Latest News

Selengkapnya Diteruskan DI NEWS.TOPSEKALI.COM

Showing posts with label Testimoni. Show all posts
Showing posts with label Testimoni. Show all posts

Sunday, February 7, 2021

YANG MENOLONGMU



Izin sharing dari Bpk Menteri BUMN,

*YANG MENOLONGMU* 
*RSPP Extension Modular Simprug merupakan Rumah Sakit khusus untuk penderita Covid 19*. RS ini dibangun berkat kerjasama dua anak perusahaan Pertamina, yakni Patra Jasa dan Pertamedika IHC. Berdaya tampung 300 tempat tidur untuk perawatan IGD, ICU, HCU dan non-ICU, ini merupakan RS Khusus Covid 19 terbesar di Indonesia yang saat ini beroperasi. 

*Saya beruntung mendapat 1 tempat di sini. Sisanya penuh. Daya tampung tempat tidur Jakarta* dan sekitarnya sudah hampir habis, nyaris mendekati 90% tingkat okupansi untuk perawatan ICU maupun non-ICU. Tidak mengherankan jika dilaporkan di sejumlah IGD RSUD dan RS swasta pasien-pasien Covid dikabarkan menumpuk. Jika pun ada kamar yang tersedia, boleh jadi tidak sesuai dengan harapan atau kriteria pemakaiannya. 

Saya tiba di RSPP Extension Modular Simprug hari Jumat (25/12) sore lalu. Memasuki ruang IGD, suasana langsung tampak berbeda. Bersih dan serba putih. Meski terasa RS ini dibangun sementara, konon hanya membutuhkan waktu 30 hari menyelesaikannya, namun fasilitasnya sangat memadai. Di IGD para perawat dan dokter sibuk sekali. Dua orang sedang dibantu pernafasan menggunakan ventilator, yang satu orangtua di atas 60 tahun. 

Saya menyadari berada di Rumah Sakit ini akan memberi saya sejumlah pengalaman tersendiri. Saya tahu rasanya menjadi 'yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit', maunya serba diperhatikan, ada ego 'sayalah yang sakit', atau 'saya di sini membayar, tolong berikan pelayanan dan fasilitas terbaik'. Tapi, melihat pasien lain, melihat para tenaga medis yang berjuang, sebisa mungkin saya harus menjauhkan pikiran-pikiran bodoh itu. 

We are in this together! Kita di sini berjuang bersama-sama. Mungkin saya bukan yang paling sakit, banyak yang lain yang lebih kritis dan perlu di selamatkan. Contohnya Bapak sepuh di samping saya yang terlihat lemah tak berdaya. Saya juga tak boleh berfikir 'ayo layani saya dengan baik' sebab sesungguhnya nakes ini tidak sedang benar-benar bekerja, mereka berjuang, mereka ingin membantu dan menolong kita. 

Ternyata benar, banyak di antara mereka adalah para relawan yang didatangkan dari RS-RS atau fasilitas kesehatan lain termasuk milik TNI dan Polri. Para dokter juga berjaga bergantian, memastikan semua pasien terjaga dan terawat dengan baik. Nyali mereka ini luar biasa, meski dengan APD lengkap, bayangkan mereka stiap hari berjalan memasuki fasilitas kesehatan ini, yang dihuni 300 pasien Covid dengan segala tingkatannya. Sungguh penuh resiko penularan, very contagious, sangat berbahaya bagi kesehatan dan diri mereka sendiri—tetapi mereka menerjang risiko itu, jiwa mereka sudah menjadi penyelamat dan penolong. 

Ketika saya mengobrol dengan satu atau dua perawat, banyak di antara mereka juga adalah para penyintas Covid19 itu sendiri. Mereka tertular pada saat bertugas. Tetapi itu tak membuat mereka berhenti, setelah sembuh mereka bertugas lagi dengan tekad yang lebih kuat. Padahal jika dipikir-pikir, mereka juga manusia biasa, punya kecemasan, punya kekhawatiran, punya keluarga di rumah. Tapi jiwa mereka terlalu besar untuk itu. 

Kemarin (29/12) ketika mendengarkan konferensi pers Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, kita bersedih mendengar sudah 507 tenaga kesehatan gugur di garda terdepan Covid19 ini. Maka memberi 1,3 juta nakes vaksinasi terlebih dahulu saya kira bukan hanya sesuatu yang bijaksana belaka, tetapi keharusan. Merekalah yang akan menolong kita semua di tengah pandemi ini. 

