Latest News

Selengkapnya Diteruskan DI NEWS.TOPSEKALI.COM

Showing posts with label Lintas Agama. Show all posts
Showing posts with label Lintas Agama. Show all posts

Monday, January 25, 2021

Tidak Ada yang Namanya Busana Muslim/Muslimah Itu ...

Tidak Ada yang Namanya Busana Muslim/Muslimah Itu ... 

Oleh : Sumanto Al Qurtuby
Direktur Nusantara Institute , 
Dosen King Fahd University , dan 
Senior scholar Middle East Institute . 

Banyak umat Islam di Indonesia yang mengatakan, menganggap atau mengklaim "busana Muslim/Muslimah" . Padahal sejatinya itu tidak ada ... Itu hanya illusi . 

Biasanya yang mereka maksud dengan "busana Muslim" itu misalnya "baju koko". Padahal "baju koko" itu kan "busana Tionghoa". Namanya saja "koko". Itu kan panggilan orang-orang Tionghoa kepada kakak laki2 / abang : misal KoKo Ahok , KoKo Aling , KoKo Ping Ho , dll. ๐Ÿ˜ฑ

Busana lain yang dianggap "busana Muslim" adalah gamis/jubah. Padahal jubah itu pakaian etnis mana saja dan pengikut agama apa saja . Jubah juga busana tradisional Tionghoa . Lihat saja Wong Fai Hung , para Biksu (Pendeta Budha) . Pakaian gamis itu dulu diperkenalkan oleh para pengelana dan pedagang Tionghoa ke Timur Tengah lewat Jalur Sutera . 

Di Timur Tengah, gamis juga dipakai oleh kelompok etnis mana saja dari agama/kepercayaan apa saja bukan melulu Arab/Muslim tetapi juga Qashqai, Kurdi, Yazidi, Druze, Assyrian, Mandaean, Shabak, Agama Katholik dlsb. 
Juga Etnis & suku-suku di Afrika Utara & Afrika Barat juga mengenakan jubah . 

Kemudian juga , yang biasanya disebut / dianggap sebagai "busana Muslimah" untuk perempuan yaitu hijab/jilbab atau minimal kerudung... Padahal jenis pakaian ini juga lebih dulu dipakai oleh kaum perempuan dari berbagai penganut agama lainnya di dunia ini, bukan hanya Muslimah saja. Bahkan cadar (niqab/burqa) juga lebih dulu dipakai oleh kaum perempuan kelompok ortodoks Yahudi yang mengklaim , "cadar" adalah "syariat/ajaran Yahudi".  

JADI , istilah yg dipakai utk sebutan "busana Muslim/Muslimah dsb" itu tidak lebih sebagai alat kampanye (bagi propaganda politik & propaganda agama saja) dan juga digunakan sebagai gimmick dan bahan promosi dagangan (oleh pedagang2 bakul) supaya dagangan pakaiannya cepat laris saja dibeli oleh konsumen2 yg mau dibohongi oleh pedagang2 tsb. 
Begitulah kira2 analisa yg menggunakan akal sehat / nalar ... Tidak lebih, tidak kurang...

Menjadi Muslim/Muslimah tidak harus bercadar, berniqab, berjilbab, berhijab, berkerudung, berabaya, bergamis / berjubah, berkoko dan seterusnya tetapi juga bisa berkebaya, bersarung, berblangkon, berpeci, berjeans, berkemeja, berjas, berjarik dan seterusnya.  

Jabal Dhahran, Jazirah Arabia

Sunday, December 27, 2020

SKB 2 MENTERI: ALAT YANG SALAH MANFAAT, SAATNYA DISIKAT !!!

gbr ilustrasi
SKB 2 MENTERI: ALAT YANG SALAH MANFAAT, SAATNYA DISIKAT !!!
Oleh:
Rudi S Kamri

Suatu peraturan meskipun dikemas dengan kalimat dan bahasa sebagus apapun kalau memang ada intensi atau niat terselubung dari awal yang tidak bagus, pasti hasilnya jadi tidak bagus juga. Ini yang terjadi dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) dua Menteri antara Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri. SKB dua menteri itu memiliki nama resmi Peraturan Bersama Menteri (PBM) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Bergama, dan Pendirian Rumah Ibadah.

Kemasan bahasa langit yang ada dalam SKB dua Menteri tersebut begitu indah tapi sama sekali tidak membumi. Ada empat hal pokok yang diatur dalam SKB dua Menteri tersebut yang terkait proses pendirian rumah ibadah di negeri ini:

(1). Daftar nama dan Kartu Tanda Penduduk pengguna rumah ibadah paling sedikit 90 (sembilan puluh) orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah.
(2). Dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 (enam puluh) orang yang disahkan oleh lurah/kepala desa.
(3). Rekomendasi tertulis Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota.
(4). Rekomendasi tertulis FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) Kabupaten/Kota.(lanjutkan baca berita penting di bawah.... ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘ณ)
Bagaimana realisasinya? 

