Latest News

Selengkapnya Diteruskan DI NEWS.TOPSEKALI.COM

Showing posts with label Survey Politik. Show all posts
Showing posts with label Survey Politik. Show all posts

Friday, July 6, 2018

Sekedar Info Perihal Manuver Politik - Bahan Renungan saja



MANUVER JK & AKSA MAHMUD TIKAM JKW DARI BELAKANG
 Manuver JK-Aksa Mahmud, Prabowo Tersisih, Muncul Poros Anies-AHY

1. Pendaftaran Capres makin dekat, peta politik berubah dengan cepat

"Capres/Cawapres 2019 Didaftarkan 4-10 Agustus 2018, Pemilu Serentak 7 April 2019"

👉https://t.co/zcBovzi5Ad

2. Diam-diam Aksa Mahmud yg mengaku diutus JK menemui Rizieq Shihab. Tujuannya satu menawarkan barter politik

"Wapres JK Buka Suara Soal SP3 Rizieq Shihab"
👉https://t.co/3uDdiVAFay

3. Aksa Mahmud menjanjikan Rizieq Shihab bebas dari tuntutan hukum dan bisa pulang ke tanah air

"JK Soal Kasus Chat Habib Rizieq: Kalau Bukti Tak Cukup, Ya SP3"
👉https://t.co/J5u5NrzW33

4. Lobby dari Aksa Mahmud syaratnya satu, Rizieq mendukung calon yg diajukan oleh @Pak_JK pada pilpres 2019 yakni @aniesbaswedan

@Aryprasetyo85

"Pengamat: Bisa Juga JK Dorong Anies Lawan Jokowi"

👇https://t.co/wfwK3LUGAV

5. Skenario mengangkat @aniesbaswedan sudah lama dibenak Aksa Makmud
Aksa makin percaya diri setelah Anies berhasil saat Pilgub DKI kalahkan Ahok

"Aksa Mahmud dan Jusuf Kalla di Belakang Anies-Sandi"
👉https://t.co/NULBL4xja1

6. @aniesbaswedan dianggap oleh JK-Aksa Mahmud sebagai figur alternatif untuk bertarung dengan @jokowi
Popularitas dan elektabilitasnya Anies lumayan sehingga potensial untuk dijual

" Peluang Anies Baswedan di Pilpres 2019 Menurut 3 Lembaga Survei"
👉https://t.co/RP9UERZFrl

7. Bagi JK - Aksa Mahmud, @aniesbaswedan juga dianggap menawarkan kebaruan dibandingkan @prabowo maupun @Nurmantyo_Gatot

"Pengamat: Anies Baswedan Punya Peluang Diusung di Pilpres"
👉https://t.co/j7NspgFcrM

8. Aksa Mahmud tidak hanya menawakan @aniesbaswedan ke Rizieq FPI tapi juga ke @Gerindra , @PKSejahtera dan @PDemokrat

"PKS Sebut jika Prabowo Tak Maju, Anies Layak Jadi Capres"
👉https://t.co/GimSQtlVct

9. Gayung bersambung di @Gerindra , Sandiaga Uno mengajukan proposal ke @Pak_JK dengan daya tarik Anies
Walaupun masih dalam rumus @prabowo - @aniesbaswedan

"Gerindra buka peluang Anies Baswedan maju dampingi Prabowo di 2019"

👉https://t.co/AZB5i4SHQn

10. Tujuannya @sandiuno satu, yaitu agar @Pak_JK mau mendukung paket Prabowo-Anies
Itu artinya, melepaskan JK dari @jokowi

"Sandiaga: JK Bilang 'Gimana Prabowo Sama Anies?'
👉https://t.co/5nrSdvR1Ae

11. @aniesbaswedan juga ditawarkan ke Partai @PDemokrat melalui pertemuan @SBYudhoyono - @Pak_JK beberapa hari yang lalu
SBY tertarik utk memasangkan Anies dgn AHY

"JK Bertemu SBY di Mega Kuningan"
👉 https://t.co/QVw7v5Ia45

12. Bagi SBY - JK, paket @aniesbaswedan - @AgusYudhoyono ini dianggap paket anak muda yg akan jadi lawan tangguh Jokowi

"Duet Anies-AHY Berpeluang Besar Kalahkan Jokowi"