Jika ada satu-satunya pihak yang tidak memikirkan dirinya sendiri di Rumah Sakit ini, saya tahu mereka adalah para petugas medis. Semuanya, mulai dari dokter, perawat, kitman, cleaning service, dan lainnya. Mereka yang bergerak dari satu kamar ke kamar lain menjawab setiap panggilan dan keluhan, mengecek tekanan darah, detak jantung, mengganti selang infus, mengantar ke toilet dan seterusnya. Entah terbuat dari apa jiwa mereka yang mulia, mereka yang melampaui ketakutan, ego, dan diri sendiri untuk kebaikan orang lain. 

Kadang saya melihat mereka menghibur diri: Membaca handphone yang dimasukkan ke dalam plastik, mengobrol satu sama lain soal keluh dan kesah mereka, menuliskan kalimat-kalimat lucu setengah curhat di hazmat mereka. "GWS Papi!" Tulisan itu tertulis di APD seorang dokter. Mungkin suaminya sakit, atau ayahnya, dokter ini juga manusia yang punya perasaan seperti kita. Nyeri meninggalkan keluarga seperti kita. Mudah-mudahan mereka tidak lupa makan. 

Keterlaluan jika ada nakes yang positif Covid19 lalu dikucilkan di rumah atau di tempat kosnya. Biadab jika ada yang justru menjauhi mereka, merantai rumah mereka, bahkan meminta mereka pergi dari lingkungan. Jika orang-orang yang merisak dan mengusir itu sakit kelak, siapa mereka pikir yang akan merawat mereka selain para petugas medis ini? 

Jurnal kali ini saya dedikasikan untuk para petugas medis. Apapun tugasnya. Kalian luar biasa. Kalian istimewa. Kalian malaikat-malaikat Tuhan yang ditugaskan untuk menyelamatkan nyawa manusia, dengan ilmu dan kesabaran yang kalian punya. Jika ada lelah, semoga semua itu menjadi lillah, menjadi jalan yang kelak akan mempermudah kalian ke surgaNya kelak. 

Tugas kalian mulia menyelematkan nyawa manusia. Sementara kata Allah, "Barangsiapa menyelamatkan satu nyawa, seolah-olah telah menyalamatkan seluruh umat manusia." Oh betapa tangan klian tangan yang mulia! Terberkatilah semua dokter dan perawat, semua petugas rumah sakit yang berjuang melawan pandemi ini. Terimalah doa dan ucapan terima kasih terbaik saya. Hadiah dan bunga mungkin kelak terhantarkan juga kepada kalian, atas nama cinta.

Kita tidak saling mengenal, tetapi saling mendoakan. Terima kasih sudah menolong.

Salam baik. 
Fahd Pahdepie

Sunday, December 27, 2020

WAKIL TUHAN , Pidato Yang Menyentuh Setiap Orang Yang mendengarnya.Silakan Bagikan, Penuh Inspirasi.


WAKIL TUHAN

Meleleh mendengar pidato perkenalan Bu Risma di awal beliau menjabat Menteri Sosial. Hati mana yang tak terenyuh saat beliau berucap :
"Saya suka dateng paling pagi dan pulang paling malam, karena saya akan muter, mencari barangkali masih ada orang yang gak bisa makan gak bisa tidur. Saya harus tangani itu. Saya takut ndak bisa masuk surga gara-gara ada yang belum saya kerjakan waktu jadi menteri..."

Ucapan penuh makna yang menyentak ruang bawah sadar, menyentuh relung hati, memperkosa kesombongan seorang manusia, seolah itu cambuk yang tercetar lalu membuat seseorang tersadar bahwa jalan menuju surga itu tak sepicik yang sebagian orang katakan, yang katanya harus ditebus dengan jihad berdarah-darah. Yang katanya harus ditebus dengan membela mati-matian, siap berkorban nyawa untuk seseorang yang namanya diagung-agungkan. Yang katanya harus dengan membela agama sambil teriak Allahu Akbar hingga nampak keluar urat tenggorokannya....

Ahh... kiranya tak sepicik itu ya Buu....

Saya pun jadi ingat perkataan seorang kyai di kampungku, beliau berkata bahwa untuk dapat masuk surga itu kamu harus dekat dengan Tuhan. Dan untuk dekat dengan Tuhan banyak sekali caranya. Salah satunya dengan membebaskan seseorang dari rasa lapar.

Mengapa..? Karena, ketika engkau menyingkirkan ketidaknyamanan seseorang dengan membebaskannya dari rasa lapar, maka engkau akan dicatatNya sebagai wakil Tuhan, karena sejatinya memberi makan seseorang adalah hak Allah dan pada hari itu engkau telah menyampaikan urusan antara Allah dengan makhlukNya itu. Maka saat itu engkau akan dekat dengan Tuhan.

Dan sungguh pada hari ini Bu Risma telah memberi kita inspirasi bagaimana cara untuk menjadi "wakil Tuhan" agar dekat denganNya lalu mendapat anugerah surga itu.