Jauh panggang daripada api. SKB dua Menteri tersebut justru lebih sering digunakan oleh sekelompok orang untuk menghambat proses pendirian rumah ibadah khususnya rumah ibadah umat non-muslim. Secara kasat mata sering terjadi diskriminasi perlakuan. Proses pembangunan Gereja Yasmin di Bogor yang sampai sekarang tidak jelas solusinya menjadi salah contoh. SKB dua Menteri lebih sering digunakan sebagai alat untuk menghambat kerukunan antar umat beragama bukan sebaliknya.

Dalam permasalahan yang timbul dalam pembangunan rumah ibadah agama non-Islam sering penyelesaiannya mengambang. Lebih sering, umat beragama bukan Islam diminta untuk mengalah. Demi "stabilitas keamanan" yang semu. Aparat negara sering tidak berdaya ditekan kelompok mayoritas. Negara seolah tergilas dengan aturan yang dibuat sendiri. Dan hal ini berarti negara secara tidak langsung mengingkari hak yang paling asasi dari manusia, yaitu memeluk dan beribadah menurut agama dan keyakinan masing-masing. Padahal dalam pasal 29 UUD 1945 hal itu jelas diatur.

Yang paling mengenaskan, Kementerian Agama melalui Wakil Menteri Agama bulan Juni 2020 lalu bahkan pernah mengusulkan SKB dua Menteri ditingkatkan statusnya menjadi Peraturan Presiden (Perpres). Ini sebuah ironi. Kita seolah mundur ke zaman jahiliyah. Dimana kebebasan memeluk agama ditentukan oleh penguasa dan mayoritas.

Kalau kita semua berani jujur, harus diakui setelah 14 tahun keberadaan SKB dua Menteri tersebut, dalam pelaksanaannya justru menyuburkan benih-benih intoleransi di kalangan sebagian masyarakat kita. Bukan sebaliknya.

Lalu apakah hal itu harus tetap dibiarkan?

Saya sudah berulang kali berteriak mengusulkan agar SKB dua Menteri ini segera dicabut. Tapi teriakan saya seperti bergema di ruang hampa. Nah, saat sekarang Kementerian Agama dipimpin oleh Yaqut Cholil Qoumas, harapan saya bersemi kembali. Saya minta dengan penuh harapan agar Gus Yaqut, berani mencabut SKB dua Menteri ini. Karena lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Hanya orang-orang intoleran  dan tipis iman yang ketakutan melihat rumah ibadah agama lain berdiri.

Negara harus kembali hadir melindungi rakyatnya. Bukan hanya rakyat mayoritas tapi seluruh masyarakat Indonesia. Kalau tidak kita akan dicap sebagai bangsa barbar dan intoleran. Sebagai rakyat yang memilih Presiden Jokowi, rasanya saya punya hak untuk menagih janji kampanye Presiden Jokowi yang berjanji akan mencabut SKB dua Menteri tersebut.

Pencabutan SKB dua Menteri tersebut akan memperbaiki nama baik Indonesia di mata dunia sekaligus memperbaiki citra Islam sebagai agama yang toleran dan rahmatan lil alamin. Dan sebagai umat Islam, saya menunggu keberanian Presiden Jokowi dan Menag Yaqut Cholil Qoumas untuk merealisan harapan saya dan harapan sebagian besar rakyat Indonesia.

Kalau alat yang kita buat sudah tidak ada manfaat, kenapa gak kita sikat?

Salam SATU Indonesia
27122020
#CabutSKB2Menter

Sunday, December 20, 2020

Habib Rizieq Syihab : Gusdur buta mata dan buta hati

Habib Rizieq Syihab : Gusdur buta mata dan buta hati
Ini tulisan baru ditulis tgl.14 Nov 2020, sy tsk tau siapa Padri Hans itu, tp klo baca dr bahasa tertulisnya sptnya beliau dari denominasi Katolik.....maaf klo saya keliru....

SURAT TERBUKA KEPADA TUAN RIZIEQ

Salom tuan Rizieq, maaf bila saya salah menulis nama tuan. Dan mohon maaf pula saya tidak menyebut "habib" di depan nama tuan, sebab saya seorang padri yang tidak paham arti kata tersebut. O iya, padri artinya rohaniwan Kristen. 

Saya langsung saja tuan Rizieq ya, karena tuan juga orangnya blak-blakan kalau cuap-cuap bahkan cukup kasar dan suka memaki-maki kalau berbicara kepada siapa pun yang tuan benci. 

Bahkan Gus Dur, orang yang sangat dihormati di negeri ini, yang seagama dengan tuan, tuan bertutur, "Gus Dur buta mata dan buta hati." Seluruh rakyat Indonesia bisa saksikan kekasaran verbal tuan di sini: 
https://youtu.be/77I3SdCAfGA

Untung sekali para Banser dan Anshor serta keluarga besar NU tidak beringas datangi tuan dan menggantung tuan di Tugu Monas. Saya bangga karena mereka penganut Islam Nusantara yang memang menjadi rahmat bagi semesta Indonesia sampai hari ini.

