Latest News

Selengkapnya Diteruskan DI NEWS.TOPSEKALI.COM

Showing posts with label Bravo Jokowi. Show all posts
Showing posts with label Bravo Jokowi. Show all posts

Saturday, May 22, 2021

"Presiden JOKOWI HARUS PIMPIN NKRI beberapa Periode, karena fakta2 ini:

 "Presiden JOKOWI HARUS PIMPIN NKRI🇮🇩❤beberapa Periode, karena fakta2 ini:

Tulisan Denny Siregar :
"MENGAPA MAKIN BANYAK ORANG2 BODOH dan MUNAFIK INGIN JOKOWI DIGANTI 2019..?? 

Karena  DIBODOHIN ORANG2 yang PUNDI2NYA DI-OBOK2 JOKOWI sehingga tidak BISA KORUPSI.

MENGAPA seluruh KEKUATAN2 JAHAT KOMPAK BERSATU INGIN MELAWAN JOKOWI...?

1. JOKOWI PRIBADI yang SEDERHANA, tidak TERKAIT degan TNI-POLRI.

2. JOKOWI sudah MENGHANCURKAN KERAJAAN BISNIS SOEHARTO, GANG CENDANA dan KRONINYA.

3. KITA PAHAM ANAK SBY KAWIN dengan ANAK HATTA RAJASA untuk BISNIS MAFIA BBM, BLT, PROYEK MANGKRAK, TILEP MESIN KPU, BANK CENTURY DLL,

4. Apakah KITA LUPA ANAK AMIN RAIS KAWIN dengan ANAK ZULKIFLI HASAN untuk AMANKAN KORUPSI JUTAAN HA HUTAN yang DIGUNDULI DLL,
DAN FAKTA2 PENTING LAINNYA. 

MESKIPUN CUKUP PANJANG NAMUN WAJIB DIBACA dengan TELITI... Sekarang untuk TAHU SIAPA2 SAJA PARA PENGKHIANAT NKRI ITU GAMPANG.

CARILAH ORANG, KELOMPOK ATAU PARTAI yang telah MEMBANTU SINGAPURA MENJADI KAYA DAN JUSTRU NKRI MENJADI MISKIN...,kenapa mereka GETOL TERIAK #2019GANTI PRESIDEN? 

KARENA KERAJAAN PENCIPTA PUNDI2 UANG Mereka telah DI-OBOK2 JOKOWI...., 

Dulu nih, sebelum JOKOWI naik panggung politik nasional, negeri kaya SDA ini harus berdarah darah harus impor Minyak agar kebutuhan BBM dalam negeri terpenuhi. 

Dan impor BBM itu dibiayai dari subsidi agar rakyat merasa terbuai dengan nyaman. 

SUBSIDI itu didapat dari HUTANG dan HUTANG. 

Mengapa ? 
Negeri ini ber-puluh2 tahun mmg Sengaja dibiarkan tergantung impor BBM karena kapasitas kilang BBM tidak ditambah.  

Bayangkanlah dengan kapasitas kilang yang dimiliki hanya 800 rb barrel sementara kebutuhan BBM mencapai 1,4jt barrel, lalu yang 600rb barrel dari mana?

Solusinya IMPOR ! 

"Siapa yang diuntungkan" ? 

Perhatikan tataniaganya : 
Petral yang merupakan anak usaha Pertamina berubah menjadi lebih berkuasa dan strategis dibanding induknya Pertamina dengan mengontrol 60% impor BBM. 

Artinya Petral mengelola 60% pengeluaran Pertamina. 

Petral yang duduk manis di Singapura dan tidak punya aset, mengendalikan 60% operasional Pertamina.

Semua tahu dibalik Petral adalah para “pemain” yang dekat dengan elit poltik. 

Mari berhitung thn 2012 (saat harga minyak mentah dunia kisaran US$ 100), 
jika kebutuhan impor 400 ribu barrel/day x BBM impor rata2 US$ 140 x 365 hari x Rp 12.000 = Rp 245 triliun. 

Bagaimana tidak enak, hanya tinggal duduk di belakang meja proyek senilai Rp 245 triliun datang menghampiri. 

Itulah sosok Petral yang begitu menggerogoti Pertamina dan tidak memberikan kontribusi yang berarti. 

Jika impor 400.000 BBM/day x 365 day = 246.000.000 barrel, itu setara dengan 39,3 miliar liter. 

Setara dengan 39,3 miliar ltr x 0,76 = 29,3 miliar kg atau 29,3 jt ton. 

Jika diangkut dengan kapal berukuran 50.000DWT, membutuhkan 599 kapal.

Lalu siapa yang menikmati bisnis pelayaran, bisnis asuransi, bisnis jasa freight forwarding, LC perbankan dan lainnya. 

Jadi multiplier effect dinikmati oleh trader yang umumnya menggunakan kapal asing, asuransi asing, LC bank asing dan lainnya.

Misal tarif LC 0,125% maka dengan impor senilai Rp245 triliun maka perbankan akan menikmati jasa sebesar Rp30,75 miliar. 

Kilang minyak paling baru terakhir dibangun thn 1994 atau dibangun jaman Presiden Soeharto atau 23 thn yll.  

Presiden sudah berganti 5X dari Habibie sampai Sby, Menteri BUMN sudah berganti ber-kali2.

Dirut Pertamina sudah berganti ber-kali2 tapi kilang minyak tidak bertambah. 

Indonesia makin banyak impor BBM. 

Mengapa Indonesia tidak bangun kilang minyak? 

Karena katanya dulu tidak punya uang, jualan BBM rugi IRR hanya 8%, resiko besar dan lainnya. 

Lebih enak impor, makanya sering diberitakan ada lingkaran istana, menteri, direksi Pertamina yang terlibat impor. 

Bahkan ada eks Direktur Pertamina Suroso Atmomartoyo yang dipenjara karena korupsi impor minyak... 
Sebentar lagi nyusul Karen Agustiawan orangnya permaisuri Cikeas...

Ironisnya yang senang tiada kepalang adalah Singapura dengan Para Mafia...., 
Negeri kecil yang tidak punyak minyak, tapi punya kilang minyak dengan kapasitas sekitar 1,4 juta barel - dengan konsumsi dalam negeri Singapura hanya 150rb barrel, artinya Singapura harus mencari pasar ekspor sekitar 1,25jt barrel agar kilang minyaknya tidak “menjadi besi tua”. 

Maka Indonesia dengan potensi pasar impor BBM sebesar 400rb barrel/day adalah potensial, sudah besar pasarnya dekat pula jaraknya, sehingga biaya logistik menjadi murah.

Jika tahun 2025 nanti konsumsi BBM Indonesia bertambah menjadi sekitar 2,2jt barrel dan kalau kapasitas kilang Pertamina tidak bertambah tetapi 800rb barrel (tambah tua, tambah sering rusak, waktu operasi makin berkurang, bisa produksi 700rb barrel di tahun 2025 sudah bagus). 

Maka Indonesia butuh 1,4jt barrel BBM.

Nahh...lho...
Singapura yang awalnya harus ekspor jauh2 agar kelebihan 1,25jt barrel terserap (Indonesia 400rb dan 825rb negara lain), maka 100% bisa diekspor ke Indonesia. 

Makin kaya tuch Singapura.  

Dan Indonesia makin sengsara karena impor minyak harus pakai Dollar. 

Agar punya Dollar harus ekspornya di atas impor, agar punya devisa. 

Jika devisa kecil dan impor besar maka kurs rupiah akan jauh terhadap dollar, akibat-nya impor minyak butuh uang lebih banyak lagi. 

Akibat lainnya impor produk/jasa lainnya juga akan semakin mahal. 

Harga HP mahal, harga Laptop mahal, harga obat mahal, harga pakaian mahal (bahan baku masih impor), semua serba mahal.

Itu masa lalu.... adek ku

Sekarang...., 
Langkah berani Presiden Jokowi adalah membubar-kan Petral lalu membangun kilang minyak dengan cara bangun kilang baru di Tuban 300 rb barrel, di Bontang 300 rb barrel, upgrading/RDMP di Cilacap, Balongan, Balikpapan dan lainnya. Di thn 2025 diperkirakan Pertamina akan produksi BBM 2,2 jt barrel dengan sebagian besar sudah standar Euro 5. 

Bandingkan dengan kilang Singapura yang masih Euro 3. 

Dengan kampanye energi ramah lingkungan, suatu saat negara2 yang impor BBM akan gunakan Euro 5. 
Spore Closed file. 

Itu hanya masalah waktu asalkan semangat kemandirian dan smart terus dipertahankan.  

Hasil dari dibubarkannya PETRAL dan diberangus nya MAFIA MIGAS, Presiden Jokowi bisa membayar Warisan Hutang era Soeharto dan Sby sbb :
Thn 2014 -Rp174Triliyun
Thn 2015 -Rp382.Triliyun
Thn 2016 - Rp505Triliyun
Thn 2017 - Rp264Triliyun
Thn 2018 -Rp400.Triliyun
TOTAL HUTANG WARISAN yang DIBAYAR JOKOWI = Rp.1.725.T.

Bagaimana kalau JOKOWI tidak terpilih lagi😭😭😭🇮🇩❤....,

Jadi Pantas khan Klo "Mereka2" ini TOTAL dan GILA2AN Kucurkan Dana Guna Menyerang "ASAL BUKAN JOKOWI"😡
Pikirkanlah Baik2 itu...., Demi🇮🇩❤🙏🙏🙏


Mewaspadai Radikalisme Agama Di Tubuh Polri


Sebab yang merasuki jiwa mereka bukanlah paham yang ditradisikan Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah, tetapi mereka menjadi target sendiri dari kelompok Salafi Haraki dan Salafi Jihadi. Dua kelompok inilah, yang banyak melahirkan teroris-teroris dimana-mana.

Seharusnya Polri menindak tegas perkumpulan sempalan ini. Karena Polri tidak memiliki sayap bernama "Polisi Cinta Sunnah", apalagi memuat di dalamnya ada logo yang mencantumkan tanda Tri Brata, yang identik dengan institusi Polri

Baca selengkapnya: >>>
https://www.hwmi.or.id/2021/04/mewaspadai-radikalisme-agama-di-tubuh.html

#HubbulWathonMinalIman

Oleh:Makmun Rasyid, Penulis Buku

Belakangan ini, di kota kelahiran saya, Gorontalo, muncul kelompok Polisi Cinta Sunnah. Sebagaimana namanya, kelompok ini beranggotakan para personel kepolisian yang masih aktif, namun memiliki ekspresi keagamaan yang sama.

Dari nama saja sudah menandakan bahwa mereka tidak akan pernah sepaham dengan selain kelompoknya. Istilah "Polisi Cinta Sunnah" menjadi virus tersendiri di internal kepolisian. Sebab yang merasuki jiwa mereka bukanlah paham yang ditradisikan Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah, tetapi mereka menjadi target sendiri dari kelompok Salafi Haraki dan Salafi Jihadi. Dua kelompok inilah, yang banyak melahirkan teroris-teroris dimana-mana.
 
Seharusnya Polri menindak tegas perkumpulan sempalan ini. Karena Polri tidak memiliki sayap bernama "Polisi Cinta Sunnah", apalagi memuat di dalamnya ada logo yang mencantumkan tanda Tri Brata, yang identik dengan institusi Polri.

Gambar ilustrasi

Selain perkumpulan Polisi Cinta Sunnah, sebenarnya bibit-bibit eksklusif dalam beragama itu ada juga, misalnya Bhayangkara/ri Hijrah dan tentunya saya menyelidiki perkumpulan sejenis juga bernama Polisi Mengaji.

Polisi maupun militer kerap berbeda secara ideologi pergerakannya dengan Salafi-Wahabi, Ikhwanul Muslimin, Front Pembela Islam hingga Hizbut Tahrir Indonesia. Jadi kalau ada polisi yang ikut gerbong Polisi Cinta Sunnah berarti ada dua kemungkinan: nasionalismenya menurun atau KW, dan dia minim informasi pergerakan keagamaan yang bersifat transnasional. Tentunya ini perlu penataran kembali.

Mereka yang ikut tergabung dalam perkumpulan Polisi Cinta Sunnah adalah kerap belajar agama kepada orang dengan melihat sampulnya, tapi tidak ke kedalaman dan misi gerakannya. Dalam aspek ini, bisa dipastikan. Maka hampir semua polisi yang terpapar ini tidak mengerti sepak terjang Salafi-Wahabi, IM maupun HTI.
 
Dan di Gorontalo, jangan dianggap orang-orang itu yang ada di dalam foto ini saja. Bahkan tak jarang di antara mereka, ada yang "taqiyyah" (menyembunyikan identitas mereka) dan ada pula yang terang-terangan.