👉https://t.co/TJwQZ8ibfL

13. Aksa Mahmud juga mendekati @PKSejahtera
PKS mulai tertarik dengan memasangkan @aniesbaswedan dengan @aheryawan Masalahnya PKS butuh dana
Aksa menjanjikan aliran dana segar untuk PKS
Mahar politik membuat urusan dengan PKS beres

"PKS Dorong Duet Anies-Aher di Pilpres 2019"
👉https://t.co/wL0wb8Xof6

14. Darimana Aksa Mahmud akan memperoleh dana mengusung @aniesbaswedan ?
Inilah lihainya klan @Pak_JK , semua ada skenarionya

"Bank Muamalat Berharap Sahamnya Diambil Alih Pemerintah"
👇https://t.co/ZGWOJs8FpE

15. Skenarionya melalui upaya merampok melalui sakitnya Bank Bukopin dan Bank Muamalat

"OJK Akui Kredit Bermasalah Bank Muamalat di Atas Ambang Batas"
👉https://t.co/yhcQn9Uu1b

16. Sebanyak 30 persen saham Bank Bukopin ada di tangan Group Bosowa yg dimiliki Aksa Mahmud

"Bosowa Resmi Kuasai 30 Persen Saham Bukopin"
Bosowa kini resmi menjadi pemegang saham pengendali perseroan"
👇https://t.co/EuEDR7hBwC

17. Sedangkan rumornya, debitor macet terbesar dari Bank Muamalat juga adalah keluarga @Pak_JK dan Aksa Mahmud

"Terancam Ambruk, Ada Apa dengan Bank Muamalat?"

👉https://t.co/q34iTN3fCu

18. Dengan skenario mengulang peristiwa bank gagal Century, Aksa Mahmud mengharapkan ada guyuran dana talangan yg akan digunakan untuk dana politik

"Bank Muamalat Berharap Pemerintah Berminat Suntikan Modal"

👇https://t.co/7M5IPVDHHv

19. Skenario memperoleh dana politik melalui bank yg sakit atau bank gagal seperti siklus dalam pemilu

"Tahun Politik & 15 Bank Gagal Sistemik"
👉https://t.co/9qrgZwYLhE

20. Ingat.....
Kasus Bank Bali dilanjut dengan Bank Century
Itu cara yg paling mudah untuk dapat dana politik segar

"Bambang Soesatyo Sebut Dana Century Digunakan Parpol untuk Menangi Pilpres"
👉https://t.co/XvzzISmb4q

21. Jokowi dibuat berada di posisi makan buah simalakama
Kalau dimakan akan pahit karena mengalirkan dana politik ke Aksa Mahmud
Sedangkan kalau dibiarkan akan berdampak pada kepercayaan fondasi ekonomi

" Boediono sebut dana talangan Century cegah krisis"
👇https://t.co/pR136vXWc6

22. Aksa Mahmud memang licin
Dia bangun image seolah olah bermanuver sendiri tanpa diketahui JK
Tapi siapa pernah tahu dalamnya lautan

"Cerita Lengkap Aksa Mahmud Soal Peran JK untuk Anies-Sandi"
👉https://t.co/nF0JPlGD8d

23. Aksa Mahmud juga mendekatii @SBYudhoyono karena tahu betul kalau SBY masih punya tabungan dana yg besar

"HEBOH...ANONYMOUS MEMBUKA DAFTAR KORUPSI DAN KEKAYAAN SBY"
👉https://t.co/Ldb3h4lGOj

24. Aksa Mahmud mendekati PKS karena tahu betul kalau PKS adalah partai yg paling mudah dibayar

Ada uang urusan berjalan mulus
Semulus paha Neno

"Presiden PKS: 2019 Kami Memang Kekurangan Logistik"
👉https://t.co/Z3Clh1WL76

25. Aksa Mahmud juga mudah untuk memprovokasi Amien Rais supaya membentuk poros bersama melawan @jokowi

"Amien Rais Total Menolak Jokowi"
👉https://t.co/fJFrPhJCn8

26. Sekarang @prabowo ditinggal sendirian
Nasibnya terlunta lunta jadi tak tentu
Prabowo jelas bokek sehingga tidak bisa beli PKS
PKS mudah berkhianat untuk mendukung kandidat yg mampu membayar

"Capres 2019: Selain Prabowo, PKS Masih Dekati Gatot Nurmantyo"
👉https://t.co/KFB5d4Nrx3