Saya mau segarkan kembali memori otak tuan ketika tuan menghina Tuhan dan Juruselamat saya, Yesus Kristus. 

Kalau tuan lupa hinaan tuan tersebut karena cukup lama kabur meninggalkan Indonesia, saya persilahkan tuan saksikan di sini: https://youtu.be/rlk5LtB-6W4

Saya memeringatkan tuan yang sudah begitu nekad menghina Yesus Kristus atau Isa Almasih, Tuhan dan Juruselamat satu-satunya bagi umat Kristen.

Beliau juga begitu dihormati oleh umat muslim di seluruh dunia. Karena beliau dicatat dan disanjung dalam Al Quran dengan sangat baik reputasi-Nya. 

Maaf kepada seluruh umat muslim bila saya salah mengutip isi Al Quran. Bukankah tertulis dalam QS 43 Az Zukhruf 61: Isa AS itu jalan yang lurus supaya diikuti (bandingkan ayat 85). QS 43 Az Zukhruf 63: Isa AS itu pembawa terang supaya ditaati. QS 19 Maryam 34: Isa AS mengatakan perkataan yang benar. QS 4 An Nisa 171: Isa AS itu utusan Allah dan Firman-Nya. Hadits Anas bin Malik halaman 72: Isa AS adalah Roh Allah dan Kalimat-Nya. QS 19 Maryam 17: Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi manusia yang sempurna. Hadits Ibnu Majah: Isa AS adalah satu-satunya Imam Mahdi. QS 21 Al Anbiyaa 91: Isa AS dilahirkan bukan dari Bapa insani tetapi dari Roh Allah. QS 19 Maryam 33: Isa AS lahir, mati, dan dihidupkan kembali. QS 3 Ali Imran 55: Isa AS mati, diangkat, dan pengikut-Nya di atas orang kafir. QS 3 Ali Imran 49: Isa AS menyembuhkan orang buta sejak lahir. QS 5 Al Maaidah 110: Isa AS menghidupkan orang mati. QS 2 Al Baqarah 253: Isa AS diberi mujizat dan Roh Kudus. QS 4 An Nisaa 156: Kafir orang yang menolak Isa AS?
Al Quran begitu menghormati Yesus Kristus atau Isa Almasih, karena itu tuan tidak sepantasnya menghina Yesus Kristus dengan begitu rendahnya. Koq sikap tuan tidak sebangun dengan Al Quran yang begitu menaruh hormat pada Yesus Kristus?

Maaf tuan, hanya kedunguan tuan saja yang tidak mengerti tentang pribadi dan karya Yesus Kristus sehingga tuan merasa pantas menghina Dia. 

Tuan terlihat begitu polos tatkala menyebut Yesus sebagai Anak Allah dalam pengertian biologis. 

Saya beri tahu tuan sekarang. Anak Allah itu dalam pengertian teologis. Paham? Tuan cari sendiri apa arti teologisnya kalau tuan mau tahu siapa Dia.

Bila tuan masih bingung, saya beri pertanyaan sederhana saja pada tuan supaya mesin otak tuan bisa berputar bagus dan tidak gagal paham pada doktrin Anak Allah ini. 

Kenapa ada yang disebut anak kunci, anak tangga, anak cobekan? Kalau dulu di zaman orang tua kita, ada yang namanya anak batu tulis yang berfungsi sebagai pensilnya? 

Kapan kunci, tangga, batu cobekan, dan batu tulis itu menikah lalu bersanggama dengan siapa sehingga lahirlah anak kunci, anak tangga, anak cobekan, anak batu tulis itu? Siapa bidannya yang membantu persalinan anak-anak ini?

Saya pikir tuan seharusnya mulai siuman dengan pertanyaan sederhana saya tadi kalau memang mesin logika tuan masih normal.

Tuan nampak pongah sekali memahami Yesus sebagai Anak Allah dalam pengertian biologis bukan?

Ini kebiasaan orang yang tidak pernah mau belajar serius sehingga jadi manusia picik dan sempit otak dan hatinya. Apa yang berbeda dengan logika tuan, serta merta tuan haramkan dan caci maki. 

Saya tak heran mengapa sampai tuan tanpa rasa hormat merendahkan Yesus Kristus, Pribadi dan Karya-Nya yang begitu Agung dan Mulia! 

Tuan harus tahu. Manusia berdosa tidak perlu agama. Agama tidak perlu dibangga-banggakan. Agama hanya seperangkat konsep yang tidak bisa menyelamatkan manusia berdosa.

Yang diperlukan manusia berdosa adalah JURUSELAMAT. Bukan GURU SELAMAT! Tuan kalau berkeinginan masuk surga, terimalah Yesus sebagai Juruselamat tuan. 