Di lapangan, ketika mereka dihadapkan untuk memilih: antara institusi kepolisian atau gerakan yang diikutinya, maka tak jarang mereka keluar dari institusi kepolisian. Salah satu alasan yang kerap kita temukan di lapangan seperti "jabatan bukan seumur hidup, tapi belajar agama selama-lamanya".

Hal itu terkesan benar padahal salah. Menabrakkan urusan dunia dengan akhirat. Yang pemahaman itu tidak dikenal dalam Ahlussunnah wal Jamaah. Bahkan dalam Bhayangkara/ri ditemukan pula seperti "saya rela dikeluarkan dari institusi kepolisian, yang penting yang hidup dalam bingkai sunnah". Dia membayangkan bahwa pekerjaan polisi tidak bernilai ibadah... What?

Dan fenomena ini sudah terjadi 3 tahun belakangan. Tentunya, Polri dan segenap elemennya harus tegas. Semakin dibiarkan semakin keropos institusi ini dan bayangkan jika yang memegang sebuah amanah mereka yang berpaham Salafi-Wahabi atau terafiliasi dengan kelompok transnasional lainnya.

Tinggal menunggu, kapan alarm itu akan berbunyi dan kita pecah-belah...!







Friday, March 12, 2021

Sisa Harapan Jokowi Atas Ahok Kini Kembali Berseri (Sekilas Balik Melihat Politik Jkw)

*Sisa Harapan Jokowi Atas Ahok Kini Kembali Berseri* 
(Sekilas Balik Melihat Kebelakang,Untuk Menentukan Jalan Kedepan Politik JKW)
*Sejak Ahok menjadi tersangka, Jokowi diam. Mengapa?* Ia paham bahwa kasus Ahok sarat dengan bau busuk politik. Karena itu untuk mencari kebenaran, ia membiarkan proses hukum berjalan. *Supaya proses hukum berjalan, Jokowi bersama Tito membersihkan parasit yang berpesta-pora kegirangan atas kasus itu*. Jokowi terus mengeliminasi para penunggang kasus, para pemancing di air keruh, hingga para bajingan polikus busuk.

Memasuki akhir Januari 2017, sepak terjang Jokowi untuk menekuk lawan-lawan politiknya semakin hebat. Sekarang bisa dilihat sendiri hasilnya. Spirit demo 411 dan 212  sudah sangat menurun drastis. Para tersangka makar bungkam tak berkutik. Para penyandang dana makar terus was-was ketakutan. Mereka mulai stress mencari cara untuk menutupi aib keterlibatannya.

Rizieq yang terbang ke langit ketujuh, sudah kembali membumi. Ia kini sibuk bertahan menghadapi berbagai kasus yang telah melilit dirinya. Rizieq lewat kaki tangannya hanya membuang waktu melapor ke sana kemari, termasuk melaporkan Megawati dengan tuduhan aneh bin ajaib. Sementara itu, nama Bachtiar Natsir, ketua GNPF-MUI, sudah jatuh ke titik nadir akibat belangnya terbongkar. Ia diduga memberikan bantuan kepada teroris ISIS di Suriah.

*Benar, bahwa Jokowi diam dan menaham diri untuk tidak mengomentari kasus Ahok*. Akan tetapi di belakang layar, Jokowi bergerak membahana. Ia terus melakukan operasi senyap nan mematikan. Dua senjata utama Rizieq dan GNPF MUI yang menghantam Jokowi, yakni isu PKI dan membela Ahok yang kafir, telah dihancurkan. Penulis buku "Jokowi Undercover", Bambang Tri Mulyono menangis rintih di tahanan. Sementara lambang palu arit pada uang BI justru berbalik menusuk tajam Rizieq.

*Pada kasus Ahok sendiri, Jokowi pada awalnya dikira kalah dan menyerah, justru sekarang berbalik di atas angin*. Semua para saksi pelapor yang dihadirkan Jaksa, terlihat abal-abal, bohong dan penuh kepalsuan plus kelucuan. Ketua Majelis Hakim yang mengadili kasus Ahok, Dwiarso Budi Santiarto pada sidang Ahok ke-7, sudah berani melempar pernyataan tegas. Dwiarso  mengatakan bahwa majelis hakim tidak akan menghukum orang yang tidak bersalah.  Dwiarso menegaskan bahwa majelis hakim tidak akan tunduk pada tekanan-tekanan. Apa pesan dari Dwiarso itu?

Setelah Jokowi sukses mengeliminasi para penunggang demo, kini para hakim sudah berani berbicara lantang untuk menguak kebenaran. Jika hari ini keluar vonis bahwa Ahok bebas dari segala tuduhan, maka hakim akan berani mengeluarkan keputusan itu. Para hakim sudah tidak takut pada demo besar dengan jumlah massa 7 juta (hitungan alay dan lebay). Para hakim sudah bisa mengeluarkan putusan dari hati nuraninya.

*Pun fakta sejarah pengadilan Indonesia bahwa tidak pernah ada orang yang bebas atas kasus penistaan agama*, maka para hakim saat saat ini bisa mengeluarkan keputusan sebaliknya. Dalam sejarah ada orang yang dibebaskan dari tuduhan penistaan agama. Namanya Ahok. Dan itulah sejarah baru di republik ini.
 
 *Bisa jadi jika hari ini Ahok dinyatakan bebas, maka tinggal Amin Rais yang berkoak-koak bahwa Jokowi mengintervensi hukum*. Sementara Din Syamsuddin yang berjanji memimpin perlawanan, ia akan terlihat bagai macan ompong. Dan tentu saja tinggal FPI dan ormas ganas lainnya yang jumlahnya seribuan, mati-matian terus berisik mengecam keputusan itu. Lalu bagaimana kalau putusan atas Ahok dilakukan akhir Mei? Pasti spirit demo 212 tinggal sayup-sayup ditelan suara ombak laut yang membuih putih.

*Kini sisa harapan Jokowi atas Ahok yang sempat surut kembali berseri*. Jelas Jokowi sangat mengharapkan Ahok memimpin ibu kota. Sepak terjang Ahok dalam menata ibu kota, tak bisa dilakukan oleh Agus dengan teori apungnya dan Anis dengan teori lukisnya. Sekarang masyarakat Jakarta yang sebagian besar silent majority mulai unjuk gigi. Dua survei terakhir pasca debat Pilkada DKI Jakarta, yakni survei Poltracking dan Indikator, menempatkan Ahok sudah kembali teratas mengungguli Agus dan Anis.

Hasil survey Indikator yang dirilis pada Rabu, 25 Januari 2017, menunjukkan bahwa elektabilitas Ahok sudah mencapai 38,2%. Sementara Agus merosot tajam pada  kisaran 23,8% dan Anis 23,6%. Mengapa? Karena ternyata cara menyampaikan gagasan, program kerja dan pemahaman masalah Jakarta, Ahok lebih unggul dan sudah terbukti.

*Melihat situasi terkini, maka terlihat jelas bahwa skenario senyap Jokowi atas Ahok yang rela membiarkan Ahok tersangka terungkap sukses.* Saya menjadi paham mengapa Jokowi tidak mengambil keputusan untuk ikut babak belur membela Ahok. Tadinya publik berharap bahwa akan siap Jokowi siap babak belur menyelamatkan Ahok. Tetapi ternyata Jokowi punya strategi lain, yakni strategi operasi senyap. Saya semakin paham taktik Pakde Jokowi.

*Jokowi rupanya menghindari gaduh dengan jalan memutar*. Pada kasus kegaduhan yang ditimbulkan oleh Budi Gunawan, Budi Waseso, Rizal Ramli, Ignasius Jonan, Archandra Tahar misalnya, Jokowi memilih mundur selangkah baru menyerang dua langkah. Nah ini strategi jitu nan cantik. Strategi lompat kuda, lompat kodok lalu membidik anak panah yang mematikan.

*Dalam strateginya, Jokowi lebih memilih mengorbankan Ahok untuk sementara*. Bersamaan dengan itu, ia pelan-pelan mematikan lawannya lewat taktik senyap.Tekuk lawan dengan jalan memutar, menyerang sayap lawan dari kiri-kanan, kepung dari belakang, lalu kemudian menyerang secara bertahap inti pertahanan lawan. Nah ketika kekuatan lawannya hilang setengah, barulah Jokowi membidikkan panahnya. Bersamaan dengan gemercik anak panahnya, harapan Jokowi atas Ahok untuk ikut mewujudkan revolusi mentalnya pun, kini kembali berseri.

*Lalu mengapa taktik senyap Jokowi itu sukses?* Karena Jokowi berada pada rel kebenaran. *Jokowi ikhlas memajukan negerinya. Ia tidak bermuka dua, tidak rakus dan korupsi.* Ia sama sekali tidak membiarkan keluarganya ikut mencicipi dan merebut kekuasaan. Berbeda dengan kubu mantan sebelumnya yang rakus untuk mewarisi kekuasaan. Selain itu, kesetiaan Jokowi untuk terus membela Pancasila dan UUD 1945, membuat ratusan juta rakyat ada di belakangnya. Ternyata Pancasila lagi-lagi sakti. Begitulah kura-kura.
Salam Seword,(Asaaro Lahagu)-Jokowi - Kompas

Friday, March 5, 2021

Tidak Bisa Dipungkiri Jokowi memang Presiden punya Visi

*Tidak Bisa Dipungkiri Jokowi* 
*memang Presiden punya Visi*
*Jokowi memang Kepala Negara yang berani  dan kerja cepat untuk menyelamatkan rakyatnya* melawan Corona dan memiliki 2 Menteri (Erick Thohir dan Retno Marsudi) yang paham Visi serta memiliki kecepatan bekerja yang bisa mengimbangi kecepatan Jokowi. Indonesia termasuk negara yg beruntung ketika banyak negara lain tdk mampu melakukan vaksinasi 

https://www.google.co.id/amp/s/amp.kompas.com/tren/read/2021/02/20/140500165/pbb--lebih-dari-130-negara-belum-mendapatkan-vaksin-covid-19

*Ketika negara lain masih bingung menghadapi Corona, Jokowi sdh memiliki cara berpikir beberapa* langkah kedepan dengan memerintahkan kedua menterinya mencari Vaksin sejak Agustus 2020 atau 5 bulan setelah corona masuk Indonesia dengan pergi ke China.

https://www.google.co.id/amp/s/amp.kompas.com/nasional/read/2020/08/20/18183361/erick-thohir-dan-retno-marsudi-bertemu-pemerintah-china-bahas-penanganan
Setelah ke China, juga langsung mencari ke Uni Emirat Arab 

https://www.google.co.id/amp/s/bisnis.tempo.co/amp/1377956/setelah-cina-erick-thohir-dan-retno-marsudi-cek-vaksin-covid-19-di-uea

Tidak berhenti disana, lalu pergi ke Inggris dan Swis mencari vaksin 

https://www.google.co.id/amp/s/m.medcom.id/amp/0k8RM2ON-indonesia-cari-alternatif-vaksin-covid-19-ke-inggris-dan-swiss

Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, Bulan Agustus 2020 setelah kunjungan ke China dgn kecepatan tinggi menaikkan kapasitas Biofarma untuk bisa memproduksi Vaksin dari 100 jt menjadi 250 jt vaksin supaya nantinya tidak keteteran.

https://finance.detik.com/industri/d-5120903/begini-cara-bio-farma-produksi-250-juta-vaksin-corona-ri

Akhirnya Vaksin pertama sebanyak 1.2 jt datang pada Bulan Desember di Indonesia 

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5285492/vaksin-corona-sudah-sampai-di-indonesia-ini-asal-negara-dan-tingkat-keampuhannya

Tidak lama kemudian Indonesia mulai melakukan vaksinasi bulan Januari 2021, setelah lolos uji klinis dan lolos uji halal.

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5331743/vaksinasi-covid-19-indonesia-dimulai-hari-ini-menkes-juga-disuntik

Dan Indonesia menjadi salah satu negara dari 40 negara pertama yg melakukan vaksinasi

https://www.google.co.id/amp/s/nasional.tempo.co/amp/1428001/menkes-indonesia-beruntung-jadi-40-negara-pertama-yang-mulai-vaksinasi-covid

#IndonesiaMaju
#Jokowi
#ErickThohir
*News.IniOK.com*

Monday, March 1, 2021

ANGKA 7, perhatikan Sahabat2ku se Indonesia,

*ANGKA 7, perhatikan*
*Sahabat2ku se Indonesia* 
"Jokowi Sang Pemimpin"

Enam Jaman Sudah Kita Lewati..
Enam Presiden Sudah Berlalu..
Kita Hidup Di Hari Ini...
Pada Jaman Ketujuh..