Tidak dengan teriak-teriak Allahu Akbar, tidak dengan mati-matian membela seseorang, tidak juga dengan mengacung-acungkan golok dan parang. Tapi dengan cara sederhana, elok nan elegan, yang sebenarnya semua orang mampu untuk melakukannya, yaitu dengan menjadikan diri kita agar bermanfaat bagi orang lain, dan mau melaksanakan tanggung jawab atas apa yang telah diamanatkan pada kita.

Sungguh, tersentuh hatiku mendengar pidatomu itu Ibu... Hingga tak sadar saya bergumam.. :

"Oh seandainya semua ulama mengajarkan seperti yang Ibu katakan ini, tentu akan senantiasa damailah negri kita tercinta ini..."

Terimakasih Ibu Risma atas inspirasi yang telah engkau tanamkan.....

Salam Inspirasi
Rudi Bintang
Cirebon, 27 Desember 2020

Friday, October 23, 2020

Kesaksian Seorang Politikus Tentang Kejujuran Dan Kebaikan Presiden Indonesia JOKO WIDODO

 


Kesaksian Seorang Politikus Tentang Kejujuran Dan Kebaikan Presiden Indonesia JOKO WIDODO

Banyak teman yg bertanya pada saya.....
"Kamu bela Pak Jokowi dapat apa sampai ngotot & mati2an gitu..." .

Terus saya jawab :  
- Dikasih uang sama Jokowi ? TIDAK 
- Dikasih jabatan ? TIDAK 
- Dikasih rumah ? TIDAK 
- Dikasih mobil ? TIDAK 
- Dijadikan pegawai negri ? TIDAK 

Terus apa yg kamu dapatkan dari Pak Jokowi ....????

Kamu pingin tahu ??? 
================
SAYA HANYA MENDAPATKAN CONTOH PELAJARAN HIDUP DARI SEORANG PEMIMPIN YG SANGAT BAIK & DICINTAI RAKYATNYA....DENGAN : 
*KEJUJURANNYA 
*KESEDERHANAANNYA
*BERSIH DARI KORUPSI 
*ASLI DARI RAKYAT BIASA BUKAN DARI KETURUNAN ORANG KAYA 
*SEORANG PEKERJA KERAS DARI NOL SEBAGAI TUKANG KAYU 
*AMANAH 
*DISIPLIN 
*BANYAK PRESTASI & PENGHARGAAN YG DIPEROLEH MULAI DARI SEORANG WALIKOTA TERBAIK DIDUNIA,GUBERNUR SAMPAI PRESIDEN.
*MUSLIM YG TAAT 
*TUTUR KATANYA LEMBUT SOPAN SANTUN 
*DAN BANYAK SEKALI DARI SEMUA ITU PAK JOKOWI SUDAH BISA MENJALANKAN APA YG DIAJARKAN OLEH NABI MUHAMMAD SAW TENTANG AKHLAK SEORANG PEMIMPIN MESKIPUN BELUM SEMPURNA SEPERTI NABI MUHAMMAD.
*SABAR LUAR BIASA , 4,5 TH BELIAU DILECEHKAN DIFITNAH OLEH LAWAN2 POLITIKNYA BELUM PERNAH BELIAU RAME2 KEPOLISI UNTUK MELAPORKAN YG MEMFITNAH BELIAU.
*SUAMI YG BAIK SETIA MENDIDIK ANAK2NYA DGN BAIK . 

Dari semua itu saya dgn keluarga bisa mendapatkan contoh akhlak dari seorang Jokowi yg akan saya ajarkan pada mereka, supaya kelak bila Tuhan berkehendak semoga semua keluargaku akan menjadi pemimpin yg berakhlak & budi pekerti yg luhur.......amen

#SalamDamaiSejahtera

================================

Kartu Pupuk

Kamis 22 October 2020
Oleh : Dahlan Iskan

MUNGKIN inilah prestasi terbesar pemerintahan Jokowi di bidang pertanian: kartu petani.

Semua petani saat ini sudah diberi kartu tani. Di dalam kartu itu berisi data pribadi, berikut kuota pupuk yang bisa dibeli dengan murah. Yakni, pupuk bersubsidi.

Data pribadi yang dimaksud adalah nama, alamat, nomor KTP, luas sawah yang dimiliki.

Kartu tani itu sudah diuji coba akhir tahun lalu. Hanya di beberapa kabupaten. Misalnya di Batang, Jateng.

 
Bulan Maret lalu dicoba lagi di beberapa kabupaten berikutnya. Hasilnya: memuaskan.

Maka, menghadapi musim tanam bulan depan ini, penggunaan kartu tani itu akan berlaku di seluruh Indonesia.

Ini sebuah kerja besar Kementerian Pertanian yang sangat mendasar. Terutama di bidang pengendalian pupuk subsidi. Inilah cara paling modern untuk mengatasi penyelewengan pupuk subsidi.