27. Teriakan nyinyir Fadli Zon-pun menjadi hambar
Pahit...getirr..lidah serasa kelu
Lutut gemetaran, biji serasa kesemutan
Karena tuannya mbah @prabowo terancam gagal Nyapres

"Raja Juli Antoni Sindir Fadli Zon untuk Urus Prabowo yang Terancam Gagal Nyapres"
👉https://t.co/K3i031ap4t

28. @prabowo @Gerindra ditelikung Aksa Mahmud yg mengaku utusan JK
Manuver Aksa membuat mimpi Prabowo makin buyar, ambyaaar seperti nasi kucing lepas karet gelangnya

Tercecer berserakan
Dieker-eker pitik tapi ora diuntal

"Prabowo Terancam Gagal Nyapres"
👉https://t.co/NPnnATv5Ko

29. Prabowo babak belur dihantam kiri kanan
Tapi diam-diam ada yang sedang siapkan @aniesbaswedan sebagai Capres yg muncul tiba-tiba
Waspadalah...waspadalah

"Saat Anies Baswedan Dideklarasikan Jadi Capres 2019"
👇https://t.co/qY0A9mosho

Matur nuwun sederek sedoyo masyarakat twitterland
Anda merasa ditelikung?
Atau merasa di khianati?
Galau? Stroke? Frustasi?

Sini sama om...om pangku sinih

Chirpified: Manuver JK-Aksa Mahmud, Prabowo Tersisih, Muncul Poros Anies-AHY https://t.co/Mzia0kWTZB

Ary Prasetyo
copas dr sebelah:

Masih Perlukah Survey Politik?



Masih Perlukah Survey Politik ?

Setelah pilkada serentak ini di beberapa grup WA yang saya ikut, banyak teman-teman membahas hasil survey dan quick count (QC). Bila sekedar membandingkan angka boleh-boleh saja, tetapi di dalam statistika angka itu mempunyai makna tersendiri. Angka adalah suatu nilai hasil sebuah proses. Walaupun survey dan QC itu bertujuan untuk memprediksi perolehan suara suatu pasangan calon pemimpin daerah, keduanya mempunyai parameter yang berbeda. Artinya membandingkan hasil survey dengan QC itu bukan ‘apple to apple comparison’.


Data hasil survey dan QC pilkada memang memperlihatkan perbedaan. Akan tetapi hal itu tidak berarti dapat disimpulkan bahwa survey tidak berguna. Atau bahkan ada yang mengatakan survey ‘abal-abal’ hasil rekayasa suatu kelompok. Kita harus melihatnya secara bijak, rasional, tidak diganggu oleh sentimen emosional senang atau sedih yang berlebihan. Apapun hasilnya, survey dalam politik itu sangat bermanfaat.


Sejauh metodologi yang dipergunakan benar dan dijalankan dengan disiplin maka hasil survey dapat dipertanggungkan.  Secara politik hasil survey tersebut banyak manfaatnya bagi semua kandidat yang dijadikan parameter (angka yang akan diduga). Tentu sangat berguna bagi kandidat dengan nilai prediksi tinggi ataupun rendah. Karena memang nilai dugaan itu bukan titik akhir. Tetapi baru merupakan indikator (peluang) terhadap sesuatu yang akan terjadi. Bagi pasangan yang cerdas, hasil survey selanjutnya dipergunakan untuk pengaturan strategi agar pada ujungnya diperoleh suara yang tinggi alias menang. 


Parameter dalam survey bersifat dinamis, bergerak akibat banyak faktor yang berpengaruh. Dalam statistika parameter jenis ini disebut “random parameter” (parameter acak) yang memerlukan pendekatan statistika lebih tinggi, misalnya statistika Bayesian. Walaupun  tentunya pendugaannya bisa didekati melalui teori statistika konvensional (statistika frekuentis) dengan asumsi parameter tetap (fixed parameter) seperti halnya dalam QC. Tetapi setidaknya harus memasukan faktor waktu, misalnya rentang bulan pelaksanaan survey. Di sinilah azas kemanfaatan survey bagi strategi ke depan.  Namun tentunya hasil survey dan QC tidak bisa dibandingkan secara ‘head to head’ seakan-akan kedua metode itu memiliki tipe parameter yang sama. Padahal keduanya mempunyai jenis parameternya berbeda.