Pada Masa Pemerintahan Presiden Ketujuh
Yaitu Presiden Joko Widodo

Apakah Anda Tidak Melihat 
*Tanda Tanda Jaman* 
*Yang Ditetapkan TUHAN Untuk Negri Ini ??*

*Orang Bijak Berkata..*
*Surga Ada Di Langit Ketujuh..*
Batu Permata Yang Paling Indah..
Ada Di Lautan Ketujuh..

*Emas Yang Paling Mulia..*
*Ada Di Tanah Lapis Ketujuh..*
Dan semua itu bukan sekedar kata.. 
Ilmu Yang Paling Sakti Adalah Ilmu Ketujuh..

*Maka Sayapun Berani Mengatakan :*

*Kemajuan Indonesia Ada Pada Presiden Ke 7*
*Kejayaan Indonesia Ada Pada Presiden Ke 7*
*Kekuatan Indonesia Ada Pada Presiden Ke 7*

Jika Demikian :

Maka Sudah Benar, Bila Mayoritas Rakyat Indonesia memberikan Dukungan Sepenuh Hati Kepada Presiden Joko Widodo yg Kita cintai ini.

Orang Baik Dan Sederhana Ini memang Pantas Kita Beri Kepercayaan Untuk Memimpin Indonesia untuk menuntaskan Nawa Cita.. 

Seperti Pohon Dia Akan Menjadi Besar Dan Kuat Untuk Melindungi Dan Menghidupi Banyak Orang, Seperti Lautan Yang Luas Dia Akan Menjadi Tempat Berlayar Banyak Orang Untuk Mencari Penghidupannya...

Dan Seperti Tanah Yang Subur Dia Akan Menumbuhkan Berbagai Macam Tanaman Untuk Kita Makan Setiap Hari..

Dalam Semua Kelelahan Dan Keletihannya
Dia Tetap Berjalan Setiap Hari, Dari Aceh Sampai Papua

Ia Memendam Semua Kelelahan Dan Keletihannya Seorang Diri...Menanggungnya Seorang Diri...Untuk Membangun Bangsa Dan Negara Yang Kita Cintai Ini..

Yang Dia Tahu...Hanyalah Berbuat Baik
Dan Terus Berbuat Baik Setiap Hari 
Untuk Semua Rakyatnya dan untuk Tuhan Yang Maha Tahu.. 

Orang Baik Dan Sederhana Ini
Tak Pernah Mengeluh Kepada Siapapun
Tentang Kelelahan Dan Keletihannya, bekerja dengan hati.. 

Dia Tetap Bekerja Setiap Hari, Sejak Membuka Mata Di Pagi Hari Sampai Menutup Mata Di Malam Hari mengikuti kata Nurani..

Dukungan Sepenuh Hati Yang Kita Berikan Kepada Jokowi utk  
Memimpin kita di tahun 2019 - 2024 ini dgn Aman & Damai.. Amiin.🙏🙏 

*TOLONG SEBARKAN 100.000.000 ÝANG JIKA ANDA JUGA PENDUKUNG  JOKOWI*

Saturday, February 20, 2021

Presiden Jokowi Hadiri Perayaan Imlek Nasional Tahun 2021

*Presiden Jokowi Hadiri Perayaan* 
*Imlek Nasional Tahun 2021*
Presiden Joko Widodo menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2021 yang digelar pada Sabtu, 20 Februari 2021, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

*Dalam perayaan yang kali ini mengangkat tema "Untukmu Negeri, Kami Berbakti dan Peduli"* tersebut Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat berhari raya kepada segenap warga Tionghoa di seluruh Tanah Air.

"Saya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Imlek ke-2572. Selamat memasuki tahun baru kerbau di tahun 2021," ujarnya yang tampak mengenakan pakaian changshan berwarna merah.

Tahun baru Imlek kali ini ditandai dengan shio kerbau logam yang memiliki makna pekerja keras, tekun, memiliki kesabaran tinggi, dan terencana untuk mencapai kemajuan. Dengan filosofi itu pula bangsa Indonesia pada tahun ini terus berupaya untuk berhasil menghadapi tantangan-tantangan yang ada.

*"Kekuatan, keberanian, keteguhan, dan kedisiplinan kerbau harus kita tunjukkan* untuk menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada, yaitu krisis pada saat ini. Penanganan permasalahan kesehatan akibat pandemi Covid-19 harus terus dilakukan," kata Presiden.

Pendisiplinan menerapkan protokol kesehatan 3M dan 3T, PPKM berskala mikro, dan vaksinasi harus dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif. Semua kekuatan bangsa harus dikerahkan untuk bersama-sama mengupayakan hal tersebut dan bergotong royong untuk menyelesaikan persoalan dan tantangan saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden kembali menerangkan soal kebijakan vaksinasi gratis yang ditujukan bagi kurang lebih 182 juta penduduk Indonesia. Saat ini pemerintah tengah menjalankan kebijakan tersebut yang bermula untuk para tenaga kesehatan dan kini sedang berlanjut untuk para pekerja publik.

*"Minggu ini sudah dilakukan untuk pelayan-pelayan dan pekerja publik baik itu guru*, lansia yang juga perlu kita prioritaskan, dan pekerja-pekerja di pasar-pasar dan pusat ekonomi. Kemarin sudah kita mulai di Pasar Tanah Abang, baru kemudian nanti menginjak masyarakat umum," ucapnya.

Upaya keras yang dilakukan bersama-sama juga harus dilakukan untuk menangani persoalan ekonomi sebagai dampak adanya pandemi ini. Pemerintah sendiri pada tahun 2020 lalu telah menggulirkan sejumlah bantuan sosial untuk masyarakat lapisan bawah yang amat terdampak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sekaligus meningkatkan daya beli. Kepala Negara memastikan, bantuan sosial tersebut akan tetap berlanjut di tahun 2021 ini.

Selain itu, kesempatan kerja juga harus dibuka seluas-luasnya di tengah banyaknya warga yang kehilangan pekerjaan selama masa pandemi ini. Hal inilah yang menurut Presiden Joko Widodo amat dibutuhkan masyarakat.

Oleh sebab itu, sejak beberapa waktu terakhir, Presiden telah menginstruksikan jajarannya untuk menjalankan program padat karya yang dapat *membuka peluang kerja tersebut sebanyak-banyaknya.* Namun, Presiden menggarisbawahi, perluasan kesempatan kerja yang dapat berjalan secara berkelanjutan justru berasal dari kalangan dunia usaha.

*"Kuncinya ada di situ. Kalau yang melakukan dari dunia usaha ini pasti akan berkelanjutan*, ini yang dibutuhkan oleh masyarakat," imbuhnya.

Untuk hal itulah sejumlah kebijakan tengah dijalankan pemerintah dalam rangka membangkitkan kembali sektor produksi untuk dapat berproduksi kembali sekaligus meningkatkan produksinya secara maksimal. Prioritas belanja pemerintah kini lebih diarahkan untuk pembelian produk-produk dalam negeri dan membangun ekosistem yang kondusif seperti dengan memberikan sejumlah insentif bagi dunia usaha.

Kepala Negara menekankan bahwa persoalan kesehatan dan perekonomian tidak dapat dipisah-pisahkan. Seluruh pihak harus berupaya keras bahwa bangsa Indonesia dapat bangkit dan keluar dari krisis pandemi saat ini dan menunjukkan bahwa kita dapat melakukan penanganan kesehatan dan membangkitkan ekonomi nasional.

*"Kuncinya adalah kebersamaan, gotong royong, sebagai bangsa besar*. Saya berharap di tahun kerbau ini kita bisa menggerakkan kekuatan besar, keberanian, dan kedisiplinan untuk melakukan lompatan-lompatan dan terobosan-terobosan baru dalam melakukan langkah-langkah berani yang baru agar kita bisa terlepas dari krisis kesehatan dan perekonomian," tandasnya.

Hadir secara langsung mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara tersebut ialah Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, pimpinan lembaga negara, para gubernur, hingga para tokoh lintas agama juga mengikuti jalannya acara secara virtual.

Bogor, 20 Februari 2021
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Website: https://www.presidenri.go.id

-*Selingan Lagu Untuk Pembaca , dapat memutar lagu sambil baca artikel di atas*_ ðŸ˜ðŸ‘‡
*Catat: Video ini tidak ada intrupsi iklan.*
*Panbers,The Mercys , Dlloyd. Koes Ploes*
*LAGU.IniOK.com*

Sunday, February 7, 2021

Presiden Jokowi Luncurkan Bantuan Tunai Tahun 2021 se-Indonesia


Presiden Jokowi Luncurkan Bantuan Tunai Tahun 2021 se-Indonesia

Presiden Joko Widodo pada Senin, 4 Januari 2021, meluncurkan program Bantuan Tunai Tahun 2021 se-Indonesia sebagai jaring pengaman sosial di tengah pandemi Covid-19. Acara peluncuran sekaligus penyerahan tersebut berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan di Istana Negara, Jakarta, serta diikuti oleh para penerima lainnya secara virtual di masing-masing provinsi.

"Hari ini, di awal 2021, saya meluncurkan langsung Bantuan Tunai se-Indonesia pada masyarakat penerima untuk Program Keluarga Harapan, Program Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai," ujar Presiden saat acara peluncuran.

Sebagaimana dikatakan Presiden, Bantuan Tunai Tahun 2021 tersebut terdiri atas tiga program, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan dalam empat tahap langsung kepada penerima melalui bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Program Sembako sebesar Rp200.000 per bulan per kepala keluarga hingga Desember 2021 mendatang yang juga disalurkan melalui perbankan untuk dibelanjakan bahan pangan di tempat yang telah ditentukan.

Selain itu, Bantuan Tunai itu juga mencakup program Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp300.000 per bulan per kepala keluarga yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

"Bantuan Sosial Tunai diberikan selama empat bulan, Januari sampai April, dan nilainya Rp300.000 per bulan per KK. Ini sudah jelas semuanya," ucapnya.

Kepala Negara sangat berharap agar bantuan pemerintah ini dapat meringankan beban keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 sekaligus pada akhirnya membantu perekonomian nasional untuk bangkit dan bergerak.

"Kita harapkan juga bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional, mengungkit ekonomi nasional, dan memperkuat daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi nasional menjadi meningkat dan lebih baik," imbuhnya.

Untuk diketahui, pada tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran masing-masing sebesar Rp28,709 triliun untuk PKH, Rp42,5 triliun untuk Program Sembako, dan Rp12 triliun untuk BST.

Sebanyak 24 orang perwakilan penerima manfaat dari masing-masing program tersebut hadir secara terbatas di Istana Negara. Sebelumnya, mereka telah melalui pemeriksaan kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat baik sebelum maupun saat berlangsungnya acara.

Saat acara penyerahan berlangsung di Istana Negara, turut pula dilaksanakan penyerahan bantuan tunai yang sama di 34 provinsi di seluruh Indonesia oleh para gubernur yang hadir secara virtual.

Hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut di antaranya ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.


Jakarta, 4 Januari 2021
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Sunday, January 24, 2021

Luar Biasa! RI Kebanjiran Investasi, Sudah 16 Perusahaan Relokasi Pabrik



*Luar Biasa! RI Kebanjiran Investasi*, 
*Sudah 16 Perusahaan Relokasi Pabrik* 
Luar Biasa! RI Kebanjiran Investasi, Sudah 16 Perusahaan Relokasi Pabrik Senilai Rp100 Triliun, Bahlil: Masih Ada USD 40,5 Miliar Lagi yang Akan Masuk

- Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan 16 perusahaan merelokasi usaha mereka ke Indonesia sepanjang 2020. Total investasi dari relokasi tersebut sebesar 7,15 miliar dolar AS atau Rp100,11 triliun.

"Pada 2018, 2019, itu tidak ada yang relokasi ke Indonesia. Pada 2020 meski ada pandemi tetapi ada relokasi 16 perusahaan," ucap Bahlil dalam 11th Kompas100 CEO Forum "Let's Collaborate; Rising in Pandemic Era", dikutip Sabtu (23/1/2021).

Bahlil menyatakan sebagian perusahaan yang melakukan relokasi sudah mulai memproduksi barang. Kegiatan bisnis dari 16 perusahaan itu telah menyerap tenaga kerja sebanyak 68.600 orang.

Selain 16 itu, Bahlil menyatakan masih terdapat 14 perusahaan yang memiliki minat untuk merelokasi usaha mereka ke Indonesia. Nilai investasinya diperkirakan mencapai 19,68 miliar dolar AS dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 59.750 orang.

Dikutip CNN Indonesia, Bahlil menambahkan ada juga 122 perusahaan yang potensial untuk merelokasi bisnisnya ke Indonesia.

Total investasi yang akan ditanamkan mencapai 40,5 miliar dolar AS dan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 156.430 orang.

