik (1) Orang Beragama (1) Orang Bodoh (1) Orang Kaya (1) Ormas Islam (1) Otak Kebalik (1) Overdosis Haram (1) PHK dan Buruh (1) Panduan (1) Pantau Jakarta (1) Para Makar (1) Parawisata (1) Partai Baru (1) Partai Komunis (1) Pasar Murah (1) Pelarian (1) Pembayaran Utang Negara (1) Pembela Rakyat (1) Pembumian Pancasila (1) Pemerintahan Jayabaya (1) Pemilihan Presiden (1) Pemprov DKI (1) Pencerahan (1) Pencucian Uang (1) Pendukung Lain (1) Penebaran Virus so (1) Pengacau Negara (1) Pengalaman (1) Pengangguran (1) Pengaruh (1) Pengertian Istilah (1) Pengertian Otoritas (1) Penggulingan Rezim (1) Penghianat Bangsa (1) Pengobatan (1) People Power (1) Perang Dunia III (1) Perangi Tetroriis (1) Peraturan (1) Perayaan Natal (1) Percobaan (1) Perguruan Tinggi (1) Peringatan Keras (1) Peristiwa Mei 1998 (1) Pernikahan (1) Pernyataan ISKA (1) Pertamina (1) Pertemuan Politik (1) Pesan Gus Nuril (1) Pesan Habib (1) Peta Politik (1) Pidato Prisiden RI (1) Pil Pahit Srilanka (1) Pilkada 2018 (1) Pilkada Solo (1) Pilpres Curang (1) Pimpinan MPR (1) Politik Agama (1) Politik Catur Jkw (1) Politik Kepentingan (1) Politik LN (1) Politik Uang (1) Politikus (1) Pollitik (1) Profesional (1) Propaganda (1) Propaganda Firehose (1) Psikoanalisa (1) Psikologi Praktis (1) Puisi (1) Pulau Terindah (1) Quick Count (1) RUU Kadrun (1) Raja Bonar (1) Raja Debat (1) Raksasa (1) Rakyat Kecil (1) Realita Politik (1) Rekam Jejak (1) Rekapitulasi DPS (1) Reklamasi Pulau (1) Relawan Jokowi (1) Remix Sunda (1) Rendah Hati (1) Reungan Politik (1) Rhenald Kasali (1) Risma (1) Ruhut P Sitompul (1) Saksi Yehuwa (1) Sangat Canggih (1) Scandal BLBI (1) Seharah Pers (1) Sehat Penting (1) Sejarah Politik (1) Sekilas Info (1) Selamat Imlek (1) Sembuhkan Jiwasraya (1) Seni (1) Seniman Bambu (1) Shanzhai (1) Sidak Harga (1) Sidang MPR (1) Sigmun Freud (1) Silaturahmi (1) Sistem Informasi (1) Skema Kerusuhan (1) Skenario 22 Mei (1) Skenario Demonstrans (1) Skripsi (1) Soekarno (1) Stasiun KA (1) Suku Minang (1) Sumber Inspirasi (1) Super Power (1) Superkarya (1) Syirianisasi (1) System Informasi (1) TKA Siapa Takut (1) Tahun Kampret (1) Taliban (1) Tanda Kehormatan (1) Tanda Zaman (1) Tanggapan Atas Pidato (1) Tanya Jawab (1) Tebang Pilih (1) Teori Kepribadian (1) Terkaya Indonesia (1) Terorisme (1) Tidak Becus Kerja (1) Tindakan Makar (1) Tingkat Kemiskinan (1) Tinjauan Filsafat (1) Tips dan Trik (1) Toleransi Identitas (1) Travelling (1) Tuan Rumah (1) Tukang Kayu (1) UU Cipta Kerja (1) Ucapan Gong Xi Fat Choi (1) Ulama Bogor (1) Ulasan Berita (1) Ulasan Suriah (1) Ustadz Bangsa (1) Via Vallen (1) Virus Covid-15 (1) Wajib Baca (1) Wakil Tuhan (1) Wali Kota (1) Wanita Kartini (1) Wewenang (1) Yusril Blakblakan (1)