Sebab yang pantas jadi JURUSELAMAT hanyalah TUHAN. Yesus Kristus adalah TUHAN yang memakai tubuh manusia supaya Dia dapat menghapus dosa-dosa dan menanggung akibat dosa manusia yaitu maut.

Yesus ketika berada di bumi ini memroklamirkan dan mendeklarasikan diri, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku", Yohanes 14:6. 

Tuan harus tahu, "Keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan", Kisah Para Rasul 4:12.

Sekarang saya mau beri tahu tuan. Tuan sebenarnya adalah manusia minder dan penakut. Barangkali tuan jadi pemberani karena merasa diri didukung massa dan orang-orang yang punya syahwat kepentingan tertentu di negeri ini bahkan mungkin kepentingan asing untuk menghancurkan NKRI?

Saya pastikan tuan bukan seorang pemberani. Seorang pemberani adalah orang yang berbicara apa yang benar meskipun dia hanya seorang diri tanpa dukungan massa tujuh juta orang. 

Saya menulis surat terbuka ini tidak karena didukung oleh umat Kristus Indonesia atau umat Kristus sedunia yang jumlahnya miliaran manusia. 

Saya menulis surat terbuka ini atas nama saya sendiri. Saya hanyalah debu, ulat, dan cacing yang tidak berguna. Saya bukan pemberani, tapi tuan harus tahu, saya juga bukan manusia penakut. 

Saya hanyalah seorang padri yang sederhana yang mau mengimani dan mengamini ajaran Yesus Kristus Tuhan saya yang tuan hina itu yang telah mengajarkan saya, "Janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia (Yesus Kristus) yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka", Matius 10:28.

Tuan, saya yakin tuan tak akan berani garang-garang dan ganas-ganas kalau tuan hidup di Amerika atau di Tiongkok atau di Eropa. Bahkan di Arab Saudi, tuan pun melempem selama di sana bukan? Semua orang bisa jadi pemberani kalau dia sadar dirinya dikelilingi oleh para pengikutnya yang banyak dan ada suplai dana yang banyak.

Namun saya mau beri tahu tuan bahwa hinaan dan olok-olokan tuan pada Yesus Kristus sama sekali tidak mengurangi keilahian Yesus Kristus. 

Dia tetap sebagai Penguasa surga dan bumi (Matius 28:18). Dia Raja di atas segala raja dan Dia adalah Hakim Mahaadil yang pasti akan datang kedua kalinya untuk menghakimi seluruh manusia baik yang masih hidup maupun yang sudah di dalam liang lahat.

Oh ya, tuan jangan salah duga, umat Kristus Indonesia selama ini diam dengan hinaan tuan pada Yesus Kristus junjungan kami, itu bukan karena umat Kristus adalah orang-orang penakut.

Umat Kristus Indonesia masih sama-sama seperti tuan makanan utamanya nasi, singkong, ubi, jagung. Kalau tuan makan besi dan lauk pauknya beling, mungkin umat Kristus takut pada tuan.

Selama ini kalau umat Kristus Indonesia diam terhadap hinaan tuan itu, itu semata-mata karena kami mau taat pada ajaran junjungan tertinggi kami, Yesus Kristus. 

Dia mengajarkan kami, "Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar", Matius 5:43-45.

Betapa indahnya ajaran Kristus itu. Dia bahkan mengajarkan, "Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! (Roma 12:20). Apakah tuan tidak akan terkagum-kagum dengan ajaran Kristus yang sangat menakjubkan ini?

Tuan harus tahu ajaran Tuhan kami, Yesus Kristus, tidak ada taranya di muka bumi ini. Dunia mengajarkan mata ganti mata dan gigi ganti gigi, namun Tuhan Yesus yang tuan hina itu mengajarkan, "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi", Matius 22:37-40.

Tuan, saya tidak akan berpanjang lebar. Saya hanya mau beri saran pada tuan sebagai sesama manusia, tolong segeralah cabut hinaan tuan itu terhadap Yesus Kristus dan lekas-lekaslah sujud tersungkur di bawah kaki Yesus Kristus.

Minta ampun dan bertobatlah serta akui Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi tuan. Sekarang waktunya. Jangan tunda. Jangan berkeras hati. Yesus masih menunggu tuan. Yesus mengasihi tuan!

Tetapi jika tuan merasa tuan adalah sosok terhebat dan paling benar, tidak pernah salah, orang suci, saya harus ingatkan tuan tentang satu peristiwa sejarah yang tercatat dalam Alkitab.

Semoga tuan mau belajar dari kisah binasanya raja Herodes ribuan tahun yang lampau. Raja yang sangat angkuh dan dungu ini binasa mengerikan karena ia lupa diri. 

Dia meninggikan diri karena dipuja- puji oleh manusia malang yang kebablasan. Merasa diri paling hebat di muka bumi ini.

Kitab Kisah Para Rasul 12:21-23 menjelaskan kisah tragis Herodes ini demikian: "Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka. Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia! Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing." 