Sebagai informasi, BKPM mencatat mencatat realisasi investasi yang masuk ke Indonesia sebesar Rp611,6 triliun hingga kuartal III 2020. Realisasi itu mencapai 74,8 persen dari target investasi tahun ini yang sebesar Rp817,2 triliun.

Realisasi investasi itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Rinciannya, PMDN sebesar sebesar Rp309,9 triliun atau 50,7 persen dari total investasi dan PMA sebesar Rp301,7 triliun atau 49,3 persen dari total investasi.

Berdasarkan sektornya, aliran investasi periode Januari-September, terbesar mengalir pada sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi mencapai Rp108,4 triliun.

Kemudian, investasi mengalir ke sektor listrik, gas, dan air sebesar Rp72,9 triliun. Lalu, ke industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya Rp69,8 triliun.

Disusul dengan sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp55,2 triliun. Berdasarkan negara asal, aliran modal mayoritas berasal dari Singapura mencapai US$7,1 miliar.

Lalu, China sebesar 3,5 miliar dolar AS, Hong Kong 2,5 miliar dolar AS, Jepang 2,1 miliar dolar AS, dan Korea Selatan 1,1 miliar dolar AS.

Friday, January 22, 2021

"Jokowi Effect, Gila!", Mengubah Politik LN China dan akan Menjadikan RI sbg Basis Industri Vaksin di Asean

 
*"Jokowi Effect, Gila!"*
Mengubah Politik LN China
dan akan Menjadikan RI sbg Basis Industri Vaksin di Asean
Photo Jokowi viral di Tiongkok

Bro, photo dan video presiden anda waktu di vaksin, viral di Tiongkok. Banyak komen dari nitizen China. Pujian kepada Jokowi justru menyindir pemeritah kami. Kenapa? Sinovac bukan seperti Sinopharm Group Co Ltd, BUMN Tiongkok. Sinovac perusahaan swasta yang didirikan oleh sarjana Tiongkok. Walau Sinovac diikut-sertakan dalam penggunaan secara terbatas untuk keperluan darurat di tiga kota di Provinsi Zhejiang, yakni Yiwu, Jiaxing, dan Shaoxing. Namun izin distribusi hanya diberikan kepada Sinopharm. Padahal jenis vaksin sama inactive virus. Pemerintah Tiongkok sepertinya tidak suka dominasi swasta dan terlalu memberi banyak fasilitas kepada BUMN.

*Tapi dengan viralnya video dan photo Jokowi di tiongkok, menyadarkan pemerintah tiongkok* untuk bersikap bijak. Bahkan kesempatan itu digunakan oleh partai komunis untuk alat propaganda. “ Pemerintah tiongkok akan menjadikan Indonesia sebagai basis industri vaksin di Asia Tenggara. Tiongkok sangat ingin melanjutkan penguatan kerja sama dengan Indonesia, mendukung upaya anti epidemi, dan bersama-sama mencukupi kebutuhan vaksin negara-negara berkembang dan negara-negara Islam dengan harga terjangkau”

*Sikap itu disampaikan langsung oleh Menlu Tiongkok Wang Yi* . Wang Yi bukan hanya Menlu tetapi dia juga adalah elite Partai Komunis yang merupakan anggota Dewan Pemerintahan Tiongkok. Dia sangat powerful menentukan kebijakan untuk menggunakan sumber daya dalam negeri Tiongkok untuk kerjasama international. Saya tanya teman saya di Tiongkok, memang apa postingan rakyat Tiongkok terhadap Photo dan video Jokowi? “ Bagaimana rasa hormat kita kepada pemimpin negara lain yang sangat percaya kepada ilmuwan kita ? kita perlu belajar nilai-nilai kemanusiaan dari Jokowi, dengan melupakan barang sejenak soal bisnis dan politik” Demikian kata teman menyimpulkan berbagai posting netizen.

*Itu sebabnya Ibu Retno Marsudi terpilih sebagai Ketua COVAX AMC* (Covid-19 Vaccines Advance Market Commitment). Lembaga ini dibentuk bulan Juni 2020 oleh 180 negara dan lembaga yang tergabung dalam fasilitas Covax. COVAX AMC diluncurkan oleh Gavi, aliansi vaksin global, untuk memastikan setiap negara bisa memperoleh vaksin Covid-19.

Di tengah krisis dan pandemi ini AS, Eropa, Tiongkok, tidak tampil sebagai pemimpin yang menentramkan semua pihak. *Pada moment ini, mata dunia tertuju kepada Indonesia*. Kepemimpinan Jokowi bisa menjadi perekat nilai nilai kemanusian bagi negara maju untuk kepentingan umat manusia di planet bumi.

*Saya tahu, Jokowi tidak ingin ini jadi citra politik*. Tapi *saya wajib sampaikan* kepada rakyat *Indonesia untuk supaya tahu*. Bahwa *bangsa kita sangat terhormat di mata dunia*. Kasus gugatan UE terkait penghentian ekspor biji nikel oleh Indonesia ke Uni Eropa di WTO akan kita menangkan dengan mudah. *Kepercayaan Indonesia sangat tinggi di mata dunia*. *Kita leader dalam* *mentrasformasikan dunia jadi lebih bijak dan ramah kepada nilai-nilai kemanusiaan.*
DDB 
Fifi Tzu
Source : jpnn com
*Berita Actual Dan Terpercaya,Perlu Anda Baca Segera*

Wednesday, January 20, 2021

Baca Baik2 Tulisan Ini, Bagaimana Kekaguman Warga Asing Melihat Presiden Jokowi, Pemimpin Luar Biasa Dunia.

*Baca Baik2 Tulisan Ini, Bagaimana Kekaguman Warga Asing Melihat Presiden Jokowi*, *Pemimpin *Luar Biasa Di Dunia.*
*Rakyat Indonesia banyak yang bodoh dan tak tahu diuntung*, ngga yg islam  ngga yg kristen. *Menolak vaksin yg sdh susah payah didapat rebutan dg negara lain.* 

*Tulisan Erizeli Jeli Bandaro*
Kekaguman orang asing terhadap Indonesia.
Dua minggu lalu sahabat saya di Hong Kong.” Hebat indonesia. Berhasil menerbitkan global bond USD 3 miliar di tengah pasar keuangan menyempit. Sementara negara lain terseok seok dan berharap dari QE yang korup.” 

*Hal senada saya dapat kabar dari mitra saya di Malaysia. Dia mengatakan*. Malangnya nasip kami. China sudah komit, gara gara covid-19 mereka mundur dari konsorsium proyek kereta cepat Malaysia - Singapore. Sementara Indonesia, justru dapat komitmen dari China membangun kereta cepat Jakarta Surabya. Itu sama dengan 10 kali dari proyek yang kami punya.
Sahabat saya di Turki dalam mitra saya di Taheran mengatakan, kami termasuk negara yang ikut uji klinis tahap 3 produk Vaksin Sinovac,  namun komitmen China untuk memberi vaksin masih kecil sekali. Kami belum bisa mengamankan stok vaksin untuk rakyat. 

*Sementara Indonesia sudah aman akan tersedianya vaksin*. Lebih miris lagi dari teman di Manila. Mereka katakan, kalaupun kami harus teken resiko kematian akibat vaksin, kami siap divaksin. Tetapi itupun belum juga dapat vaksin sesuai target. China sudah stop offer vaksin. Amerika masih janji. Senada dengan Malaysia yang sampai kini belum bisa mengamankan kebutuhan vaksin.

Teman dari China, dalam chating dengan saya sempat mengatakan. *Bagaimana hebatnya* *kepemimpinan Jokowi*. Disaat pandemi ancaman terhadap penduduk diatas 200 juta. Bahkan dalam situasi itupun dia masih harus menghadapi demo. 

*Namun ekonomi indonesia tetap terbaik nomor tiga diantara anggota G20*. Pemerintah kami keras sekali kepada rakyat. *Lockdown Wuhan akan meninggalkan trauma panjang secara psikis*. Namun Indonesia, Jokowi menghadapi rakyat penuh kelembutan dan kasih. Namun tidak kehilangan semangat penanggulangan pandemi covid berbasis sains.

*Di saat istri membacakan komen via WA terhadap nyiyiran rakyat terhadap Jokowi*, entah mengapa *saya sedih*. Saya memang lagi sulit namun terukur. Tanggung jawab saya hanya sebatas karyawan dan keluarga. *Tetapi Jokowi berhadapan dengan tanggung jawab besar kepada lebih dari 200 juta* rakyat. 

Dalam situasi pandemi, bencana alam, perang dagang dengan UE, oposisi yang tak henti sibuk menghujat, dia harus tetap melangkah. Dalam tekanan luar biasa , dia masih harus tersenyum kepada rakyatnya untuk meyakinkan bahwa kita akan baik baik saja…
*Sehat selalu Yang Mulia Presiden Jokowi..*

Friday, January 8, 2021

Presiden Joko Widodo memandang ruang tengah masjid kebanggaan umat yang begitu indah dan megah ini. Alhamdulillah, renovasi Masjid Istiqlal telah selesai.

Menjelang magrib, Kamis kemarin. Bersama Imam Besar Masjid Istiqlal, Bapak Kiai Nasaruddin Umar, saya memandang ruang tengah masjid kebanggaan umat yang begitu indah dan megah ini. Alhamdulillah, renovasi Masjid Istiqlal telah selesai.
Kerja besar Kementerian PUPR yang melibatkan seribu pekerja selama berbulan-bulan telah berbuah penampakan Istiqlal terkini: fasad, lantai, dinding, sampai ruang wudhu, toilet dan kamar mandi yang berubah, interior masjid, tata cahaya yang indah, penataan lanskap yang semakin rapi, dan sejumlah peningkatan lainnya. Semuanya kian memberikan rasa nyaman umat dalam beribadah, bahkan bagi yang sekadar datang berkunjung ke masjid terbesar di Asia Tenggara ini.
Renovasi Masjid Istiqlal bukanlah untuk gagah-gagahan, tapi sebentuk rasa syukur atas masjid kebanggaan bangsa kita. Menilik sejarahnya, masjid ini memang didirikan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kemerdekaan Indonesia. Karena itulah masjid yang sudah berdiri 42 tahun lamanya ini bernama Istiqlal atau merdeka.
Akhirnya, saya berharap Masjid Istiqlal tidak hanya megah secara fisik, tapi menjadi sarana umat untuk meningkatkan iman dan takwa, menjadi pusat pemberdayaan umat, dan menjadi contoh dalam mengembangkan syiar Islam yang menyejukkan, membangun toleransi, dan membangun perdamaian.
FB Kepresidenan - https://www.facebook com/390581294464059/posts/1711873522334823/?sfnsn=wiwspmo

Tuesday, January 5, 2021

VIRAL ! PRESIDEN JOKOWI BERHASIL, MIMPI INDONESIA JADI INI, Indonesia Bangga Dengan PRESIDEN JOKO WIDODO

VIRAL ! PRESIDEN JOKOWI BERHASIL, MIMPI INDONESIA JADI INI, Indonesia Bangga Dengan PRESIDEN JOKO WIDODO

PRESIDEN JOKOWI BERHASIL, MIMPI INDONESIA JADI INI. Jadi di NEWS.IniOK.com kali ini diperlihatkan Presiden Jokowi berhasil membangun infrastruktur bendungan yang penting bagi cita-cita bangsa Indonesia menjadi bangsa agraris, dimana menurut Presiden Jokowi untuk menuju kemakmuran dibutuhkan air, dimana sudah bertahun tahun sarana fasilitas infrastruktur pengairan berupa bendungan atau waduk belum memadai.

Keberhasilan Presiden Jokowi membangun 18 bendungan megah sejak menjabat hingga akhir tahun 2020 dimana beberapa diantaranya merupakan warisan proyek mangkrak. seperti diketahui demi memajukan Indonesia Presiden Joko Widodo memiliki gagasan besar yang dituangkan dalam Nawacita yang bertujuan mempercepat pemberdayaan masyarakat terutama petani.