Selain kompleksitas teori statistika untuk pendugaan parameter acak, dalam teknik penarikan contoh (sampling technique) ada dua sumber penyimpangan atau error (galat). Pertama adalah galat akibat sampling atau sampling error. Kedua adalah galat akibat non sampling error atau disebut juga systematic error (galat sistematis). 


Kesalahan atau galat akibat sampling itu bisa diperkecil dengan penambahan ukuran contoh (sample size). Adapun kesalahan non sampling error tidak bisa diselesaikan dengan penambahan ukuran contoh. Hal ini baru bisa diperkecil dengan metode yang lebih tinggi dan instrumen yang bisa menggiring konsistensi jawaban. Itu pun tetap akan menyisakan galat yang sulit dikoreksi. 


Dalam hal tipe kesalahan atau galat (error) ini, pada QC hanya ada sampling error. Sehingga metodenya tidak rumit dan hasilnya tidak berbias, sejauh metode yang diterapkan sesuai dengan teori. Sedangkan dalam survey, selain ada sampling error juga ada systematic error (non sampling error). Penjumlahan kedua galat itu tentu akan membuat akurasi hasil survey tidak akan setajam QC. 


Faktor non sampling error itu bisa berupa waktu pelaksanaan, demografi responden, lokasi, instrumen, dan pelaku surveyor. Selain itu juga ada faktor kejujuran responden yang sering dianggap sampling error, padahal bukan. Semua ini mengakumulasi menjadi systematic error yang menjadi tantangan menarik bagi para ahli statistika.


Terlepas dari kompleksitas survey tersebut, tetap saja survey yang sering dilakukan saat ini sangat berguna bagi dunia politik. Asal kita bisa menyikapinya secara rasional dan bahkan saintifik, bukan sekedar luapan emosional. Jadi kalau ada pertanyaan ‘apakah survey itu berguna?’ Jawabannya sangat berguna. Titik
Asep Saefuddin


Rektor Universitas Al Azhar Indonesia/Guru Besar Statistika FMIPA IPB serta Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei dan Opini Publik (PERSEPI)