Dengan kartu itu, seorang petani bisa datang ke kios resmi pupuk subsidi. Mereka umumnya sudah tahu di mana kios terdekat. Di tiap desa pasti ada kios seperti itu. Bahkan, ada yang dua kios di satu desa.

Di kios tersebut petani tinggal menyodorkan kartunya ke petugas di kios. Sang petugas memasukkan kartu itu ke mesin pembaca kartu. Di layar mesin tersebut akan terbaca data pribadi pemegang kartu. Juga, terbaca berapa kuintal pupuk murah yang menjadi jatahnya.

Setiap petani yang memiliki sawah 1 hektare, ia berhak membeli urea bersubsidi sebanyak 2,5 kuintal. Kalau sawahnya hanya setengah hektare, jatahnya hanya separonya. Begitu seterusnya.

Pupuk subsidi itu hanya diberikan ke petani kecil. Yang maksimum punya sawah 2 hektare. Yang sawahnya lebih dari 2 hektare harus membeli pupuk komersial. Misalnya, Anda punya sawah 5 hektare. Anda berhak mendapat pupuk murah untuk yang 2 hektare. Sedangkan yang 3 hektare harus membeli pupuk nonsubsidi.

Selisih harganya sangat jauh. Pupuk subsidi hanya Rp 2.800/kg. Sedangkan pupuk nonsubsidi Rp 5.000/kg.

Misalnya, Anda punya sawah 1 hektare. Sekali tanam mendapat jatah 2,5 kuintal urea. Berarti hanya perlu membayar Rp 700.000. Maka, untuk tiga kali tanam, Anda mendapat jatah 7,5 kuintal urea setahun. Dengan harga Rp 2.100.000. Padahal, kalau tanpa subsidi, Anda harus keluar uang Rp 3.750.000.

Tentu masih ada petani yang belum memegang kartu. Yakni, yang belum sempat mengurusnya. Tapi, ia bisa mengurus kapan saja ke petugas penyuluh pertanian di desanya.

Ada juga petani yang kehilangan kartu. Itu tidak masalah. Bisa minta ganti.

Hanya, umumnya petani tidak mau menyimpan sendiri kartu mereka. Mereka pilih menitipkan kartu itu di kios pupuk. Hubungan antarmanusia di desa umumnya memang saling percaya.

Bukankah kartu itu terhubung dengan rekening bank milik petani? Bukankah di kartu itu ada nomor PIN yang harus dirahasiakan?

Petani biasanya tidak pernah punya uang di rekeningnya itu. Maka, biarpun kartunya dititipkan di kios, mereka merasa tidak masalah. Toh tidak ada isinya.

Bahkan, nomor PIN-nya pun umumnya masih nomor PIN asli dari bank: 111. Jarang yang mengubahnya menjadi nomor PIN rahasia.

Toh, petugas kios umumnya kenal siapa petani di situ. Sang petani tinggal datang ke kios. Lalu, petugas mengambil kartunya. Dimasukkan mesin pembaca. Mengisikan PIN-nya: 111. Lalu, terbaca masih punya jatah pupuk berapa kuintal.

"Pak Parno masih punya jatah 7,5 kuintal," kata petugas. ”Mau ambil berapa?”

"Mau ambil 2,5 kuintal," jawab Parno.

Harusnya petugas kios tinggal menggesek kartu itu senilai Rp 700.000. Tapi, di kartu itu kan tidak ada uangnya. Lantas bagaimana?

Inilah cara gotong royong di desa. Sang petani membayar uang kontan Rp 700.000 ke kios. Petugas kios mentransfer uang itu ke rekening kartu taninya. Baru si kios menggesek nilai Rp 700.000 dari kartu tani yang barusan terisi.

Kartu itu pun kosong lagi. Disimpan lagi di kios. Dengan sisa jatah urea masih 5 kuintal. Bisa diambil kapan pun kalau mulai tanam lagi.

Saya sudah cek ke pemilik kios di Brebes, Jateng. Begitulah yang berlangsung di lapangan.

Inilah cara pengaturan pupuk subsidi terbaik dalam sejarah pupuk subsidi selama ini. Tidak perlu lagi pakai cara pupuk yang sampai diberi warna oranye. Tidak perlu lagi ada polisi yang harus melakukan razia gudang-gudang pupuk.

Adakah petani yang ambil pupuk subsidi untuk dijual? Dengan alasan ia tidak tanam padi tahun ini?

Itu bisa saja terjadi. Tapi tidak akan banyak. Petani akan malu ke tetangga. Sudah ambil pupuk kok tidak menanam. Tetangga akan langsung melihat kecurangan itu dengan sejelas-jelasnya. Tidak ada Bentjok di desa. Tidak ada Jiwasraya di sana.