Pemikiran Presiden Jokowi sederhana namun penuh makna dimana sumber daya alam berupa air merupakan kunci keberhasilan bangsa agraris, menurut Presiden Jokowi mustahil bagi sebuah bangsa dapat berdaulat dibidang pangan bila jumlah bendungan dan saluran Irigasi yang mengairi lahan pertanian sangat terbatas.

karena itu infrastruktur pengairan baik bendungan, waduk, bendung maupun saluran irigasi yang bermanfaat untuk produktivitas petani dibangun Presiden Jokowi merata diseluruh daerah di Indonesia demi mewujudkan mimpi Indonesia menjadi bangsa Agraris, 18 bendungan di era presiden jokowi yang berhasil di bangun antaranya:

1. Bendungan Payaseunara di Provinsi Aceh
2. Bendungan Rajui di Aceh
3. Bendungan Sei Gong di Riau
4. Bendungan Sindang Heula di Banten
5. Bendungan Jati Gede di Jabar
6. Bendungan Logung di Jateng
7. Bendungan Gondang di Jateng
8. Bendungan Bajulmati di Jatim
9. Bendungan Nipah di Jatim
10. Bendungan Tukul di Jatim
11. Bendungan Titab di Bali
12. Bendungan Mila di NTB
13. Bendungan Tanju di NTB
14. Bendungan Raknamo di NTT
15. Bendungan Rotiklot di NTT
16. Bendungan Napungete di NTT
17. Bendungan Tapin di Kalsel
18. Bendungan Teritip di Kaltim

Menurut petani dengan adanya waduk dan saluran irigasi dapat menanam tanaman setiap musim sehingga produktivitas petani semakin meningkat, Petani sangat senang pemerintah Presiden Jokowi membangun waduk karena bermanfaat bagi kesejahteraan petani. menurut Presiden Jokowi dengan pengelolaan air yang baik petani yang dulunya panen setahun sekali menjadi dua atau tiga kali.

selain itu Presiden Jokowi juga membangun beberapa bendungan lainnya yang masih dalam proses pekerjaan, seluruh bendungan tersebut tersebar di seluruh Indonesia salah satunya Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara yang dilengkapi dengan teknologi terbaru. menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bendungan kuwil akan di integrasikan dengan kawasan pariwisata. Hal ini menunjukan kepada kita bila Presiden Jokowi telah bekerja dengan baik untuk memajukan Indonesia.
INDONESIA MAJU

Thursday, December 31, 2020

MK Tegaskan Pengurus Ormas Bertentangan Pancasila Dipenjara Seumur Hidup

 
Hayoo kita minta Polisi segera menangkap semua pengurus dan pengikut Ormas terlarang di Indonesia seperti HTI. Bersihkan NKRI dari pengurus dan pengikut Ormas terlarang di Indonesia seperti HTI agar NKRI tetap Damai dan sejahtera berdasarkan UUD 45 dan Pancasila serta Bhinneka Tunggal Ika 
............................................
MK Tegaskan Pengurus Ormas Bertentangan Pancasila Dipenjara Seumur Hidup
Andi Saputra - detikNews
MK Tegaskan Pengurus Ormas Bertentangan Pancasila Dipenjara Seumur Hidup
Sidang MK (ari/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan atas UU Ormas. Alhasil, sejumlah ancaman hukuman pidana bagi anggota ormas adalah konstitusional.

Pemohon meminta sejumlah pasal dihapus. Yaitu Pasal 82A ayat (1) dan ayat (2) UU Ormas selengkapnya menyatakan:

(1) Setiap orang yang menjadi anggota dan/atau pengurus Ormas yang dengan sengaja dan secara langsung atau tidak langsung melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat (3) huruf c dan huruf d dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 1 tahun.

(2) Setiap orang yang menjadi anggota dan/atau pengurus Ormas yang dengan sengaja dan secara langsung atau tidak langsung melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat (3) huruf a dan huruf b, dan ayat (4) dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Menurut MK, pasal tersebut tidak bertentangan dengan UUD 1945. 

"Seseorang meskipun menjadi anggota dan/atau pengurus Ormas namun tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang sebagaimana diuraikan di atas maka orang yang bersangkutan bukanlah subjek yang diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 82A ayat (1) dan ayat (2) UU Ormas," demikian putus MK sebagaimana dikutip detikcom, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Petisi Tolak Izin FPI Jadi Atensi Mendagri

Menurut MK, seseorang yang menjadi anggota dan/atau pengurus Ormas diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 82A ayat (1) dan ayat (2) UU Ormas adalah jika ia melakukan perbuatan yang dilarang itu dengan sengaja baik kesengajaan dengan kemungkinan (opzet met waarschijnlijkheidsbewustzijn), kesengajaan dengan maksud/tujuan (opzet als oogmerk), ataupun kesengajaan dengan kepastian (opzet bij noodzakelijkheids of zekerheidsbewustzijn) - dan dilakukan secara langsung atau tidak langsung.

"Oleh karena itu, dalil para Pemohon yang didasarkan pada proposisi bahwa seseorang diancam pidana karena orang itu menjadi anggota atau pengurus Ormas padahal yang melakukan pelanggaran adalah Ormasnya adalah tidak benar," ujar MK.

Baca juga: FPI Menyoal Petisi Viral

Berikut larangan yang diatur UU Ormas yang digugat:

1. Melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial.
2. Melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
3. Melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras atau golongan.
4. Melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaa terhadap agama yang dianut di Indonesia
5. Menggunakan nama, lambang, bendera dkk gerakan separatis atau organisasi terlarang.
6. Melakukan kegiatan separatis.
7. Menganut dan mengembangkan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila. 

Khusus point 3, 4,5,6 dan 7 dihukum penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.
VIRALKAN
 (asp/rvk)
===========================
MUNARMAN FPI MEMBANGKANG POLRI AKAN SERET MENANTU RIZIEQ SHIHAB OTAK CYBER TERRORISM

MUNARMAN FPI MEMBANGKANG POLRI AKAN SERET MENANTU RIZIEQ SHIHAB OTAK CYBER TERRORISM
Biar sudah jadi tersangka Munarman FPI tetap membangkang. Giliran Hanif Alatas menantu Muhammad Rizieq Shihab (MRS) akan diseret Polisi. Tinggal menunggu waktu.  Hanif Alatas terkait cyber terrorism.

Hanif Alatas di balik Group Telegram AnginGunung dan People Power313. Sumber dan produsen hoaks, fitnah, provokasi, ajakan demo, perpecahan bangsa, jihad sesat ala FPI.

Negara tidak boleh kalah oleh political deal. Oleh pengkhianat bangsa MRS. MRS membuat hoaks: seolah ada dokumen perjanjian antara FPI dengan Badan Intelijen. Untuk bargaining position.  Tidak pernah ada deal dan dokumen antara Intelijen dengan teroris FPI. Bualan MRS tukang obat mabuk agama.

Polda Metro dan Mabes Polri harus tegas. Hanif Alatas harus dicokok. Bukan hanya soal kerumuman. Namun soal cyber terrorism yang sangat berbahaya. Hanif Alatas adalah pembangkang sama dengan Munarman. 

Hanif otak FPI bersama dengan Munarman. Sejak 2017, 2018 dia menjadi aktor kerusuhan. Hanif Alatas mengajak demo reuni 212, meski Jakarta dalam PSBB. Hanif bersama Rizal Kobar aktor demo gagal total 1812.

Bersama Munarman dan Sobri Lubis, Hanif Alatas mengatur strategi pergerakan ormas FPI. Dia giring menjadi lebih dekat dengan gerakan radikal dan terorisme. Strategi pendanaan FPI dia kelola. Hadiahnya anak provokator cabul MRS.

Hanif Alatas dan Bahar Smith juga dengan kedok agama merusak keharmonisan Manado. Untungnya, warga Manado mengusir mereka di Bandara Sam Ratulangi. Hanif Alatas bukan sembarangan. Dia aktor FPI bersama Munarman dan Sobri Lubis.

MRS sebenarnya budak kacung Munarman. Tapi soal duit dari Cikeas, Cendana, dan Chaplin, Munarman dan MRS berbagi proporsional. Mewah bersama. Berkedok agama. Islam sebagai alat bisnis. Bisnis FPI provokasi mengumpulkan massa, dengan cara menjual program radikalisme, terorisme, pembangkangan hukum dan demo.

Itulah sebabnya Munarman tetap melestarikan nama: FPI. Nama FPI dipakai Munarman untuk membangun imajinasi kisah sukses bisnis kebohongan. Hanif Alatas juga setuju.

Hanif Alatas sebagai Ring 1 MRS mengelola dana besar untuk menghancurkan NKRI. Bersama Cendana, Chaplin, dan Cikeas. Plus sumbangan dari ratusan ribu kotak amal di minimarket, kerjasama teroris dengan cukong. Kotak amal di minimarket dikuasai selain oleh teroris MMI, ACT, JAT, juga PKS dan gerakan Ikhawanul Muslimin (IM).

Untuk itu, Polri harus bertindak tegas. Menyeret mastermind: Muhammad Hanif Alatas. Menantu MRS selain dua anak MRS: Zahra dan Zulfa. Sebelum semuanya terlambat dan kabur ke luar negeri. Kini Wahyu Budi Laksono bercokol di Syria dengan @Opposite6891-nya.

Merasa di atas angin, kuat tanpa batas dia menamai diri: Poros Mekkah. Poros Petamburan. Yang terlibat dalam akun itu Zahra Shihab, Zulfa Shihab. Sesuai bukti, keluarga otak cabul MRS, anak-anak dan menantu, terlibat dalam gerakan Cyber Terrorism.

Cyber terrorism digunakan untuk membangun opini. FPI terus menyebarkan berita bohong. Lewat intenet. Kebencian terhadap Jokowi, TNI, Polri, mengadu domba umat. Terakhir terungkap Jerman terlibat teroris FPI di Indonesia.

Kasus Hanif Alatas pelanggaran PSBB yang dilakukan menantu MRS harus diusut. Karena Sobri Lubis dan kawan-kawan sudah menjadi tersangka kasus kerumuman.

Munculnya Hanif Alatas ke permukaan sebenarnya menjadi pesaing Munarman dalam mengendalikan FPI. Karena baik Munarman maupun Hanif Alatas, termasuk begundal anak-anak MRS adalah para provokator. Dalam video beredar anak cewek MRS juga provokator dan kebencian. Persis seperti MRS membual mengadu-domba, memanipulasi informasi.

Hanif Alatas harus ditangkap. Bukan soal kerumuman saja. Kasus terorisme siber alias Cyber Terrorism. Terorisme siber yang dilakukan Hanif Alatas sangat membahayakan negara. Karena setiap hari dia aktif menyebarkan berita bohong.

Dengan segala kecerdasan di bidang siber, Hanif Alatas mengendalikan konten, lalu memanfaatkan proxy cyber, dan menaikkan materi ujaran kebencian, provokasi, kebohongan, untuk melawan negara. Perbuatan Hanif Alatas dengan FPI yang memang teroris mengarahkan Hanif Alatas sebagai teroris siber. 

Polisi yang sudah memiliki bukti terkait akun group telegram AnginGunung dan Peoplepower13. Juga BIN, BAIS, harus bertindak untuk secara komprehensif menghancurkan terorisme. Maka segera menangkap Hanif Alatas. Ini harapan Jokowi. Juga harapan NKRI yang aman dan damai. Tanpa FPI. (Penulis: Ninoy Karundeng).

==========================

ORGANISASI PELINDUNG EX FPI DAN PARA PROVOKATOR TUNGGU GILIRAN.
SIKAAAATTTT!!!

Oleh : AM Hendropriyono

Tanggal 30 Desember 2020 masyarakat bangsa Indonesia merasa lega, karena mendapat hadiah berupa kebebasan dari rasa takut yg mencekam selama ini. Kegiatan FPI telah dilarang oleh pemerintah, karena semakin jauh dari kehidupan masyarakat Pancasila yg toleran terhadap perbedaan. Rakyat kini bisa berharap hidup lebih tenang, di alam demokrasi yg bergulir sejak reformasi 1998. Tidak akan ada lagi penggerbegan terhadap orang yg sedang beribadah, terhadap acara pernikahan, melarang mnghormat bendera merah putih, razia di cafe-cafe, mini market, toko-toko obat, warung makan, mall dan lain lain kegiatan yg main hakim sendiri.

Kegiatan kriminal yg terorganisir dengan kedok agama, kini telah dihentikan pemerintah demi tegaknya hukum sekaligus disiplin sosial. Hanya dengan disiplin kita bisa mencapai stabilitas dan hanya dengan stabilitas kita dapat bekerja, untuk mencapai keamanan dan kesejahteraan bersama.

FPI yg berdiri sejak 1998 sudah menjadi keprihatinan dari masyarakat, karena sepak terjangnya. Gus Dur pada 2008 juga pernah ingin membubarkan, setelah kiprah FPI membuatnya geram selama 10 tahun. 

SKB 3 Menteri hari ini ditambah Polri, Kejagung dan BNPT, menjadikan FPI sebagai organisasi terlarang. Semangatnya juga mengacu pada bukti keterlibatan 37 anggotanya, dalam kegiatan terorisme. Artinya, jika ada organisasi lain yg menampung ex anggota FPI, maka organisasi tersebut juga dapat dikenakan sanksi yg sama. 

Juga jika masih ada oknum yg ucapan atau tulisannya bernada menghasut, dengan melanggar UU 5/2018, maka dia dapat dikenakan sanksi karena tindak pidana terorisme.