Yesus Kristus tidak perlu turun tangan langsung untuk membinasakan para lawan-Nya. Dia bisa saja memerintahkan malaikat-Nya untuk melakukan pembinasaan. 

Simak pernyataan Yesus Kristus kepada Petrus seorang muridnya, "Maka kata Yesus kepadanya: "Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?" (Matius 26:52-53).

Saya perlu beri tahu tuan, satu malaikat saja bisa menewaskan 185.000 orang sekaligus apalagi kalau ada dua belas pasukan malaikat. Kitab 2 Raja-raja 19:35 menjelaskan, "Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!"

Saya berdoa supaya tuan Rizieq tidak mengalami seperti yang raja Herodes alami dan seperti yang dialami orang-orang Asyur. Begitu juga dengan tuan Somad, tuan Waloni, tuan Sanihu, dan tuan-tuan lainnya para penghina Kristus.

Tapi ingatlah, tuan sudah menghina Yesus Kristus yang adalah Allah sejati itu. Juga dengan tuan-tuan lainnya. Tapi tuan dan tuan-tuan itu sampai hari ini tidak pernah sadar dan mau berhenti dari menghina Yesus Kristus Sang Penguasa surga dan bumi (Matius 28:18), Sang terkemuka di dunia dan di akhirat (QS 3 Ali Imran 45) itu!

Bersiap-siaplah tuan Rizieq dan para penghina lainnya sebagai laki-laki hebat yang harus memberikan pertanggungjawaban atas penghinaan tersebut di hadapan Tuhan Yesus Kristus!
Salam kasih teriring doa buat tuan:
Padri Hans, Sabtu, 14 November 2020, 11.45 WIB.

Monday, December 7, 2020

Kemunafikan Di Balik Kalimat BELA AGAMA

Kemunafikan Di Balik Kalimat BELA AGAMA

Beberapa Comentar : 

Astro 50
Dan siapa yg munafik di negeri ini, yg pasti Rizieq dgn FPInya didukung HTI dan ditunggangi oleh kelompok anti Jokowi
Jaya Wijaya
Halo saya penulis Seword, ijin share video terbaru ya :) Propaganda Dialog Bibib, Ini Balasan Menohok Istana https://youtu.be/gJoEr4DbwHw
Jefri Sinaga
Orng yg paham bernegara tdk akan prnh berhianat dgn negaranya...dan pemporak porandakan nya
TEDDY KARHONO
Setuju pandangannya Bung๐Ÿ‘๐Ÿ‘ Kita harus jadi umat beragama yg DEWASA dan pandangan LUAS. Yg mau dan setuju, kasih Like๐Ÿ‘
Amin Joe
Betul rijek itu membela dirinya sendiri untuk minta di sembah sama orang banyak
Untung Hr
Iki wong pinter manteb perlu tak contoh
Edy Husin
mantap PANCASILA harga mati....... yg lain minggir aja , NO WAY !!!
Binti kh
Alhamdulillah dengarkan kawan mari cintai Indonesia..๐Ÿ‘๐Ÿ‘
ๆ˜Žไบฎ
Di Indonesia tiap Hari ribut soal politik dan agama sementara itu negara lain sudah Naik ke bulan.
Ahmad Fahrudin
Pencerahan yg TOP margotop ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘
srimulyanti imelda
Hebat,inilah gegarawan sejati.salam hormat.
Reservasi Pari Solata
MANTAAAP ,SUPER BANGAT๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘
si na
ORANG CERDASS MANTAPPP BAPAKKK
djerson elisama
Luar biasa, saya setuju dan kamu hebat bang๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘
Anas Joseph
" NKRI dan PANCASILA " Harga mati, JAYALAH INDONESIA.
Regina Chailie
Betul pak setujuuuu.nkri hrg matiiii.pancasila Indonesia ku
benilaka senda
Aduh,aduuuuh......BAGUS SEKALI SAUDARAKU........salam DAMAI di INDONESIA, Flores begitu beragam masyarakatnya, sebelah bukitpun lain bahasa lain pula budayanya, disini lahirlah PANCASILA melalui hati,pikiran,pengamatan,pergaulan dan tindakan nyata oleh seorang SOEKARNO dengan komunitas yang ada di sini -- + empat tahun delapan bulan, Mari sambutlah dia(MELTING POT-Perbedaan dalam satu ikatan) falsafah dasar negara yaitu PANCASILA dari ENDE FLORES untuk INDONESIA....