Maka, tahun ini adalah pembuktian apakah angka subsidi pupuk yang di APBN sebesar Rp 27 triliun itu benar-benar memang segitu.

Ini juga tahun pembuktian, apakah tikus-tikus subsidi cukup pintar sehingga punya cara baru untuk menyiasatinya.(Dahlan Iskan)

https://www.disway.id/r/1104/kartu-pupuk#.X5ChowKGCPs

====================================


KALAU ANDA MASIH MEMPUNYAI PEKERJAAN DAN PERUSAHAAN ANDA MASIH BEROPERASI .....BERSYUKURLAH!!!!
 
MENGAPA?

1. Victoria's Secret  dinyatakan Bankrut. 
2. Zara menutup 1,200 tokonya
3. La Chapelle menarik kembali 4391 tokonya.
4. Channel dalam proses tutup.
5. Hermes tutup.
6. Patek Philippe tidak produksi lagi.
7. Rolex tidak produksi lagi.
8. Industri barang mewah hancur.
9. Nike menyediakan $23 milyar untuk uang pesangon.
10. Gold's gym filed menyatakan bangkrut.
11. Pensiei AirBnb mengatakan karena pandemic, 12 tahun kerja keras hilang begitu saja dlm 6 minggu “.
12. Starbucks menutuo 400 kedainya.
13. WeWork sudah selesai.

Lihat ekonomi Amerika Serikat selanjutnya. Nissan Motor Co. USA mungkin akan tutup.

1. (Hertz) perusahaan sewa mobil terbesar dunia menyatakan diri bangkrut mereka juga pemilik Thrifty and Dollar
2. Comcar perusahan Logistik dengan 4000 truk menyatakan diri bangkrut.
3. JC Penny perusahaan TOSERBA terbesar  dan tertua bangkrut dan dibeli Amazon.com
4. Warren Buffet, investor terbesar dunia mengalami kerugian $50 Milyar dalam 2 bukan terachir.
5. Perusahaan Investasi terbesar dunia BlackRock menyatakan ekonomi dunia dalam keadaan kritis, mereka menguasai $7trillion uang pihak ke-3.
6. Mall America (Mall terbesar di  America) tidak lagi bisa membayar cicilan pinjamannya.
7. Emirate salah satu perusahaan penerbangan terkaya men-PHK  30% Karyawannya.
8. Bank Central America Serikat dan kementerian Keuangan  mencetak Triljunan US$Dollar tanpa jaminan agar Ekonomi tetap berjalan di Amerika Serikat.
9. Sekitar 12,000 sampai 15,000. toko / UKM menutup usahanya 

Dibawah adalah perusahaan besar yang sedang dalam proses penutupan:

J. Crew, Gap, Victoria's Secret, Bath & Body Works, Forever 21
Sears, Walgreens, GameStop, Pier 1 Imports, Nordstrom, Papyrus
Chico's, Destination Maternity, Modell's, A.C. Moore, Macy's
Bose, Art Van Furniture, Olympia Sports, K Mart, Specialty Cafe & Bakery
dan banyak lagi yang lain.

Penganguran lebih besar dari  25% (tenaga Kerja 160 juta), 40 juta tidak mempunyai pekerjaan. Pendapatan per kapita terjun bebas.

Kalau business anda, atau perusahaan tempat anda bekerja masih exsist (Masih Beroperasi) berbaiklah pada perusahaan anda. Manusia menghadapi Pandemic yang tidak terkontrol. Smester ke2 tahun 2020 merupakan tantangan bagi semua korporasi tanpa terkecuali.

Tahun 2020 adalah bagaimana kita bisa selamat. Jagalah diri anda dan keluarga anda baik baik. Berbahagialah dengan apa yang anda miliki.