Tags

Analisis Politik (275) Joko Widodo (150) Politik (106) Politik Baik (64) Berita Terkini (59) Pembangunan Jokowi (55) Jokowi (52) Lintas Agama (31) Renungan Politik (31) Perang Politik (29) Berita (27) Ekonomi (25) Anti Radikalisme (24) Pilpres 2019 (23) Jokowi Membangun (22) Perangi Radikalisme (22) Pembangunan Indonesia (21) Surat Terbuka (20) Partai Politik (19) Presiden Jokowi (19) Lawan Covid-19 (18) Politik Luar Negeri (18) Bravo Jokowi (17) Ahok BTP (14) Debat Politik (14) Radikalisme (13) Toleransi Agama (12) Caleg Melineal (11) Menteri Sri Mulyani (11) Perangi Korupsi (11) Berita Hoax (10) Berita Nasional (9) Education (9) Janji Jokowi (9) Keberhasilan Jokowi (9) Kepemimpinan (9) Politik Kebohongan (9) Tokoh Dunia (9) Denny Siregar (8) Hidup Jokowi (8) Anti Korupsi (7) Jokowi Hebat (7) Renungan (7) Sejarah Penting (7) Selingan (7) Ahok (6) Health (6) Perangi Mafia (6) Politik Dalam Negeri (6) Gubernur DKI (5) Jokowi Pemberani (5) KPK (5) Khilafah Makar (5) Kisah Nyata (5) Lawan Radikalisme (5) NKRI Harga Mati (5) Negara Hukum (5) Partai PSI (5) Pengamalan Pancasila (5) Pilkada (5) Refleksi Politik (5) Teknologi (5) Anti Teroris (4) Bahaya Khalifah (4) Berita Baru (4) Dugaan Korupsi (4) Indonesia Maju (4) Inspirasi (4) Kebudayaan Indonesia (4) Lagu Jokowi (4) Mahfud MD (4) Menteri Pilihan (4) Pancasila (4) Pendidikan (4) Pileg 2019 (4) Politik Identitas (4) Sejarah (4) Tokoh Masyarakat (4) Tokoh Nasional (4) Vaksin Covid (4) Adian Napitupulu (3) Adudomba Umat (3) Akal Sehat (3) Analisa Debat (3) Artikel Penting (3) Atikel Menarik (3) Biologi (3) Brantas Korupsi (3) Covid-19 (3) Demokrasi (3) Dewi Tanjung (3) Hukum Karma (3) Karisma Jokowi (3) Kelebihan Presiden (3) Kesaksian (3) King Of Infrastructur (3) Lagu Hiburan (3) Makar Politik (3) Melawan Radikalisme (3) Musibah Banjir (3) Nasib DKI (3) Nasihat Canggih (3) Negara Maju (3) Negara Makmur (3) Nikita Mirzani (3) PKN (3) Pembubaran Organisasi (3) Pemilu (3) Pendidikan Nasional (3) Pendukung Jokowi (3) Penegakan Hukum (3) Poleksos (3) Politik Adudomba (3) Rekayasa Kerusuhan (3) Rencana Busuk (3) Revisi UUKPK (3) Sederhana (3) Tanggung Jawab (3) Testimoni (3) Tokoh Revolusi (3) Waspada Selalu (3) Ada Perubahan (2) Agenda Politik (2) Akal Kebalik (2) Akal Miring (2) Anggaran Pemprov (2) Antusias Warga (2) Arsitektur Komputer (2) Basmi Mafia (2) Basmi Radikalisme (2) Beda Partai (2) Berita Internasional (2) Budiman PDIP (2) Capres Cawapres (2) Cinta Tanah Air (2) Dasar Negara (2) Denny JA (2) Erick Thohir (2) Etika Menulis (2) Filsafat (2) Fisika (2) Free Port (2) Gerakan Budaya (2) Gereja (2) Himbauan (2) Information System (2) Isu Sara (2) Jaga Presiden Jokowi (2) Jalan Toll (2) Jenderal Pendukung (2) Jihat Politik (2) Jokowi Commuter (2) Jokowi Guru (2) Jokowi Motion (2) Kabinet II Jokowi (2) Kasus Hukum (2) Kasus Korupsi (2) Kehebatan Jokowi (2) Kemajuan Indonesia (2) Kemanusiaan (2) Kerusuhan Mei (2) Komputer (2) Komunikasi (2) Kriminalisasi Ulama (2) Langkah DPRD-DPR (2) Lawam Penghianat Bangsa (2) Lawan Fitnah (2) Mafia Indonesia (2) Media Sosial (2) Menteri Susi (2) Merakyat (2) Miras (2) Motivasi (2) Nilai Rupiah (2) Olah Raga (2) Opini (2) Pembangunan Pasar (2) Pemimpin Pemberani (2) Pengadilan (2) Pengatur Strategi (2) Penjelasan TGB (2) Penyebar Hoax (2) Perangi Terroriis (2) Pidato Jokowi (2) Political Brief (2) Politik ORBA (2) Program Jokowi (2) Raja