Sisi gelap apapun dari oknum tersebut dapat diangkat, ke tempat yg terang di ranah hukum. Kehidupan demokrasi harus diselamatkan oleh pemerintah, dengan cara membersihkan benalu-benalunya. Para benalu demokrasi adalah para provokator dan demagog, yg termasuk dalam kejahatan terorganisasi (organized crime).

AM Hendropriyono
Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara dan Sekolah Tinggi Hukum Militer

https://senayanpost.com/am-hendropriyono-organisasi-pelindung-ex-fpi-dan-para-provokator-tunggu-giliran

Facebook : AM Hendropriyono
https://www.facebook.com/939116056233035/posts/2184419115036050/

Instagram : @amhendropriyono 
https://www.instagram.com/p/CJbgLx1g3-J/?igshid=k6sbb6xqzhic

Saturday, December 26, 2020

Jokowi Jangan Diremehkan

 

Jokowi  Jangan Diremehkan

Benang merahnya mulai terlihat. 6 Laskar FPI meninggal, smelter untuk biji nikel dibakar
Jerman datang ke markas FPI yang merupakan organisasi terorist. 

Intinya karena  ekspor biji nikel ke UE dihentikan yang mengakibatkan banyak pabrik di Eropa yang tutup, sekitar 260 ribu pekerja hilang pekerjaan.

Tidak mengherankan kalau  meninggalnya 6 laskar FPI, dijadikan moment untuk menekan Pemerintah, 

Bahkan lebih jauh lagi katanya   masalah ini akan dibawa ke Mahkamah HAM Internasional, sanksi politik internasional embargo pun bisa terjadi. 

Tujuannya jelas untuk menjatuhkan Jokowi, muncul pemimpin baru, merevisi kebijakan penghentian ekspor biji nikel, biji nikel kembali di ekspor, pabrikan di UE kembali beroperasi, dst. 

Dalam negeri bisa jadi ormas radikal kembali hidup berkat kerjasama simbiosis mutualisme. 

Antara FPI dan Jerman, HAM internasional termasuk Komnas HAM dan politikus proxy luar maupun dalam negeri dan negara negara UE. 

Tujuan FPI untuk mendirikan negara khilafah tercapai, tujuan negara asing untuk mendapatkan biji nikel terpenuhi, kontrak eksplorasi biji nikel berkelanjutan

Kembali SDA Indonesia dikuasai asing sebagaimana yang terjadi sebelum pemerintahan Jokowi. 
Rakyatpun Gigit Jari dan proxypun pesta pora.

Tapi ingat ...bukan Jokowi namanya kalau tidak mampu dan berani menghadapi aggresor asing. 

Bukan Jokowi namanya kalau tidak mampu mengatasi masalah ini. 
Sudah ada contohnya bagaimana Jokowi tegas ambil alih SDA kembali ke Indonesia. 

Freeport, Blok Mahakam dll sampai pada pembangunan Pelabuhan Laut Internasional yang pastinya mengurangi market Singapura. 

Bahkan Jokowipun berani dan siap menghadapi UE yang akan membawa masalah penghentian ekspor biji nikel ke WTO. 

Lihat juga bagaimana mantan PM Malaysia Najib Razak galau karena Tesla dll investasi ke Indonesia dan masih banyak lagi prestasi Jokowi untuk rakyat Indonesia. 

Coba hitung; (teruskan baca berita menarik di bawah ini .....👳👇👇   )
Berapa  trilyun potensi pendapatan negara yang hilang akibat selama berpuluh tahun di Indonesia tidak dibangun kilang minyak?

Berapa  trilyun potensi pendapatan negara yang hilang akibat selama berpuluh tahun di Indonesia tidak dibangun smelter untuk eksplorasi tambang emas

Akankah kita akan mengulang kesalahan yang sama  ???

Malaysiapun saat ini galau, karena investor pada masuk ke Indonesia. 

Artinya ketika investor masuk dan investasi berjalan lancar, yang terjadi adalah kesempatan kerja meningkat, penggangguran berkurang, angka kemiskinan turun, pertimbuhan ekonomipun meningkat, pendapatan negarapun meningkat dan pembangunanpun akan lebih lancar, rakyat bisa lebih banyak menikmati hasil pembangunan, rakyat makin sejahtera.

Kegalauan Mantan PM Malaysia Najib Razak  mengindikasikan bahwa langkah kebijakan yang diambil Jokowi sudah jauh lebih maju dari Malaysia sendiri. 

Jadi dalam kondisi ekonomi terbuka, setiap negara pasti berusaha menarik investor guna mendorong pertumbuhan ekonomi, mendorong terciptanya kesempatan kerja dsb, 

Apalagi APBN Indonesia sebelum Pandemi Covid-19 juga terbatas hanya sekitar Rp.4.500 trilliun dengan penduduk lebih 270 juta

Dan tersebar dalam berbagai pulau. Disaat pandemi covid-19. Jelas investor sangat dibutuhkan.

Salah satu faktor terciptanya iklim yang kondusif bagi investor adalah terciptanya kepastian kelangsungan usaha di negara dimana investor menginvestasikan dananya. 

Kepastian kelangsungan usaha juga dipengaruhi kestabilan politik. Jokowipun mampu meredam aksi FPI, agar tercipta kestabilan politik. 

Lalu terbersit dibenak saya  apakah meninggalnya 6 orang laskar FPI bagian dari skenario? 

Bagaimana mungkin negara negara UE yang selama ini anti radikalisme justru dubes Jerman - mungkin sebagai proxy UE - mengunjungi markas FPI?  

Sejak 2015, Jerman, Inggris, Perancis, Denmark, Belgia, Swedia dan Rusia pernah diteror oleh ISIS dan Al Qaedah yang notabenenya organisasi teroris yang berbalut agama. 

Korban di Jerman tercatat 12 orang tewas. 
Terkait dengan aksi terorisme, negara negara UE menyatakan " Perang melawan terorisme kepada kelompok fanatik dan ekstremisme kekerasan".  

Pernyataan ini merupakan gabungan menlu-menlu UE, dilansir dari laman Yeni Safak pada Sabtu, 14 November 2020.

Dengan memperhatikan wibsite tracking terorist yang mengatakan organisasi FPI adalah organisasi terorisme, maka sungguh aneh kalau Jerman yang anggota UE justru bersimpati pada FPI, 

Bertolak belakang dengan pernyataan yang telah disampaikan oleh gabungan menlu menlu UE diatas. 

Kecuali kalau Jerman sendiri adalah negara dengan produk terorisme.

Jadi apapun argumentasi Dubes Jerman tidak lebih dan tidak kurang karena suplay chain biji nikel yang dihentikan oleh Jokowi.

Akhirnya ketika Jokowi berusaha keras membangun negeri ini, ketika Jokowi berusaha keras mengambil SDA Indonesia dari tangan tangan asing dan ketika para proxy dan pionnya mencoba memporak porandakan upaya Jokowi untuk membangun bangsa ini...

Sudah menjadi kewajiban kita semua melindungi dan mensupport Jokowi agar pembangunan dapat berjalan dan kelanjutan demi masa depan anak cucu kita yang lebih baik.
Habibi Irawan

Friday, December 18, 2020

JOKOWI Salah Seorang Tokoh Muslim Yang Paling Berpengaruh Di Dunia.

 
JOKOWI MAKIN BERSINAR:
Apakah dia penindas Islam? 
Presiden Indonesia Jokowi terpilih menjadi orang no 12 Tokoh Muslim dari 500 orang tokoh Muslim sedunia. Disamping KH Said Aqil Sirajd ( ke 18) dan Habib Lutfi Yahya. ( ke 32) . 
Diantara  semua tokoh yang bernama berbau Arab, tiba tiba ada satu nama aneh  terselip. yang 'Ngendonesa " banget : Joko Widodo. 

Semula saya anggap pemilihan ini sekedar hasil penelitian , riset atau survei biasa. Tetapi ternyata penyelenggara nya  adalah suatu Badan yang bonafide dari Yordania The Royal Islamic Strategic Studies Centre -Yordania. Badan ini telah menyelenggarakan survei bertahun tahun, terhadap seluruh tokoh Islam dari semua negara Islam yang mewakili 1.9 Milyard manusia dunia. 

Nama depannya menggunakan kata Royal, ada kemungkinan terkait dengan Kerajaan Yordania. 
Metode pemilihannya pun mencakup. 13 kriteria dengan analisa yang sangat komprehensif.
Terpilihnya Presiden Jokowi ini, menurut saya istimewa ditengah terpaan hoax, fitnah dan prasangka buruk bahwa Presiden Jokowi anti Islam dan bahkan dituduh menindas Islam. 

Padahal kehidupan sehari-hari beliau penuh dengan kepatuhan pada ajaran Islam, baik dari segi ibadah wajib maupun perilaku nya, walaupun beliau tidak menggunakan asesoris asesoris khas Arab. 
Tapi dalam kenyataan prasangka buruk dan fitnah negatif yang lebih kuat berpengaruh pada masyarakat. 

Penetapan Jokowi sebagai tokoh Muslim ranking 12 sedunia, tidak mungkin atas dasar rekayasa, karena penyelenggaranya adalah suatu Badan Internasional yang bonafide dan tentu kaya secara finansial. Siapa yang mampu menyogok?. 

Yordania adalah  salah satu negara Arab di Timur Tengah yang disegani dan dipimpin oleh Raja Abdullah II, keturunan asli Nabi Muhammad SAW. Siapa yang berani menyangsikan bonafiditasnya. 
Jadi jika saat ini masih ada orang atau  kelompok yang selalu dan masih menghembuskan  hoax dan fitnah tentang KeIslaman Presiden Republik Indonesia, maka sejatinya mereka sudah "Ditampar " oleh kenyataan ini. 

Saya tentu lebih percaya pada keputusan Raja Salman yang  telah memberi kepercayaan pada Jokowi sekeluarga untuk bisa Shalat didalam Ka'bah, saya juga lebih percaya pada putera. Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) yang telah memberi nama jalan Jokowi di Abu Dhabi dan akan membuatkan Mesjid ditempat yang sama.

Dan terakhir saya juga lebih percaya pada suatu Badan sosial bonafide di Yordania yang telah menetapkan Jokowi sebagai Tokoh Muslim ranking 12 yang paling berpengaruh dari 500 tokoh lainnya.daripada suara suara hujatan dan ujaran ujaran fitnah orang dan kelompok tertentu yang dalam kenyataanya mereka tidak dikenal oleh dunia Islam Internasional. 

"Kok elo bangga sekali Bro?? "
" Ya iyalaah, bukannya dia Presiden Republik Indonesia  ?? dan yang memberikan  semua penghargaan ini adalah orang Arab orisinal level Raja bukan yang KW ".
EddySinangTrenggono15Des2020


Wednesday, December 9, 2020

JOKOWI DITIKAM DARI BARAT, TIMUR, DARI LUAR DAN DALAM


JOKOWI DITIKAM DARI BARAT, TIMUR, DARI LUAR DAN DALAM

Tampaknya banyak yang tidak suka jika Indonesia maju. Banyak yang kebakaran celana dalam jika negeri ini membangun. 

Di Timur, tetiba gerakan separatisme menggila. Mereka membantai pekerja yang hendak membangun Papua. Padahal di Papua terhampar sumberdaya alam yang selama ini dikuasai asing. Ketika Jokowi memerintahkan agar proses divestasi Freeport harus selesai sebelum tutup tahun, tetiba keberingasan meledak. Entah dari mana mereka bergerak. 

Tujuannya jelas. Slogan Jokowi untuk membangunan Papua, hendak dicoreng.  

Di bagian Barat, kelompok radikal sedang memainkan taringnya. Lihat saja. Kelompok pendukung khilafah dan kaum Islam politik tumbuh subur di Sumatera. Orang-orang digiring dengan kebencian agama. Tujuannya sama, mengganggu konsolidasi pembangunan.

Dari luar negeri, statemen duta besar Saudi yang menuduh Ansor organisasi sesat bukan tanpa sengaja. Berhasil merangsek langsung ke jantung emosi umat NU. Penjaga NKRI ini sedang dikoyak martabatnya. (baca terus narasi menarik berikut di bawah ...👨👇 )

Osama Al-Suaib memang telah mengedit tuitnya. Tapi ia tak kunjung minta maaf telah memasuki permasalahan internal negeri kita. Sesuatu yang diharamkan dalam adab diplomasi internasional.

Repotnya, para bakul politik ikut menabuh genderang yang memicu keributan. Prabowo di Singapura bicara soal korupsi seolah negeri ini mau hancur. Ia ingin memeloroti kepercayaan  asing pada Indonesia. Padahal partainya paling banyak mengajukan Caleg mantan koruptor.