Tags

Analisis Politik (275) Joko Widodo (150) Politik (106) Politik Baik (64) Berita Terkini (59) Pembangunan Jokowi (55) Jokowi (52) Lintas Agama (31) Renungan Politik (31) Perang Politik (29) Berita (27) Ekonomi (25) Anti Radikalisme (24) Pilpres 2019 (23) Jokowi Membangun (22) Perangi Radikalisme (22) Pembangunan Indonesia (21) Surat Terbuka (20) Partai Politik (19) Presiden Jokowi (19) Lawan Covid-19 (18) Politik Luar Negeri (18) Bravo Jokowi (17) Ahok BTP (14) Debat Politik (14) Radikalisme (13) Toleransi Agama (12) Caleg Melineal (11) Menteri Sri Mulyani (11) Perangi Korupsi (11) Berita Hoax (10) Berita Nasional (9) Education (9) Janji Jokowi (9) Keberhasilan Jokowi (9) Kepemimpinan (9) Politik Kebohongan (9) Tokoh Dunia (9) Denny Siregar (8) Hidup Jokowi (8) Anti Korupsi (7) Jokowi Hebat (7) Renungan (7) Sejarah Penting (7) Selingan (7) Ahok (6) Health (6) Perangi Mafia (6) Politik Dalam Negeri (6) Gubernur DKI (5) Jokowi Pemberani (5) KPK (5) Khilafah Makar (5) Kisah Nyata (5) Lawan Radikalisme (5) NKRI Harga Mati (5) Negara Hukum (5) Partai PSI (5) Pengamalan Pancasila (5) Pilkada (5) Refleksi Politik (5) Teknologi (5) Anti Teroris (4) Bahaya Khalifah (4) Berita Baru (4) Dugaan Korupsi (4) Indonesia Maju (4) Inspirasi (4) Kebudayaan Indonesia (4) Lagu Jokowi (4) Mahfud MD (4) Menteri Pilihan (4) Pancasila (4) Pendidikan (4) Pileg 2019 (4) Politik Identitas (4) Sejarah (4) Tokoh Masyarakat (4) Tokoh Nasional (4) Vaksin Covid (4) Adian Napitupulu (3) Adudomba Umat (3) Akal Sehat (3) Analisa Debat (3) Artikel Penting (3) Atikel Menarik (3) Biologi (3) Brantas Korupsi (3) Covid-19 (3) Demokrasi (3) Dewi Tanjung (3) Hukum Karma (3) Karisma Jokowi (3) Kelebihan Presiden (3) Kesaksian (3) King Of Infrastructur (3) Lagu Hiburan (3) Makar Politik (3) Melawan Radikalisme (3) Musibah Banjir (3) Nasib DKI (3) Nasihat Canggih (3) Negara Maju (3) Negara Makmur (3) Nikita Mirzani (3) PKN (3) Pembubaran Organisasi (3) Pemilu (3) Pendidikan Nasional (3) Pendukung Jokowi (3) Penegakan Hukum (3) Poleksos (3) Politik Adudomba (3) Rekayasa Kerusuhan (3) Rencana Busuk (3) Revisi UUKPK (3) Sederhana (3) Tanggung Jawab (3) Testimoni (3) Tokoh Revolusi (3) Waspada Selalu (3) Ada Perubahan (2) Agenda Politik (2) Akal Kebalik (2) Akal Miring (2) Anggaran Pemprov (2) Antusias Warga (2) Arsitektur Komputer (2) Basmi Mafia (2) Basmi Radikalisme (2) Beda Partai (2) Berita Internasional (2) Budiman PDIP (2) Capres Cawapres (2) Cinta Tanah Air (2) Dasar Negara (2) Denny JA (2) Erick Thohir (2) Etika Menulis (2) Filsafat (2) Fisika (2) Free Port (2) Gerakan Budaya (2) Gereja (2) Himbauan (2) Information System (2) Isu Sara (2) Jaga Presiden Jokowi (2) Jalan Toll (2) Jenderal Pendukung (2) Jihat Politik (2) Jokowi Commuter (2) Jokowi Guru (2) Jokowi Motion (2) Kabinet II Jokowi (2) Kasus Hukum (2) Kasus Korupsi (2) Kehebatan Jokowi (2) Kemajuan Indonesia (2) Kemanusiaan (2) Kerusuhan Mei (2) Komputer (2) Komunikasi (2) Kriminalisasi Ulama (2) Langkah DPRD-DPR (2) Lawam Penghianat Bangsa (2) Lawan Fitnah (2) Mafia Indonesia (2) Media Sosial (2) Menteri Susi (2) Merakyat (2) Miras (2) Motivasi (2) Nilai Rupiah (2) Olah Raga (2) Opini (2) Pembangunan Pasar (2) Pemimpin Pemberani (2) Pengadilan (2) Pengatur Strategi (2) Penjelasan TGB (2) Penyebar Hoax (2) Perangi Terroriis (2) Pidato Jokowi (2) Political Brief (2) Politik ORBA (2) Program Jokowi (2) Raja