Hutang (2) Ruang Kesehatan (2) Sampah DKI (2) Selengkapnya (2) Sertifikat Tanah (2) Simpatisan Jokowi (2) Suka Duka (2) Sumber Kekuasaan (2) Survey Politik (2) Tegakkan NKRI (2) Tenaga Kerja (2) Tirta Memarahi DPR (2) Toll Udara (2) Transparan (2) Ucapan Selamat (2) Ulasan Permadi (2) Ultah Jokowi (2) Undang Undang (2) Adek Mahasiswa (1) Aksi Gejayan (1) Aksi Makar (1) Alamiah Dasar (1) Ancaman Demokrasi (1) Andre Vincent Wenas (1) Anggarana Desa (1) Anies Dicopot (1) Ansor Banten (1) Antek HTI (1) Anti Cina (1) Anti Terrorris (1) Anti Vaksin (1) Anti Virus (1) Arti Corona (1) Aset BUMN (1) Atheis (1) BIN (1) BTP (1) Bahasa Indonesia (1) Bahaya Isis (1) Bangkitkan Nasionalisme (1) Bangsa China (1) Bank Data (1) Bantu Dishare (1) Basuki Tjahaya Purnama (1) Bawah Sadar (1) Bencana Alam (1) Berani Karena Jujur (1) Berani Melapor (1) Binekatunggal Ika (1) Bintang Mahaputera (1) Bisnis (1) Bongkar Gabeneer (1) Bravo Polri (1) Bravo TNI (1) Breaking News (1) Budiman Sujatmiko (1) Bumikan Pancasila (1) Bunuh Diri (1) Busana (1) Buya Syafii Maarif (1) Calon Menteri (1) Cari Panggung Politik (1) Cctvi Pantau (1) Cendekia (1) Croc Brain (1) Cudu Nabi Muhammad (1) Cybers Bots (1) Daftar Tokoh (1) Dagang Sapi (1) Danau Toba (1) Data Base (1) Demo Bingung (1) Demo Gagal (1) Demo Mahasiswa (1) Demo Nanonano (1) Demokrasi Indonesia (1) Deretan Jenderal (1) Dewan Keamanan PBB (1) Digital Divelovement (1) Dosa Kolektif (1) Dubes Indonesia (1) Ekologi (1) Extrimis (1) FBR Jokowi (1) Faham Khilafah (1) Filistinisme (1) Filosofi Jawa (1) Fund Manager (1) G30S/PKI (1) GPS Tiongkok (1) Gagal Faham (1) Gaji Direksi (1) Gaji Komisaris (1) Gaya Baru (1) Gelagat Mafia (1) Geografi (1) Gerakan (1) Gerakan Bawah Tanah (1) Gibran (1) Grace Natalie (1) Gubernur Jateng (1) Gus Nuril (1) Gusti Ora Sare (1) HTI Penunggang (1) Hadiah Tahun Baru (1) Hari Musik Nasional (1) Hiburan (1) Hukuman Mati (1) Hypnowriting (1) Identitas Nusantara (1) Illegal Bisnis (1) Ilmu Pengetahuan (1) Ilusi Identitas (1) Imperialisme Arab (1) Indonesia Berduka (1) Indonesia Damai (1) Indonesia Hebat (1) Injil Minang (1) Intermezzo (1) Internet (1) Intoleransi (1) Investor Asing (1) Islam Nusangtara (1) Istana Bogor (1) Isu Agama (1) Isu Politik (1) J Marsello Ginting (1) Jadi Menteri (1) Jalur Gaza (1) Jangan Surahkan Indonesia (1) Jembatan Udara (1) Jenderal Moeldoko (1) Jenderal Team Jkw (1) Jilid Milenial (1) Jiplak (1) Jokowi 3 Periode (1) Jokowi Peduli (1) Jualan Agama (1) Jurus Pemerintah (1) Jusuf Kalla (1) Kadrun (1) Kambing Hitam (1) Kampus Terpapar Radikalisme (1) Kasus BUMN (1) Kasus Keluarga (1) Kebusukan Hati (1) Kecelakaan (1) Kehilangan Tuhan (1) Kehilangan WNI (1) Kekuasaan (1) Kekuatan China (1) Kemengan Jokowi (1) Kena Efisensi (1) Kepribadian (1) Keputusan Pemerintah (1) Kerusuhan 22 Mei (1) Kesaksian Politikus (1) Keseahatan (1) Ketum PSI (1) Kitab Suci (1) Kode Etik (1) Komnas HAM (1) Komunis (1) Konglomerat Pendukung (1) Kopi (1) Kota Bunga (1) Kota Misteri (1) Kota Modern (1) Kota Zek (1) Kredit Macet (1) Kuliah Uamum (1) Kunjungan Jokowi (1) Kurang Etis (1) LPAI (1) Lagu Utk Jokowi (1) Lahan Basah (1) Larangan Berkampanye (1) Larangan Pakaian (1) Lawan Rasa Takut (1) Leadership (1) Legaci Jokowi (1) Lindungi Jokowi (1) Lintas Dinamika (1) Luar Biasa (1) MPG (1) Mabok Agama (1) Mafia Ekonomi (1) Mafia Tanah (1) Mahakarya (1) Mahkamah Agung (1) Manfaat