Singapura termasuk negara yang terganggu dengan pembangunan Indonesia. Usaha pemerintah untuk menarik seluruh aset warga dari luar negeri ke dalam sistem fiskal nasional --dengan amnesti pajak-- sangat menganggu ekonomi negeri Singa itu. Belum lagi beroperasinya pelabuhan besar di Sumatera Utara. Kapal-kapal yang sebelumnya bersandar di Singapura kini bisa langsung masuk Indonesia. Pendapatan negeri itu melorot.

Jika mereka memberi panggung pada Prabowo untuk meracau tentang keburukan Indonesia, bahkan memakai data yang salah, rasanya bisa dimaklumi. Singapura terganggu dengan kebangkitan Indonesia yang dikomandoi Jokowi. Mereka ingin Indonesia seperti dulu. Indonesia yang gampang dikibuli. Di tangan Prabowo-Sandi, harapan itu disandarkan.

Membangkitkan harga diri bangsa, memang bukan jalan mudah. Nasionalisme bisa diartikan sebagai ancaman kepentingan asing. Kemajuan ekonomi Indonesia juga dianggap ancaman. Tantangan inilah yang dihadapi Jokowi.

Lelaki kurus tukang kayu ini tidak muluk-muluk berfikirnya. Ia hanya ingin Indonesia bisa sejajar dengan negara lain. Ia ingin kesejahteraan rakyat meningkat pesat. Ia ingin meletakkan pondasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Justru karena itulah Jokowi dimusuhi. 

Asing memusuhinya, karena Jokowi sangat telaten menjaga kekayaan alam Indonesia. Elit lokal memusuhinya karena Jokowi menutup semua celah yang biasa mereka nikmati untuk menggarong kekayaan rakyat. 

Kelompok garis keras memusuhi, karena garis politik Jokowi menghambat pergerakan mereka. Sumber daya ekonomi mereka juga dipotong. Jokowi mengeluarkan UU yang melarang Ormas radikal ada di Indonesia.

Indonesia adalah negara kaya yang selama ini dikelilingi perompak. Semua berebut menikmati bancakan. Dulu elitnya masa bodoh, bahkan ikut beramai-ramai menghabisi kekayaan Indonesia. Rakyat gigit jari.

Kini Jokowi membuka mata semua orang, bahwa kita bisa berdiri di kaki sendiri. Kita bisa mengelola kekayaan sendiri untuk kesejahteraan rakyat. 

Sepanjang pemerintah mau kerja serius, mau bersusah-susah menjaga harta rakyat, kita punya peluang untuk maju. Tapi ingat, tidak semua orang suka dengan rakyat yang cerdas dan bermartabat. Apalagi kemajuan ini berakibat pada tertutupnya sumber nafkah mereka.

Itulah yang dihadapi Jokowi sekarang. Apakah kita akan membiarkannya berjalan sendirian? 

"Mas, Jokowi gak akan sendirian. Ia bukan jelangkung, yang datang gak dijemput, pulang gak diantar. Ia Presiden kita, mas," ujar Abu Kumkum.
Eko Kuntadhi

Wednesday, November 25, 2020

TENTANG PENANGKAPAN EDHY PRABOWO

 

TENTANG PENANGKAPAN EDHY PRABOWO

Edhi Prabowo ini kalau dalam daftar menteri kabinet Jokowi, memang wajar termasuk yang teratas dalam prioritas penangkapan KPK. Prabowo Subianto, sebagai juragannya, terlalu mengambil resiko ketika menempatkannya di Kementrian Kelautan dan Perikanan. 

OK, itu keputusan Jokowi sebagai pemilik hak prerogatif. Tapi, membiarkan anak asuhnya ini di "sektor yg sensitif" begini semestinya bisa diantisipasi sejak dini.

Harusnya PS sadar bahwa menteri yg digantikannya adalah "public darling". Susy Puji Astuti dalam istilah saya dia ini adalah profiling "Jokowi Perempuan". (teruskan baca narasi di bawah ini... 👇)

Dia adalah menteri terbaik yang dimiliki Jokowi pada periode pertamanya menjabat sebagai presiden. Prestasinya tidak main2, kelasnya dunia. Untuk pertama kalinya, negara Indonesia naik kelas: berani bersikap tegas. Membuat laut Indonesia sebagai halaman yg steril dan berdaulat dari para maling. Jadi relatif steril dari pencurian ikan. 

Menenggelamkan kapal adalah metoda praktis dan efektif yg saya pikir akan selamanya dikenang dunia. Nyaris tanpa kontoversi hukum yg berbelit. Sama sekali tidak melanggar HAM. 

Mungkin, dari sini, lahir peribahasa baru: hancurkan pancingnya, penjarakan pelakunya. Tampak sederhana, tapi efek jeranya luar biasa. Bagaimana, mau mencuri lagi. Kalau alatnya sudah dihancurkan. Bikin kapal lagi? Halah!

Sialnya Si EP ini, sejak awal sudah menunjukkan kecongkakannya. Karakter dasarnya sebagai pesilat, alih2 rendah hati. Ia menunjukkan kesombongannya. Lupa pada masa lalu-nya sebagai anak pungut Prabowo.  Ia adalah salah satu anak yg dibesarkan, bukan sekedar kelak diberi jabatan. Namun memang sejak masa kuliahnya dibiayai oleh PS. Dalam paket ini, jumlahnya cukup banyak. Tapi karakternya nyaris mirip ya sejenis2 Si FZ-lah. 

Manusia snob, yg mudah sekali melupakan masa lalu-nya yg penuh derita. OKB, karena nasib baik perkawanan!

Ketika belum apa2, baru beberapa waktu menjabat menteri sudah bilang ke media: "Apa salahnya saya memberi konsesi kepada sahabat2 saya". 

Ia dg arogan mersa tidak bersalah ketika banyak pengusaha datang kepadanya. Ia anggap itu sebagai kawan yg berkunjung. Silahkan chek di podcat sejuta umat bermasalah-nya Deddy Corbuzier kalau gak percaya. Konon ini media untuk klarifikasi banyak manusia yang nyeleb, baik itu seleb entertaintment, politik, agama, apa pun....

Persoalannya terkait rencana pembukaan lagi eksport benih benur, yg selama Susy menjabat diharamkan. Alih2 menjaga jarak, ia justru mempamerkan kedekatannya dg para pengusaha itu. Tentu, mereka ini bukanlah para pengusaha dalam arti petani sesungguhnya. Jangan lupa, petani itu juga harusnya dianggap sebagai pengusaha. Mereka ini adalah kelompok pemburu rente, para pengusaha yg sekedar duduk manis mencari selisih harga. 

Persoalannya bukan di situ menurut saya, dalam konteks hari ini dia ditangkap. Kalau cuma yg berkarakter maling, setengah menteri Jokowi hari ini juga sama saja. 

Dalam penangkapan dini hari pagi tadi, muncul sebuah sinyalemen buruk. Sangat buruk! 

Kenapa ada Novel Baswedan di sana? Kenapa musti hanya dia yg disebut oleh media. Kemana penyidik lainnya? Kenapa sedemikian buru2, kenapa musti harus sejak pintu pesawat dibuka langsung dikerakap? Takut kabur?

Ini pertama kalinya, seorang tersangka sudah ditangkap sejak dari pintu pesawat dibuka. Kasar? Entahlah tidak ada ukuran atau kode etik untuk menangkap maling. Tapi tentu saja ini adalah show of force gaya baru. 

Tapi lagi2 persoalannya bukan disitu!

Ini adalah sinyal dari kelompok "kadrun" yg komandannya adalah Pak Tua itu. Jangan pernah lagi menyebut Si Chaplin! Banyak yg marah, karena Charlie Chaplin adalah seorang mahadewa di dunia seni. Ia orang baik yg melegenda. Mosok, hanya karena sama berkumis nanggung, lalu disebut demikian. Ayo dong, beri respect pada Sir Charlie Chaplin!

Kembali lagi ini adalah sinyal, atau katakanlah perlawanan balik dari kelompok JK. Bahwa nyaris semua lininya sedang kena sapu. HRS walau baru pulang, sudah dilenyapkan sementara. 

Di titik bisinisnya, ia tak mendapat pembelaan dari pemerintah. Ketika ia mendapat masalah dari QNB. Kasus kredit macetnya di BRI diaduk2 sedemikian rupa. Dan nasib, si pionnya AB di DKI Jakarta sedang dalam kondisi genting. Kalau pemerintah betul2 berani menegakkan hukum, harusnya si AB ini minimalkan diskors. Kalau tidak malah diberhentikan dan menghadapi sidang pengadilan. 

Tentu saja, orang yg paling mendapat keuntungan adalah "sang wagub tiban" itu. Yg kebetulan adalah orang Gerindra. Dan sinyalemen ini sudah sangat kuat. Dan kompornya adalah PKS, yg tentu saja kalau AB berhasil dilengserkan. Merekalah yg akan mendapat durian runtuh. Lumayanlah pokoknya. Semoga dg kasus ini, PS dan Gerindra makin sadar, janganlah suka main di dua kaki. Gak enak! 

Saya cuma sedih saja, ketika seorang kawan tiba2 buat postingan bahwa penangkan EP ini bukti KPK tidak dilemahkan. Pret! KPK ya tetap lemah, ia tampak kuat jika NB bereaksi ketika kepentingan "klan-nya" terganggu! Sampai kapan? 

Nyatanya gak ada yg berani ngusik dia tuh, sampai hari ini. Merekalah rezim korupsi sesungguhnya. Mereka lah, yg membolehkan siapa korupsi, siapa tidak.

Sekali lagi, KPK itu hanya alat politik. Di sana yg berkuasa adalah "kelompok penyidik"-nya. Jajaran komisionernya itu macan ompong. Hambok diisi bakul gudeg atau tukang sayur juga akan tampak bagus. Jika penyidiknya mau bergerak dg obyektif. Tidak main tebang pilih, sesuai pesanan. Ya seperti kali ini...

Btw, saya ikut senang juga EP ditangkap. Ini meringankan beban moril dan citra Jokowi. Tapi saya sarankan kalau bersorak ya gak usah keras2. Bersorak senyap, pokoknya tanpa ke-gembira-an.

Kayak kalau orang bersenggama itu. Coitus interuptus-lah.....