Hutang (2) Ruang Kesehatan (2) Sampah DKI (2) Selengkapnya (2) Sertifikat Tanah (2) Simpatisan Jokowi (2) Suka Duka (2) Sumber Kekuasaan (2) Survey Politik (2) Tegakkan NKRI (2) Tenaga Kerja (2) Tirta Memarahi DPR (2) Toll Udara (2) Transparan (2) Ucapan Selamat (2) Ulasan Permadi (2) Ultah Jokowi (2) Undang Undang (2) Adek Mahasiswa (1) Aksi Gejayan (1) Aksi Makar (1) Alamiah Dasar (1) Ancaman Demokrasi (1) Andre Vincent Wenas (1) Anggarana Desa (1) Anies Dicopot (1) Ansor Banten (1) Antek HTI (1) Anti Cina (1) Anti Terrorris (1) Anti Vaksin (1) Anti Virus (1) Arti Corona (1) Aset BUMN (1) Atheis (1) BIN (1) BTP (1) Bahasa Indonesia (1) Bahaya Isis (1) Bangkitkan Nasionalisme (1) Bangsa China (1) Bank Data (1) Bantu Dishare (1) Basuki Tjahaya Purnama (1) Bawah Sadar (1) Bencana Alam (1) Berani Karena Jujur (1) Berani Melapor (1) Binekatunggal Ika (1) Bintang Mahaputera (1) Bisnis (1) Bongkar Gabeneer (1) Bravo Polri (1) Bravo TNI (1) Breaking News (1) Budiman Sujatmiko (1) Bumikan Pancasila (1) Bunuh Diri (1) Busana (1) Buya Syafii Maarif (1) Calon Menteri (1) Cari Panggung Politik (1) Cctvi Pantau (1) Cendekia (1) Croc Brain (1) Cudu Nabi Muhammad (1) Cybers Bots (1) Daftar Tokoh (1) Dagang Sapi (1) Danau Toba (1) Data Base (1) Demo Bingung (1) Demo Gagal (1) Demo Mahasiswa (1) Demo Nanonano (1) Demokrasi Indonesia (1) Deretan Jenderal (1) Dewan Keamanan PBB (1) Digital Divelovement (1) Dosa Kolektif (1) Dubes Indonesia (1) Ekologi (1) Extrimis (1) FBR Jokowi (1) Faham Khilafah (1) Filistinisme (1) Filosofi Jawa (1) Fund Manager (1) G30S/PKI (1) GPS Tiongkok (1) Gagal Faham (1) Gaji Direksi (1) Gaji Komisaris (1) Gaya Baru (1) Gelagat Mafia (1) Geografi (1) Gerakan (1) Gerakan Bawah Tanah (1) Gibran (1) Grace Natalie (1) Gubernur Jateng (1) Gus Nuril (1) Gusti Ora Sare (1) HTI Penunggang (1) Hadiah Tahun Baru (1) Hari Musik Nasional (1) Hiburan (1) Hukuman Mati (1) Hypnowriting (1) Identitas Nusantara (1) Illegal Bisnis (1) Ilmu Pengetahuan (1) Ilusi Identitas (1) Imperialisme Arab (1) Indonesia Berduka (1) Indonesia Damai (1) Indonesia Hebat (1) Injil Minang (1) Intermezzo (1) Internet (1) Intoleransi (1) Investor Asing (1) Islam Nusangtara (1) Istana Bogor (1) Isu Agama (1) Isu Politik (1) J Marsello Ginting (1) Jadi Menteri (1) Jalur Gaza (1) Jangan Surahkan Indonesia (1) Jembatan Udara (1) Jenderal Moeldoko (1) Jenderal Team Jkw (1) Jilid Milenial (1) Jiplak (1) Jokowi 3 Periode (1) Jokowi Peduli (1) Jualan Agama (1) Jurus Pemerintah (1) Jusuf Kalla (1) Kadrun (1) Kambing Hitam (1) Kampus Terpapar Radikalisme (1) Kasus BUMN (1) Kasus Keluarga (1) Kebusukan Hati (1) Kecelakaan (1) Kehilangan Tuhan (1) Kehilangan WNI (1) Kekuasaan (1) Kekuatan China (1) Kemengan Jokowi (1) Kena Efisensi (1) Kepribadian (1) Keputusan Pemerintah (1) Kerusuhan 22 Mei (1) Kesaksian Politikus (1) Keseahatan (1) Ketum PSI (1) Kitab Suci (1) Kode Etik (1) Komnas HAM (1) Komunis (1) Konglomerat Pendukung (1) Kopi (1) Kota Bunga (1) Kota Misteri (1) Kota Modern (1) Kota Zek (1) Kredit Macet (1) Kuliah Uamum (1) Kunjungan Jokowi (1) Kurang Etis (1) LPAI (1) Lagu Utk Jokowi (1) Lahan Basah (1) Larangan Berkampanye (1) Larangan Pakaian (1) Lawan Rasa Takut (1) Leadership (1) Legaci Jokowi (1) Lindungi Jokowi (1) Lintas Dinamika (1) Luar Biasa (1) MPG (1) Mabok Agama (1) Mafia Ekonomi (1) Mafia Tanah (1) Mahakarya (1) Mahkamah Agung (1) Manfaat