Tags

Analisis Politik (275) Joko Widodo (150) Politik (106) Politik Baik (64) Berita Terkini (59) Pembangunan Jokowi (55) Jokowi (52) Lintas Agama (31) Renungan Politik (31) Perang Politik (29) Berita (27) Ekonomi (25) Anti Radikalisme (24) Pilpres 2019 (23) Jokowi Membangun (22) Perangi Radikalisme (22) Pembangunan Indonesia (21) Surat Terbuka (20) Partai Politik (19) Presiden Jokowi (19) Lawan Covid-19 (18) Politik Luar Negeri (18) Bravo Jokowi (17) Ahok BTP (14) Debat Politik (14) Radikalisme (13) Toleransi Agama (12) Caleg Melineal (11) Menteri Sri Mulyani (11) Perangi Korupsi (11) Berita Hoax (10) Berita Nasional (9) Education (9) Janji Jokowi (9) Keberhasilan Jokowi (9) Kepemimpinan (9) Politik Kebohongan (9) Tokoh Dunia (9) Denny Siregar (8) Hidup Jokowi (8) Anti Korupsi (7) Jokowi Hebat (7) Renungan (7) Sejarah Penting (7) Selingan (7) Ahok (6) Health (6) Perangi Mafia (6) Politik Dalam Negeri (6) Gubernur DKI (5) Jokowi Pemberani (5) KPK (5) Khilafah Makar (5) Kisah Nyata (5) Lawan Radikalisme (5) NKRI Harga Mati (5) Negara Hukum (5) Partai PSI (5) Pengamalan Pancasila (5) Pilkada (5) Refleksi Politik (5) Teknologi (5) Anti Teroris (4) Bahaya Khalifah (4) Berita Baru (4) Dugaan Korupsi (4) Indonesia Maju (4) Inspirasi (4) Kebudayaan Indonesia (4) Lagu Jokowi (4) Mahfud MD (4) Menteri Pilihan (4) Pancasila (4) Pendidikan (4) Pileg 2019 (4) Politik Identitas (4) Sejarah (4) Tokoh Masyarakat (4) Tokoh Nasional (4) Vaksin Covid (4) Adian Napitupulu (3) Adudomba Umat (3) Akal Sehat (3) Analisa Debat (3) Artikel Penting (3) Atikel Menarik (3) Biologi (3) Brantas Korupsi (3) Covid-19 (3) Demokrasi (3) Dewi Tanjung (3) Hukum Karma (3) Karisma Jokowi (3) Kelebihan Presiden (3) Kesaksian (3) King Of Infrastructur (3) Lagu Hiburan (3) Makar Politik (3) Melawan Radikalisme (3) Musibah Banjir (3) Nasib DKI (3) Nasihat Canggih (3) Negara Maju (3) Negara Makmur (3) Nikita Mirzani (3) PKN (3) Pembubaran Organisasi (3) Pemilu (3) Pendidikan Nasional (3) Pendukung Jokowi (3) Penegakan Hukum (3) Poleksos (3) Politik Adudomba (3) Rekayasa Kerusuhan (3) Rencana Busuk (3) Revisi UUKPK (3) Sederhana (3) Tanggung Jawab (3) Testimoni (3) Tokoh Revolusi (3) Waspada Selalu (3) Ada Perubahan (2) Agenda Politik (2) Akal Kebalik (2) Akal Miring (2) Anggaran Pemprov (2) Antusias Warga (2) Arsitektur Komputer (2) Basmi Mafia (2) Basmi Radikalisme (2) Beda Partai (2) Berita Internasional (2) Budiman PDIP (2) Capres Cawapres (2) Cinta Tanah Air (2) Dasar Negara (2) Denny JA (2) Erick Thohir (2) Etika Menulis (2) Filsafat (2) Fisika (2) Free Port (2) Gerakan Budaya (2) Gereja (2) Himbauan (2) Information System (2) Isu Sara (2) Jaga Presiden Jokowi (2) Jalan Toll (2) Jenderal Pendukung (2) Jihat Politik (2) Jokowi Commuter (2) Jokowi Guru (2) Jokowi Motion (2) Kabinet II Jokowi (2) Kasus Hukum (2) Kasus Korupsi (2) Kehebatan Jokowi (2) Kemajuan Indonesia (2) Kemanusiaan (2) Kerusuhan Mei (2) Komputer (2) Komunikasi (2) Kriminalisasi Ulama (2) Langkah DPRD-DPR (2) Lawam Penghianat Bangsa (2) Lawan Fitnah (2) Mafia Indonesia (2) Media Sosial (2) Menteri Susi (2) Merakyat (2) Miras (2) Motivasi (2) Nilai Rupiah (2) Olah Raga (2) Opini (2) Pembangunan Pasar (2) Pemimpin Pemberani (2) Pengadilan (2) Pengatur Strategi (2) Penjelasan TGB (2) Penyebar Hoax (2) Perangi Terroriis (2) Pidato Jokowi (2) Political Brief (2) Politik ORBA (2) Program Jokowi (2) Raja