Vaksin (1) Mari Tertawa (1) Masa Kampanye (1) Masalah BUMN (1) Matematika (1) Membunuh Sains (1) Mempengaruhi Musuh (1) Mempengaruhi Orang (1) Mendisplinkan Siswa (1) Mengharukan (1) Menghasut Pemerintah (1) Menghina Lambang Negara (1) Mengulas Fakta (1) Menjaga Indonesia (1) Menjaga Jokowi (1) Menjelang Pemilu (1) Menjlang Pelantikan (1) Menko Polhukam (1) Menteri (1) Menteri Agama (1) Menteri Sosial (1) Menydihkan (1) Mesin Pembantai (1) Minuman Keras (1) Model Tulisan (1) Muhamad Ginting (1) Mumanistik (1) Muslim Prancis (1) Musu RI (1) Musuh Dlm Selimut (1) Obat Tradisional (1) Oligarki (1) Omnibus Law (1) Oramas Terlarang (1) Orang Baik (1) Orang Beragama (1) Orang Bodoh (1) Orang Kaya (1) Ormas Islam (1) Otak Kebalik (1) Overdosis Haram (1) PHK dan Buruh (1) Palestina (1) Panduan (1) Pantau Jakarta (1) Para Makar (1) Parawisata (1) Partai Baru (1) Partai Komunis (1) Pasar Murah (1) Pelarian (1) Pembayaran Utang Negara (1) Pembela Rakyat (1) Pembumian Pancasila (1) Pemerintahan Jayabaya (1) Pemilihan Presiden (1) Pemprov DKI (1) Pencerahan (1) Pencucian Uang (1) Pendukung Lain (1) Penebaran Virus so (1) Pengacau Negara (1) Pengalaman (1) Pengangguran (1) Pengaruh (1) Pengertian Istilah (1) Pengertian Otoritas (1) Penggulingan Rezim (1) Penghianat Bangsa (1) Pengobatan (1) People Power (1) Perang Dunia III (1) Perangi Tetroriis (1) Peraturan (1) Perayaan Natal (1) Percobaan (1) Perguruan Tinggi (1) Peringatan Keras (1) Peristiwa Mei 1998 (1) Pernikahan (1) Pernyataan ISKA (1) Pertamina (1) Pertemuan Politik (1) Pesan Gus Nuril (1) Pesan Habib (1) Peta Politik (1) Pidato Prisiden RI (1) Pil Pahit Srilanka (1) Pilkada 2018 (1) Pilkada Solo (1) Pilpres Curang (1) Pimpinan MPR (1) Politik Agama (1) Politik Catur Jkw (1) Politik Kepentingan (1) Politik LN (1) Politik Uang (1) Politikus (1) Pollitik (1) Profesional (1) Propaganda (1) Propaganda Firehose (1) Psikoanalisa (1) Psikologi Praktis (1) Puisi (1) Pulau Terindah (1) Quick Count (1) RUU Kadrun (1) Raja Bonar (1) Raja Debat (1) Raksasa (1) Rakyat Kecil (1) Realita Politik (1) Rekam Jejak (1) Rekapitulasi DPS (1) Reklamasi Pulau (1) Relawan Jokowi (1) Remix Sunda (1) Rendah Hati (1) Reungan Politik (1) Rhenald Kasali (1) Risma (1) Ruhut P Sitompul (1) Saksi Yehuwa (1) Sangat Canggih (1) Scandal BLBI (1) Seharah Pers (1) Sehat Penting (1) Sejarah Politik (1) Sekilas Info (1) Selamat Imlek (1) Sembuhkan Jiwasraya (1) Seni (1) Seniman Bambu (1) Shanzhai (1) Sidak Harga (1) Sidang MPR (1) Sigmun Freud (1) Silaturahmi (1) Sistem Informasi (1) Skema Kerusuhan (1) Skenario 22 Mei (1) Skenario Demonstrans (1) Skripsi (1) Soekarno (1) Stasiun KA (1) Suku Minang (1) Sumber Inspirasi (1) Super Power (1) Superkarya (1) Syirianisasi (1) System Informasi (1) TKA Siapa Takut (1) Tahun Kampret (1) Taliban (1) Tanda Kehormatan (1) Tanda Zaman (1) Tanggapan Atas Pidato (1) Tanya Jawab (1) Tebang Pilih (1) Teori Kepribadian (1) Terkaya Indonesia (1) Terorisme (1) Terrorisme (1) Tidak Becus Kerja (1) Tindakan Makar (1) Tingkat Kemiskinan (1) Tinjauan Filsafat (1) Tips dan Trik (1) Toleransi Identitas (1) Travelling (1) Tuan Rumah (1) Tukang Kayu (1) UU Cipta Kerja (1) Ucapan Gong Xi Fat Choi (1) Ulama Bogor (1) Ulasan Berita (1) Ulasan Suriah (1) Ustadz Bangsa (1) Via Vallen (1) Virus Covid-15 (1) Wajib Baca (1) Wakil Tuhan (1) Wali Kota (1) Wanita Kartini (1) Wewenang (1) Yusril Blakblakan (1)