Vaksin (1) Mari Tertawa (1) Masa Kampanye (1) Masalah BUMN (1) Matematika (1) Membunuh Sains (1) Mempengaruhi Musuh (1) Mempengaruhi Orang (1) Mendisplinkan Siswa (1) Mengharukan (1) Menghasut Pemerintah (1) Menghina Lambang Negara (1) Mengulas Fakta (1) Menjaga Indonesia (1) Menjaga Jokowi (1) Menjelang Pemilu (1) Menjlang Pelantikan (1) Menko Polhukam (1) Menteri (1) Menteri Agama (1) Menteri Sosial (1) Menydihkan (1) Mesin Pembantai (1) Minuman Keras (1) Model Tulisan (1) Muhamad Ginting (1) Mumanistik (1) Muslim Prancis (1) Musu RI (1) Musuh Dlm Selimut (1) Obat Tradisional (1) Oligarki (1) Omnibus Law (1) Oramas Terlarang (1) Orang Baik (1) Orang Beragama (1) Orang Bodoh (1) Orang Kaya (1) Ormas Islam (1) Otak Kebalik (1) Overdosis Haram (1) PHK dan Buruh (1) Palestina (1) Panduan (1) Pantau Jakarta (1) Para Makar (1) Parawisata (1) Partai Baru (1) Partai Komunis (1) Pasar Murah (1) Pelarian (1) Pembayaran Utang Negara (1) Pembela Rakyat (1) Pembumian Pancasila (1) Pemerintahan Jayabaya (1) Pemilihan Presiden (1) Pemprov DKI (1) Pencerahan (1) Pencucian Uang (1) Pendukung Lain (1) Penebaran Virus so (1) Pengacau Negara (1) Pengalaman (1) Pengangguran (1) Pengaruh (1) Pengertian Istilah (1) Pengertian Otoritas (1) Penggulingan Rezim (1) Penghianat Bangsa (1) Pengobatan (1) People Power (1) Perang Dunia III (1) Perangi Tetroriis (1) Peraturan (1) Perayaan Natal (1) Percobaan (1) Perguruan Tinggi (1) Peringatan Keras (1) Peristiwa Mei 1998 (1) Pernikahan (1) Pernyataan ISKA (1) Pertamina (1) Pertemuan Politik (1) Pesan Gus Nuril (1) Pesan Habib (1) Peta Politik (1) Pidato Prisiden RI (1) Pil Pahit Srilanka (1) Pilkada 2018 (1) Pilkada Solo (1) Pilpres Curang (1) Pimpinan MPR (1) Politik Agama (1) Politik Catur Jkw (1) Politik Kepentingan (1) Politik LN (1) Politik Uang (1) Politikus (1) Pollitik (1) Profesional (1) Propaganda (1) Propaganda Firehose (1) Psikoanalisa (1) Psikologi Praktis (1) Puisi (1) Pulau Terindah (1) Quick Count (1) RUU Kadrun (1) Raja Bonar (1) Raja Debat (1) Raksasa (1) Rakyat Kecil (1) Realita Politik (1) Rekam Jejak (1) Rekapitulasi DPS (1) Reklamasi Pulau (1) Relawan Jokowi (1) Remix Sunda (1) Rendah Hati (1) Reungan Politik (1) Rhenald Kasali (1) Risma (1) Ruhut P Sitompul (1) Saksi Yehuwa (1) Sangat Canggih (1) Scandal BLBI (1) Seharah Pers (1) Sehat Penting (1) Sejarah Politik (1) Sekilas Info (1) Selamat Imlek (1) Sembuhkan Jiwasraya (1) Seni (1) Seniman Bambu (1) Shanzhai (1) Sidak Harga (1) Sidang MPR (1) Sigmun Freud (1) Silaturahmi (1) Sistem Informasi (1) Skema Kerusuhan (1) Skenario 22 Mei (1) Skenario Demonstrans (1) Skripsi (1) Soekarno (1) Stasiun KA (1) Suku Minang (1) Sumber Inspirasi (1) Super Power (1) Superkarya (1) Syirianisasi (1) System Informasi (1) TKA Siapa Takut (1) Tahun Kampret (1) Taliban (1) Tanda Kehormatan (1) Tanda Zaman (1) Tanggapan Atas Pidato (1) Tanya Jawab (1) Tebang Pilih (1) Teori Kepribadian (1) Terkaya Indonesia (1) Terorisme (1) Terrorisme (1) Tidak Becus Kerja (1) Tindakan Makar (1) Tingkat Kemiskinan (1) Tinjauan Filsafat (1) Tips dan Trik (1) Toleransi Identitas (1) Travelling (1) Tuan Rumah (1) Tukang Kayu (1) UU Cipta Kerja (1) Ucapan Gong Xi Fat Choi (1) Ulama Bogor (1) Ulasan Berita (1) Ulasan Suriah (1) Ustadz Bangsa (1) Via Vallen (1) Virus Covid-15 (1) Wajib Baca (1) Wakil Tuhan (1) Wali Kota (1) Wanita Kartini (1) Wewenang (1) Yusril Blakblakan (1)