Hutang (2) Ruang Kesehatan (2) Sampah DKI (2) Selengkapnya (2) Sertifikat Tanah (2) Simpatisan Jokowi (2) Suka Duka (2) Sumber Kekuasaan (2) Survey Politik (2) Tegakkan NKRI (2) Tenaga Kerja (2) Tirta Memarahi DPR (2) Toll Udara (2) Transparan (2) Ucapan Selamat (2) Ulasan Permadi (2) Ultah Jokowi (2) Undang Undang (2) Adek Mahasiswa (1) Aksi Gejayan (1) Aksi Makar (1) Alamiah Dasar (1) Ancaman Demokrasi (1) Andre Vincent Wenas (1) Anggarana Desa (1) Anies Dicopot (1) Ansor Banten (1) Antek HTI (1) Anti Cina (1) Anti Terrorris (1) Anti Vaksin (1) Anti Virus (1) Arti Corona (1) Aset BUMN (1) Atheis (1) BIN (1) BTP (1) Bahasa Indonesia (1) Bahaya Isis (1) Bangkitkan Nasionalisme (1) Bangsa China (1) Bank Data (1) Bantu Dishare (1) Basuki Tjahaya Purnama (1) Bawah Sadar (1) Bencana Alam (1) Berani Karena Jujur (1) Berani Melapor (1) Binekatunggal Ika (1) Bintang Mahaputera (1) Bisnis (1) Bongkar Gabeneer (1) Bravo Polri (1) Bravo TNI (1) Breaking News (1) Budiman Sujatmiko (1) Bumikan Pancasila (1) Bunuh Diri (1) Busana (1) Buya Syafii Maarif (1) Calon Menteri (1) Cari Panggung Politik (1) Cctvi Pantau (1) Cendekia (1) Croc Brain (1) Cudu Nabi Muhammad (1) Cybers Bots (1) Daftar Tokoh (1) Dagang Sapi (1) Danau Toba (1) Data Base (1) Demo Bingung (1) Demo Gagal (1) Demo Mahasiswa (1) Demo Nanonano (1) Demokrasi Indonesia (1) Deretan Jenderal (1) Dewan Keamanan PBB (1) Digital Divelovement (1) Dosa Kolektif (1) Dubes Indonesia (1) Ekologi (1) Extrimis (1) FBR Jokowi (1) Faham Khilafah (1) Filistinisme (1) Filosofi Jawa (1) Fund Manager (1) G30S/PKI (1) GPS Tiongkok (1) Gagal Faham (1) Gaji Direksi (1) Gaji Komisaris (1) Gaya Baru (1) Gelagat Mafia (1) Geografi (1) Gerakan (1) Gerakan Bawah Tanah (1) Gibran (1) Grace Natalie (1) Gubernur Jateng (1) Gus Nuril (1) Gusti Ora Sare (1) HTI Penunggang (1) Hadiah Tahun Baru (1) Hari Musik Nasional (1) Hiburan (1) Hukuman Mati (1) Hypnowriting (1) Identitas Nusantara (1) Illegal Bisnis (1) Ilmu Pengetahuan (1) Ilusi Identitas (1) Imperialisme Arab (1) Indonesia Berduka (1) Indonesia Damai (1) Indonesia Hebat (1) Injil Minang (1) Intermezzo (1) Internet (1) Intoleransi (1) Investor Asing (1) Islam Nusangtara (1) Istana Bogor (1) Isu Agama (1) Isu Politik (1) J Marsello Ginting (1) Jadi Menteri (1) Jalur Gaza (1) Jangan Surahkan Indonesia (1) Jembatan Udara (1) Jenderal Moeldoko (1) Jenderal Team Jkw (1) Jilid Milenial (1) Jiplak (1) Jokowi 3 Periode (1) Jokowi Peduli (1) Jualan Agama (1) Jurus Pemerintah (1) Jusuf Kalla (1) Kadrun (1) Kambing Hitam (1) Kampus Terpapar Radikalisme (1) Kasus BUMN (1) Kasus Keluarga (1) Kebusukan Hati (1) Kecelakaan (1) Kehilangan Tuhan (1) Kehilangan WNI (1) Kekuasaan (1) Kekuatan China (1) Kemengan Jokowi (1) Kena Efisensi (1) Kepribadian (1) Keputusan Pemerintah (1) Kerusuhan 22 Mei (1) Kesaksian Politikus (1) Keseahatan (1) Ketum PSI (1) Kitab Suci (1) Kode Etik (1) Komnas HAM (1) Komunis (1) Konglomerat Pendukung (1) Kopi (1) Kota Bunga (1) Kota Misteri (1) Kota Modern (1) Kota Zek (1) Kredit Macet (1) Kuliah Uamum (1) Kunjungan Jokowi (1) Kurang Etis (1) LPAI (1) Lagu Utk Jokowi (1) Lahan Basah (1) Larangan Berkampanye (1) Larangan Pakaian (1) Lawan Rasa Takut (1) Leadership (1) Legaci Jokowi (1) Lindungi Jokowi (1) Lintas Dinamika (1) Luar Biasa (1) MPG (1) Mabok Agama (1) Mafia Ekonomi (1) Mafia Tanah (1) Mahakarya (1) Mahkamah Agung (1) Manfaat