#BerharapSusyDipanggilKembali
Andi Setiono Mangoenprasodjo

Tags

Analisis Politik (275) Joko Widodo (150) Politik (106) Politik Baik (64) Berita Terkini (59) Pembangunan Jokowi (55) Jokowi (52) Lintas Agama (31) Renungan Politik (31) Perang Politik (29) Berita (27) Ekonomi (25) Anti Radikalisme (24) Pilpres 2019 (23) Jokowi Membangun (22) Perangi Radikalisme (22) Pembangunan Indonesia (21) Surat Terbuka (20) Partai Politik (19) Presiden Jokowi (19) Lawan Covid-19 (18) Politik Luar Negeri (18) Bravo Jokowi (17) Ahok BTP (14) Debat Politik (14) Radikalisme (13) Toleransi Agama (12) Caleg Melineal (11) Menteri Sri Mulyani (11) Perangi Korupsi (11) Berita Hoax (10) Berita Nasional (9) Education (9) Janji Jokowi (9) Keberhasilan Jokowi (9) Kepemimpinan (9) Politik Kebohongan (9) Tokoh Dunia (9) Denny Siregar (8) Hidup Jokowi (8) Anti Korupsi (7) Jokowi Hebat (7) Renungan (7) Sejarah Penting (7) Selingan (7) Ahok (6) Health (6) Perangi Mafia (6) Politik Dalam Negeri (6) Gubernur DKI (5) Jokowi Pemberani (5) KPK (5) Khilafah Makar (5) Kisah Nyata (5) Lawan Radikalisme (5) NKRI Harga Mati (5) Negara Hukum (5) Partai PSI (5) Pengamalan Pancasila (5) Pilkada (5) Refleksi Politik (5) Teknologi (5) Anti Teroris (4) Bahaya Khalifah (4) Berita Baru (4) Dugaan Korupsi (4) Indonesia Maju (4) Inspirasi (4) Kebudayaan Indonesia (4) Lagu Jokowi (4) Mahfud MD (4) Menteri Pilihan (4) Pancasila (4) Pendidikan (4) Pileg 2019 (4) Politik Identitas (4) Sejarah (4) Tokoh Masyarakat (4) Tokoh Nasional (4) Vaksin Covid (4) Adian Napitupulu (3) Adudomba Umat (3) Akal Sehat (3) Analisa Debat (3) Artikel Penting (3) Atikel Menarik (3) Biologi (3) Brantas Korupsi (3) Covid-19 (3) Demokrasi (3) Dewi Tanjung (3) Hukum Karma (3) Karisma Jokowi (3) Kelebihan Presiden (3) Kesaksian (3) King Of Infrastructur (3) Lagu Hiburan (3) Makar Politik (3) Melawan Radikalisme (3) Musibah Banjir (3) Nasib DKI (3) Nasihat Canggih (3) Negara Maju (3) Negara Makmur (3) Nikita Mirzani (3) PKN (3) Pembubaran Organisasi (3) Pemilu (3) Pendidikan Nasional (3) Pendukung Jokowi (3) Penegakan Hukum (3) Poleksos (3) Politik Adudomba (3) Rekayasa Kerusuhan (3) Rencana Busuk (3) Revisi UUKPK (3) Sederhana (3) Tanggung Jawab (3) Testimoni (3) Tokoh Revolusi (3) Waspada Selalu (3) Ada Perubahan (2) Agenda Politik (2) Akal Kebalik (2) Akal Miring (2) Anggaran Pemprov (2) Antusias Warga (2) Arsitektur Komputer (2) Basmi Mafia (2) Basmi Radikalisme (2) Beda Partai (2) Berita Internasional (2) Budiman PDIP (2) Capres Cawapres (2) Cinta Tanah Air (2) Dasar Negara (2) Denny JA (2) Erick Thohir (2) Etika Menulis (2) Filsafat (2) Fisika (2) Free Port (2) Gerakan Budaya (2) Gereja (2) Himbauan (2) Information System (2) Isu Sara (2) Jaga Presiden Jokowi (2) Jalan Toll (2) Jenderal Pendukung (2) Jihat Politik (2) Jokowi Commuter (2) Jokowi Guru (2) Jokowi Motion (2) Kabinet II Jokowi (2) Kasus Hukum (2) Kasus Korupsi (2) Kehebatan Jokowi (2) Kemajuan Indonesia (2) Kemanusiaan (2) Kerusuhan Mei (2) Komputer (2) Komunikasi (2) Kriminalisasi Ulama (2) Langkah DPRD-DPR (2) Lawam Penghianat Bangsa (2) Lawan Fitnah (2) Mafia Indonesia (2) Media Sosial (2) Menteri Susi (2) Merakyat (2) Miras (2) Motivasi (2) Nilai Rupiah (2) Olah Raga (2) Opini (2) Pembangunan Pasar (2) Pemimpin Pemberani (2) Pengadilan (2) Pengatur Strategi (2) Penjelasan TGB (2) Penyebar Hoax (2) Perangi Terroriis (2) Pidato Jokowi (2) Political Brief (2) Politik ORBA (2) Program Jokowi (2) Raja Hutang (2) Ruang Kesehatan (2) Sampah DKI (2) Selengkapnya (2) Sertifikat Tanah (2) Simpatisan Jokowi (2) Suka Duka (2) Sumber Kekuasaan (2) Survey Politik (2) Tegakkan NKRI (2) Tenaga Kerja (2) Tirta Memarahi DPR (2) Toll Udara (2) Transparan (2) Ucapan Selamat (2) Ulasan Permadi (2) Ultah Jokowi (2) Undang Undang (2) Adek Mahasiswa (1) Aksi Gejayan (1) Aksi Makar (1) Alamiah Dasar (1) Ancaman Demokrasi (1) Andre Vincent Wenas (1) Anggarana Desa (1) Anies Dicopot (1) Ansor Banten (1) Antek HTI (1) Anti Cina (1) Anti Terrorris (1) Anti Vaksin (1) Anti Virus (1) Arti Corona (1) Aset BUMN (1) Atheis (1) BIN (1) BTP (1) Bahasa Indonesia (1) Bahaya Isis (1) Bangkitkan Nasionalisme (1) Bangsa China (1) Bank Data (1) Bantu Dishare (1) Basuki Tjahaya Purnama (1) Bawah Sadar (1) Bencana Alam (1) Berani Karena Jujur (1) Berani Melapor (1) Binekatunggal Ika (1) Bintang Mahaputera (1) Bisnis (1) Bongkar Gabeneer (1) Bravo Polri (1) Bravo TNI (1) Breaking News (1) Budiman Sujatmiko (1) Bumikan Pancasila (1) Bunuh Diri (1) Busana (1) Buya Syafii Maarif (1) Calon Menteri (1) Cari Panggung Politik (1) Cctvi Pantau (1) Cendekia (1) Croc Brain (1) Cudu Nabi Muhammad (1) Cybers Bots (1) Daftar Tokoh (1) Dagang Sapi (1) Danau Toba (1) Data Base (1) Demo Bingung (1) Demo Gagal (1) Demo Mahasiswa (1) Demo Nanonano (1) Demokrasi Indonesia (1) Deretan Jenderal (1) Dewan Keamanan PBB (1) Digital Divelovement (1) Dosa Kolektif (1) Dubes Indonesia (1) Ekologi (1) Extrimis (1) FBR Jokowi (1) Faham Khilafah (1) Filistinisme (1) Filosofi Jawa (1) Fund Manager (1) G30S/PKI (1) GPS Tiongkok (1) Gagal Faham (1) Gaji Direksi (1) Gaji Komisaris (1) Gaya Baru (1) Gelagat Mafia (1) Geografi (1) Gerakan (1) Gerakan Bawah Tanah (1) Gibran (1) Grace Natalie (1) Gubernur Jateng (1) Gus Nuril (1) Gusti Ora Sare (1) HTI Penunggang (1) Hadiah Tahun Baru (1) Hari Musik Nasional (1) Hiburan (1) Hukuman Mati (1) Hypnowriting (1) Identitas Nusantara (1) Illegal Bisnis (1) Ilmu Pengetahuan (1) Ilusi Identitas (1) Imperialisme Arab (1) Indonesia Berduka (1) Indonesia Damai (1) Indonesia Hebat (1) Injil Minang (1) Intermezzo (1) Internet (1) Intoleransi (1) Investor Asing (1) Islam Nusangtara (1) Istana Bogor (1) Isu Agama (1) Isu Politik (1) J Marsello Ginting (1) Jadi Menteri (1) Jalur Gaza (1) Jangan Surahkan Indonesia (1) Jembatan Udara (1) Jenderal Moeldoko (1) Jenderal Team Jkw (1) Jilid Milenial (1) Jiplak (1) Jokowi 3 Periode (1) Jokowi Peduli (1) Jualan Agama (1) Jurus Pemerintah (1) Jusuf Kalla (1) Kadrun (1) Kambing Hitam (1) Kampus Terpapar Radikalisme (1) Kasus BUMN (1) Kasus Keluarga (1) Kebusukan Hati (1) Kecelakaan (1) Kehilangan Tuhan (1) Kehilangan WNI (1) Kekuasaan (1) Kekuatan China (1) Kemengan Jokowi (1) Kena Efisensi (1) Kepribadian (1) Keputusan Pemerintah (1) Kerusuhan 22 Mei (1) Kesaksian Politikus (1) Keseahatan (1) Ketum PSI (1) Kitab Suci (1) Kode Etik (1) Komnas HAM (1) Komunis (1) Konglomerat Pendukung (1) Kopi (1) Kota Bunga (1) Kota Misteri (1) Kota Modern (1) Kota Zek (1) Kredit Macet (1) Kuliah Uamum (1) Kunjungan Jokowi (1) Kurang Etis (1) LPAI (1) Lagu Utk Jokowi (1) Lahan Basah (1) Larangan Berkampanye (1) Larangan Pakaian (1) Lawan Rasa Takut (1) Leadership (1) Legaci Jokowi (1) Lindungi Jokowi (1) Lintas Dinamika (1) Luar Biasa (1) MPG (1) Mabok Agama (1) Mafia Ekonomi (1) Mafia Tanah (1) Mahakarya (1) Mahkamah Agung (1) Manfaat Vaksin (1) Mari Tertawa (1) Masa Kampanye (1) Masalah BUMN (1) Matematika (1) Membunuh Sains (1) Mempengaruhi Musuh (1) Mempengaruhi Orang (1) Mendisplinkan Siswa (1) Mengharukan (1) Menghasut Pemerintah (1) Menghina Lambang Negara (1) Mengulas Fakta (1) Menjaga Indonesia (1) Menjaga Jokowi (1) Menjelang Pemilu (1) Menjlang Pelantikan (1) Menko Polhukam (1) Menteri (1) Menteri Agama (1) Menteri Sosial (1) Menydihkan (1) Mesin Pembantai (1) Minuman Keras (1) Model Tulisan (1) Muhamad Ginting (1) Mumanistik (1) Muslim Prancis (1) Musu RI (1) Musuh Dlm Selimut (1) Obat Tradisional (1) Oligarki (1) Omnibus Law (1) Oramas Terlarang (1) Orang Baik (1) Orang Beragama (1) Orang Bodoh (1) Orang Kaya (1) Ormas Islam (1) Otak Kebalik (1) Overdosis Haram (1) PHK dan Buruh (1) Palestina (1) Panduan (1) Pantau Jakarta (1) Para Makar (1) Parawisata (1) Partai Baru (1) Partai Komunis (1) Pasar Murah (1) Pelarian (1) Pembayaran Utang Negara (1) Pembela Rakyat (1) Pembumian Pancasila (1) Pemerintahan Jayabaya (1) Pemilihan Presiden (1) Pemprov DKI (1) Pencerahan (1) Pencucian Uang (1) Pendukung Lain (1) Penebaran Virus so (1) Pengacau Negara (1) Pengalaman (1) Pengangguran (1) Pengaruh (1) Pengertian Istilah (1) Pengertian Otoritas (1) Penggulingan Rezim (1) Penghianat Bangsa (1) Pengobatan (1) People Power (1) Perang Dunia III (1) Perangi Tetroriis (1) Peraturan (1) Perayaan Natal (1) Percobaan (1) Perguruan Tinggi (1) Peringatan Keras (1) Peristiwa Mei 1998 (1) Pernikahan (1) Pernyataan ISKA (1) Pertamina (1) Pertemuan Politik (1) Pesan Gus Nuril (1) Pesan Habib (1) Peta Politik (1) Pidato Prisiden RI (1) Pil Pahit Srilanka (1) Pilkada 2018 (1) Pilkada Solo (1) Pilpres Curang (1) Pimpinan MPR (1) Politik Agama (1) Politik Catur Jkw (1) Politik Kepentingan (1) Politik LN (1) Politik Uang (1) Politikus (1) Pollitik (1) Profesional (1) Propaganda (1) Propaganda Firehose (1) Psikoanalisa (1) Psikologi Praktis (1) Puisi (1) Pulau Terindah (1) Quick Count (1) RUU Kadrun (1) Raja Bonar (1) Raja Debat (1) Raksasa (1) Rakyat Kecil (1) Realita Politik (1) Rekam Jejak (1) Rekapitulasi DPS (1) Reklamasi Pulau (1) Relawan Jokowi (1) Remix Sunda (1) Rendah Hati (1) Reungan Politik (1) Rhenald Kasali (1) Risma (1) Ruhut P Sitompul (1) Saksi Yehuwa (1) Sangat Canggih (1) Scandal BLBI (1) Seharah Pers (1) Sehat Penting (1) Sejarah Politik (1) Sekilas Info (1) Selamat Imlek (1) Sembuhkan Jiwasraya (1) Seni (1) Seniman Bambu (1) Shanzhai (1) Sidak Harga (1) Sidang MPR (1) Sigmun Freud (1) Silaturahmi (1) Sistem Informasi (1) Skema Kerusuhan (1) Skenario 22 Mei (1) Skenario Demonstrans (1) Skripsi (1) Soekarno (1) Stasiun KA (1) Suku Minang (1) Sumber Inspirasi (1) Super Power (1) Superkarya (1) Syirianisasi (1) System Informasi (1) TKA Siapa Takut (1) Tahun Kampret (1) Taliban (1) Tanda Kehormatan (1) Tanda Zaman (1) Tanggapan Atas Pidato (1) Tanya Jawab (1) Tebang Pilih (1) Teori Kepribadian (1) Terkaya Indonesia (1) Terorisme (1) Terrorisme (1) Tidak Becus Kerja (1) Tindakan Makar (1) Tingkat Kemiskinan (1) Tinjauan Filsafat (1) Tips dan Trik (1) Toleransi Identitas (1) Travelling (1) Tuan Rumah (1) Tukang Kayu (1) UU Cipta Kerja (1) Ucapan Gong Xi Fat Choi (1) Ulama Bogor (1) Ulasan Berita (1) Ulasan Suriah (1) Ustadz Bangsa (1) Via Vallen (1) Virus Covid-15 (1) Wajib Baca (1) Wakil Tuhan (1) Wali Kota (1) Wanita Kartini (1) Wewenang (1) Yusril Blakblakan (1)