Vaksin (1) Mari Tertawa (1) Masa Kampanye (1) Masalah BUMN (1) Matematika (1) Membunuh Sains (1) Mempengaruhi Musuh (1) Mempengaruhi Orang (1) Mendisplinkan Siswa (1) Mengharukan (1) Menghasut Pemerintah (1) Menghina Lambang Negara (1) Mengulas Fakta (1) Menjaga Indonesia (1) Menjaga Jokowi (1) Menjelang Pemilu (1) Menjlang Pelantikan (1) Menko Polhukam (1) Menteri (1) Menteri Agama (1) Menteri Sosial (1) Menydihkan (1) Mesin Pembantai (1) Minuman Keras (1) Model Tulisan (1) Muhamad Ginting (1) Mumanistik (1) Muslim Prancis (1) Musu RI (1) Musuh Dlm Selimut (1) Obat Tradisional (1) Oligarki (1) Omnibus Law (1) Oramas Terlarang (1) Orang Baik (1) Orang Beragama (1) Orang Bodoh (1) Orang Kaya (1) Ormas Islam (1) Otak Kebalik (1) Overdosis Haram (1) PHK dan Buruh (1) Palestina (1) Panduan (1) Pantau Jakarta (1) Para Makar (1) Parawisata (1) Partai Baru (1) Partai Komunis (1) Pasar Murah (1) Pelarian (1) Pembayaran Utang Negara (1) Pembela Rakyat (1) Pembumian Pancasila (1) Pemerintahan Jayabaya (1) Pemilihan Presiden (1) Pemprov DKI (1) Pencerahan (1) Pencucian Uang (1) Pendukung Lain (1) Penebaran Virus so (1) Pengacau Negara (1) Pengalaman (1) Pengangguran (1) Pengaruh (1) Pengertian Istilah (1) Pengertian Otoritas (1) Penggulingan Rezim (1) Penghianat Bangsa (1) Pengobatan (1) People Power (1) Perang Dunia III (1) Perangi Tetroriis (1) Peraturan (1) Perayaan Natal (1) Percobaan (1) Perguruan Tinggi (1) Peringatan Keras (1) Peristiwa Mei 1998 (1) Pernikahan (1) Pernyataan ISKA (1) Pertamina (1) Pertemuan Politik (1) Pesan Gus Nuril (1) Pesan Habib (1) Peta Politik (1) Pidato Prisiden RI (1) Pil Pahit Srilanka (1) Pilkada 2018 (1) Pilkada Solo (1) Pilpres Curang (1) Pimpinan MPR (1) Politik Agama (1) Politik Catur Jkw (1) Politik Kepentingan (1) Politik LN (1) Politik Uang (1) Politikus (1) Pollitik (1) Profesional (1) Propaganda (1) Propaganda Firehose (1) Psikoanalisa (1) Psikologi Praktis (1) Puisi (1) Pulau Terindah (1) Quick Count (1) RUU Kadrun (1) Raja Bonar (1) Raja Debat (1) Raksasa (1) Rakyat Kecil (1) Realita Politik (1) Rekam Jejak (1) Rekapitulasi DPS (1) Reklamasi Pulau (1) Relawan Jokowi (1) Remix Sunda (1) Rendah Hati (1) Reungan Politik (1) Rhenald Kasali (1) Risma (1) Ruhut P Sitompul (1) Saksi Yehuwa (1) Sangat Canggih (1) Scandal BLBI (1) Seharah Pers (1) Sehat Penting (1) Sejarah Politik (1) Sekilas Info (1) Selamat Imlek (1) Sembuhkan Jiwasraya (1) Seni (1) Seniman Bambu (1) Shanzhai (1) Sidak Harga (1) Sidang MPR (1) Sigmun Freud (1) Silaturahmi (1) Sistem Informasi (1) Skema Kerusuhan (1) Skenario 22 Mei (1) Skenario Demonstrans (1) Skripsi (1) Soekarno (1) Stasiun KA (1) Suku Minang (1) Sumber Inspirasi (1) Super Power (1) Superkarya (1) Syirianisasi (1) System Informasi (1) TKA Siapa Takut (1) Tahun Kampret (1) Taliban (1) Tanda Kehormatan (1) Tanda Zaman (1) Tanggapan Atas Pidato (1) Tanya Jawab (1) Tebang Pilih (1) Teori Kepribadian (1) Terkaya Indonesia (1) Terorisme (1) Terrorisme (1) Tidak Becus Kerja (1) Tindakan Makar (1) Tingkat Kemiskinan (1) Tinjauan Filsafat (1) Tips dan Trik (1) Toleransi Identitas (1) Travelling (1) Tuan Rumah (1) Tukang Kayu (1) UU Cipta Kerja (1) Ucapan Gong Xi Fat Choi (1) Ulama Bogor (1) Ulasan Berita (1) Ulasan Suriah (1) Ustadz Bangsa (1) Via Vallen (1) Virus Covid-15 (1) Wajib Baca (1) Wakil Tuhan (1) Wali Kota (1) Wanita Kartini (1) Wewenang (1) Yusril Blakblakan (1)